
" Siap laksanakan pak" Steve kemudian
memberikan hormat militer
Steve dan jannet meningalkan markas besar
pertahanan, dia akan membawa jannet ke PIK,
dia sudah memiliki rencana sementara waktu
jannet akan tinggal bersama keluarganya, tadi
dia sudah meminta Hana untuk membereskan
kamar tamu.
" Jannet untuk sementara kamu tinggal
bersama keluarga saya, sampai kamu sudah
paham kota Jakarta"
Aku baik baik saja bos, atur saja bagaimana
mau bos" jannet bersukur dia tidak tingal di
hotel atau apartemen, akan lebih bagus
bersama keluarga Steve dan dia bisa
mendapatkan teman.
Istirahatlah dan jika perlu sesuatu ada Hana
adik saya yang akan melayani kamu"
Steve berencana bertemu dengan pak Hidayat,
dia sudah buat janji untuk meng akusisi salah
satu hotel bintang lima yang dimiliki oleh
Hidayat, sementara di hotel mewah bintang lima
hidayat serta para eksekutif hotel sudah
menungu kedatangan Steve.
Akusisi hotel berjalan dengan lancar, Steve tetap
mempertahankan posisi managemen kecuali
jabatan direktur, untuk jabatan direktur dia akan
serahkan kepada Jannet, bukankah memakai
orang sendiri lebih baik dari memakai pihak luar.
Di dalam ruangan meting hanya tersisa tiga
orang Steve, hidayat dan rinaldi, ketiga orang ini
sedang membuat rencana koloborasi untuk
proyek mercu suar seribu rumah yang dimiliki
oleh rinaldiKesepakatan segera tercapai dengan
pembagian saham, rinaldi dengan empat puluh
persen, hidayat tiga puluh persen dan Steve tiga
pulih persen, bagai hidayat dan Steve mereka
tidak mau repot dan menyerahkan kendali
proyek pada rinaldi, semboyan serahkan kepada
__ADS_1
yang ahli melekat pada jiwa bisnis mereka.
Tiga puluh persen saham yang dimiliki Steve
bernilai empat puluh milliar, dan ini sudah legal
dan melalui notaris, Steve nanti akan
membiarkan jannet yang mengurus semuanya,
saat ini dia butuh membuat perusahaan sebagai
induk dari semua bisnisnya
Tentu saja dia membutuhkan bantuan dari
jendral handoko, karena di Jakarta sendiri
membuat perusahaan baru begitu rumit dan
banyak prosedur, sementara bisnis terus
berjalan dan tidak mungkin bagi Steve menungu
lama.
Melalui koneksi dari jendral Handoko, Steve
berhasil memperoleh perizinan pendirian
perusahaan, dan untuk kantor dia lebih nyaman
didirikan di daerah PIK
Steve merasa senang dengan berdirinya
perusahaan, dia meminta bantuan Tiara untuk
merekrut tenaga kerja yang baik dan profesional
untuk salary gaji dia tidak segan membayar
yang mereka miliki sesuai dengan harapan.
Tiara yang sudah berkenalan dengan jannet
menjadi akrab satu sama lain, memang kalau
dua wanita introvet sudah saling bertemu maka
banyak hal yang menjadi topik perbincangan.
Steve sudah meminta agar Tiara berhenti
berkerja di sekuritas, dia menginginkan Tiara
menjadi CEO di perusahaan yang dia miliki, dan
pak Handoko sudah memberi restu Tiara sih senang dan gembira, selain jabatan CEO dia juga dekat dengan dengan kekasihnya Steve, padahal belun ada pernyataan cinta satu sama lainnya, tapi Tiara sudah mengangap Steve sebagai miliknya dan dia juga yakin Steve memiliki perasaan yang sama.
Steve di pangil ke markas besar pertahanan dia
memiliki tugas untuk mengantarkan Dania ke
pusat penelitian reaktor nuklir yang dimiliki oleh
pemerintah.
Steve perjalanan ini harus dilakukan karena
hanya Dania yang bisa mengerjakan reaktor
nuklir, perjalanan berbahaya, anda bertugas
terus berada di sisi dania, dan biarkan prajurit
lain yang menghadapi jika ada bahaya dan
__ADS_1
serangan " Handoko sudah memiliki firasat
perjalanan ini tidak mudah, toh kedatangan
Dania sudah bocor di Indonesia.
Perjalanan darat dimungkinkan untuk membawa
dania ke laboratorium rahasia yang dimiliki oleh
pemerintah, sangat rentan jika melalui udara,
jika terjadi serangan udara maka sulit bagi Steve
untuk melindungi dania.
Empat mobil pengawalan dan sepuluh prajurit
khusus diturunkan untuk melindungi mobil
utama, Handoko tidak mau lengah dan ambil
resiko, jika dania diculik atau dibunuh maka
habis sudah harapan negara untuk bisa
membuat persenjataan nuklir, senjata nuklir
sangat berguna bagi negara untuk mengatasi
tekanan dari pihak asing
Sudah terlalu kita mengalah dengan
membiarkan kekayasn sumber daya alam
dikelola oleh pihak asing, karena lemahnya
persenjataan negara, asing dengan mudah
mengintervensi negara melalui persenjataan
nuklir mereka jika negara menolak investasi
yang dilakukan, padahal investasi yang
dilakukan tidak berdampak bagi negara dan
kesejahteraan masyarakat
Mana ahli ahli santet yang sering hilir mudik di
televisi, ketika negara memerlukan mereka tidak
satupun ilmu mereka mampu membunuh
musuh, jangankan membunuh mengusir saja
tidak mampu
Padahal Handoko sudah membentuk team
supranatural untuk membantu pertahanan
keamanan nasional tapi tak satupun yang
berhasil membuktikan ilmu mereka, mungkin
ilmu mereka hanya berlaku untuk masyarakat
yang bisa dibodohi dan ditipu, Handoko sangat
muak dengan kondisi tersebut
Semua kembali pada kekuatan dan tekhnologi,
kekuatan didapat jika tekhnologi sudah maju,
__ADS_1
tekhnologi maju jika mau belajar, tidak ada
makan siang yang gratis dizaman milineum ini