SISTEM

SISTEM
CHAPTER 34


__ADS_3

Hari ini bertepatan dengan kedatangan jannet


ke Jakarta, Steve segera meluncurkan mobil ke


bandara international soekarno hatta, takut


jannet menungu terlalu lama, Steve tahu jannet


belum pernah ke Jakarta.


Setelah cukup lama menungu, dia melihat jannet


sudah keluar dari pemeriksaan imigrasi,


kecantikan oriental asia juga melambaikan


tangan ke arah Steve.


" bagaimana perjalanannya jannet " tanya Steve


sambil meraih koper yang dibawa oleh jannet


Cukup menyenangkan, walau belum tahu


tentang negara ini, tapi aku bahagia bisa


bertemu kembali dengan mu bos." Jannet


merasa bahagia bisa berdekatan kembali dan


berkerja bersama Steve, wajah yang selalu


membuatnya terbayang setiap malam


Dret...drett


Steve melihat ada pesan masuk di ponselnya


dan segera membaca, ternyata pesan yang


masuk dari si ilmuwan


SSS Steve 005, aku sudah di bandara di pintu


gate kedatangan international, segera kesini


kelihatannya ada yang mengikuti ku"


Setelah sedikit panik setelah membaca pesan


dari si ilmuwan


" Jannet ayo kita ke kembali ke pintu


kedatangan ternational, " jannet melihat


kegelisahan Steve


Dengan cepat sambil membawa membawa


koper jannet Steve berlari ke pintu kedatangan


international, dia segera memindai setiap orang


yang ada di sekitar pintu kedatangan.


Steve melihat lima pria berpakaian hitam, kekar

__ADS_1


dan berambut cepak sedang mencari sesuatuSteve melihat lima pria berpakaian hitam, kekar


dan berambut cepak sedang mencari sesuatu


Gawat kedatangan siilmuwan sudah di incar"


matanya masih melirik sana sini mencari


dimana keberadaan si ilmuwan.


" kamu dimana, saya sudah di depan pintu, hati


hati dengan lima orang berpakaian hitam dan


berambut cepak" Steve kembali mengirim


pesan


" saya akan keluar, anda tungu di depan dan


dengan cepat memeluk saya, biar mengalihkan


perhatian mereka, saya memakai masker dan


kacamata hitam " balas si ilmuwan


Dengan segera Steve menungu di depan pintu,


begitu dia melihat si ilmuwan dia langsung


menghampiri dan memeluk sambil membawa si


ilmuwan keluar dari pintu kedatangan.


Jannet merasa heran dengan prilaku Steve, dia


memberi isyarat agar jannet mengikutinya.


Steve mengubungi pasukan khusus, meminta


mereka mengirimkan mobil jemputan, mobil


sport hanya punya dua bangku sedangkan


mereka bertiga dan Steve tidak bisa


mengorbankan salah satu diantara mereka.


Fortuner hitam segera mendekati keberadaan


mereka, pria tegap dengan kaos militer memberi


hormat kepada Steve.


Saya yang bawa fortuner dan kamu bawa


mobil saya, tujuan kita ke markas pertahanan


nasional " perintah Steve sambil memberikan


kunci mobil kepada si prajurit


Dengan segera dua mobil melaju kencang ke


markas pertahanan nasional, suasana di dalam


mobil terlihat kaku, si ilmuwan membuka

__ADS_1


masker dan kacamatanyaWajah yang cantik mempesona dan bibir tipis merah ceri terlihat begitu meyegarkan pandangan mata


"dania..."


Steve melirik dan melihat pemandangan indah


di bangku co pilot, " Steve, dan yang duduk di


belakang sekretaris saya jannet"


Bagaimana anda bisa sampai diikuti,


bagaimana perjalanan anda bisa bocor ke pihak


lain?" Steve merasa heran bagaimana


perjalanan dania diketahui pihak musuh di


indonesia


"Saya juga bingung, padahal sudah di atur oleh


badan inteligen seaman mungkin, jikapun bocor


berarti ada pengkhianat di badan inteligen


Dania juga merasa ketakutan dia merasa tidak


aman sama sekali.


Rombongan dua mobil sampai ke markas


pertahanan nasional, setelah menjalani


pemeriksaan ketat mereka di bawa kedalam.


Di dalam jendral handoko sudah menungu, dan


Steve segera menceritakan kronologis kejadian


di lapangan


Jendral Handoko mengerutkan keningnya dan


segera menghubungi badan inteligen luar negeri


Cari keberadaan pengkhianat di dalam dan


segera selesaikan sampai ke akar akarnya


perintah handoko dengan wajah merah karena


marah, dia merasa kecolongan bagaimana


mungkin perjalanan rahasia bisa bocor kalau


tidak ada pengkhianat.


Baiklah Steve, kerja bagus, untuk sementara


dania tinggal di markas pertahanan, kamu bisa


kembali dan mengurus pekerjaan kamu


handoko kemudian memandang jannet hatinya


runyam siapa gadis ini

__ADS_1


__ADS_2