
Munculnya tokoh tokoh jenius seperti Dania
tentu menjadi harta karun negara yang harus
dilindungi dan dijadikan aset negara, bukan
tidak banyak jenius jenius yang bermunculan
tetapi jenius yang pakar dibidang pembuatan
nuklir mungkin hanya satu di banding seratus
juta orang
Untuk bahan pembuatan nuklir negara memiliki
bahan paling banyak di dunia yang tidak mereka
ketahui tekhnologi pembuatannya.
Jika mereka mengetahui tekhnologi pembuatan
nuklit, maka sumber daya listrik, persenjataan,
bisa teratasi dengan mudah, banyak industri
baru yang bisa dibuat oleh pemerintah seperti
pesawat bertenaga nuklir, kereta tenaga nuklir,
kapal bertenaga nuklir bahkan sampai pesawat
luar angkasa bertenaga nuklir, sehingga negara
bisa mencapai puncak kejayaan
Bukan tugas mudah yang di emban oleh Steve
kali ini, bisa saja banyak orang yang menduga
terlalu lebay dengan memberikan pengawalan
yang begitu kuat dan ketat, itu bagi orang yang
tidak paham dan mengerti tentang pentingnya
keberadaan ilmuwan di negara ini.
Steve dan rombongan meluncur menuju
laboratorium rahasia milik negara yang terletak
di luar kota Jakarta, posisi mobil Steve dan
Dania berada di tengah, mobil itu tahan poluru
dan roket.Perjalanan yang semula mulus dan lancar ketika
sudah berada di luar kota mengalami serangan
frontal dari pihak musuh
Duar..duar...
__ADS_1
Serangan peluru dan roket tanga berhamburan
menuju rombongan Steve, mobil di depan
sebagai pengawal utama hancur dan terguling,
mobil yang kedua mencoba melakukan drift
menjadi tameng bagi mobil yang dikendari oleh
Steve
" Cepat merunduk dan keluar dari mobil kecuali
mobil SSS 05" teriak salah satu pasukan khusus
yang menjadi komando pengawalan
Pasukan khusus di dua mobil lainnya segera
keluar dan bersembunyi di balik mobil dan
mempersiapkan senjata mereka, mereka belum
tahu dimana posisi lawan, sebenarnya yang
mereka takutkan adalah penembak jitu jika
berada di area terbuka seperti ini.
Dania tetap tenang kita berada di mobil anti
peluru dan roket, saya akan melindungi anda
sehingga selamat sampai tujuan " Steve
ketakutan, Steve merasa kasihan melihat dania
diusia yang begitu muda sudah menjadi incaran
pembunuh asing, berkat kepintaran yang dia
miliki, tetapi demi negara dia rela berkorban.
Desingan peluru dari sniper mengenai pasukan
khusus hampir semua pasukan khusus cedera,
yang lebih parah pasukan yang berada di depan
dan terkena roket tangan, bahkan mereka belum
bisa keluar dari mobil.
" Dania bisakah anda percaya kepada saya " ujar
Steve sambil menatap dania dengan tegasSaya akan turun dan menghabisi musuh, tugas
anda hanya perlu berada di mobil dan jangan
pernah turun apapun yang terjadi " Steve
meminta persetujuan dania, dia tidak berdiam
__ADS_1
diri melihat rekan rekannya terluka dan tidak
berdaya
Dania setuju , dia pasrah dengan keadaan,
walaupun kali ini tidak selamat biarlah dia sudah
melakukan yang terbaik untuk negara, sambil
menutup mata dia berdoa kepada Tuhan
Steve turun seperti ular merayap dan dengan
cepat menutup kembali pintu mobil, dia
memindai keberadaan rekan nya, setelah puas
dan mengetahui posisi mereka dengan
melakukan gerakan yang halus dan tidak
terdeteksi dia mendatangi satu persatu.
Dengan cepat Steve mengeluarkan jarum
peraknya dan mengeluarkan peluru yang berada
dalam tubuh pasukan khusus, pengobatan yang
dilakukan oleh Steve untuk satu orang hanya
dua sampai tiga menit, dan kemeudian dia
menuju ke pasukan khusus lainnya.
Setelah semua selesai diobati, Steve segera
menghilang dengan kecepatan dan ringan
tubuhnya, beberapa jarum perak terlihat seperti
cahaya menusuk titik vital pada penembak jitu,
satu persatu penembak jitu tewas tertusuk
jarum perak
Sedangkan untuk pasukan musuh yang memiliki
roket tangan, Steve sudah mengincarnya, dia
tidak mungkin membunuh, dia harus
melumpuhkan mereka dan mengali informasi.Bayangan putih berkelebat dan memukul telak
semua pasukan musuh, gerakan cepat ini sama
sekali tidak bisa dilihat dan terperhatikan oleh
musuh. Steve kemudian membawa satu musuh
yang sudah dilumpuhkan untuk di introgasi,
__ADS_1
sedangkan yang lain terbunuh karena jarum
perak dan pukulan Steve.