SISTEM

SISTEM
CHAPTER 28


__ADS_3

Jangan bercanda jendral, saya tidak mungkin


mengurangi tenaga jika lawan sudah ada di atas


ring" walau pelan tawaran Handoko ino masib


bisa didengar oleh tank, dan dia sudah


membuat batasan terlebih dahulu.


Walaupun tampan tapi sedikit kurus tank ngga


yakin bahwa pemuda ini punya kemampuan, dia


takut pemuda ini cedera, bukankah dia tamu


Jendral besar, dia tidak mau mendapatkan


hukuman


" Jangan terlalu yakin tank, kadang penampilan


seseorang bisa menipu, keahlian orang tidak


dilihat dari postur tapi dari karakter dan watak,


semakin tenang aliran air semakin misteri orang


tersebut" handoko terkekeh terbahak bahak, dia


berangapan tank terlalu percaya diri dan mampu


menilai orang lain


" kalau untuk pemuda ini saya yakin jendral " ujar


tank dengan arogan.


'Baiklah baiklah, gimana Steve apakah berminat


untuk mencoba?"


Steve sebenarnya hanya melihat dan penuh rasa


kagum dengan kekuatan pasukan tersebut, tidak


pernah terlintas dia ingin menantang mereka,


dia tidak tahu darimana penilaian jendral


handoko bahwa dia berminat untuk ikut


bertanding


Tapi Steve juga merasa bersukur, sebenarnya


dia ingin menguji kekuatan yang dia latih selama

__ADS_1


sebulan ini, dia belum tahu sampai mana


batasannya, dia tidak pernah berkelahi setiap


persoalan dia gunakan dengan otak bukan


dengan otot.


Saya tidak memenuhi syarat jendral, saya tidak


punya keahlian dalam berkelahi " Steve menolak


dan mencoba tarik ulur dengan handoko


"hahahahaha


Yang sedang berkumpul mendengar pernolakan


Steve, mereka yakin pemuda ini bisa semaput


jika bertarung dengan tank, mereka saja yang


punya kekuatan khusus masih kalah, apalagi


cuma pemuda biasa ini


" Tapi saya bisa mencoba untuk mengeluarkan


keringat, sudah lama saya tidak berolahraga"


Senyum pasukan SSS menghilang seketika,


Steve, Handoko tersenyum lebar, akhirnya


terjebak juga pemuda ini


"ayo ..ayo kita bisa berikan tiga ronde untuk


latihan ini, jika mau berganti pakaian silahkan


Steve ada kaos militer yang sudah disediakan


untuk latihan


" Terima kasih jendral saya cukup pakaian ini


saja, toh jika tak sangup saya kana lari keluar


dari ring " canda Steve yang membuat Handoko


terkekeh


Tank, merasa di remehkan dia akan meremas


dan mengahajar orang ini dengan keras, dia


sudah berencana nanti pura pura tidak

__ADS_1


mendengar jika ada permohonan untuk berhenti


Steve naik ke ring dan menghirup nafas dengan


pelan dan menahan di dada, tidak terlihat oleh


orang lain bagaimana dia mengatur pernafasan.


Begitu aba aba dimulai tank mengeluarkan


pukulan yang sangat keras, bahkan kakuatan


pukulan ini tidak pernah dia keluarkan sewaktu


latib tanding dengan pasukan SSS lainnya, dia


mau memperlihatkan kepada banyak orang


termasuk jendral kekuatan sejatinya.


Desau angin mengiringi kekuatan pukulan ini,


banyak pasukan lain menutup mata, apalagi


pasukan wanita, mereka sudah menebak bahwa


Steve akan berdarah darah, pukulan ini bukan


main mainLima centi sebelum menyentuh wajahhya Steve


mengeluarkan pukulan terkerasnya, dia memacu


seluruh kekuatan yang dia latih dalam satu


pukulan


wuttt....


bug...


kretaak...


Bunyi dari adu pukulan itu sangat menakutkan,


terdengar teriakan kesakitan yang keras dari


dalam ring, sosok tubuh terlempar bahkan


untung saja di tahan tali ring.


Pasukan SSS hanya bisa berdoa untuk Steve


dan mereka sedikit menyalahkan jendral


Tapi mata mereka terbelalak ketika melihat ke


dalam ring bukannya Steve yang tergeletak

__ADS_1


dengan tangan terkulai tapi itu adalah Tank


__ADS_2