SISTEM

SISTEM
CHAPTER 35


__ADS_3

" Siap laksanakan pak" Steve kemudian


memberikan hormat militer


Steve dan jannet meningalkan markas besar


pertahanan, dia akan membawa jannet ke PIK,


dia sudah memiliki rencana sementara waktu


jannet akan tinggal bersama keluarganya, tadi


dia sudah meminta Hana untuk membereskan


kamar tamu.


" Jannet untuk sementara kamu tinggal


bersama keluarga saya, sampai kamu sudah


paham kota Jakarta"


Aku baik baik saja bos, atur saja bagaimana


mau bos" jannet bersukur dia tidak tingal di


hotel atau apartemen, akan lebih bagus


bersama keluarga Steve dan dia bisa


mendapatkan teman.


Istirahatlah dan jika perlu sesuatu ada Hana


adik saya yang akan melayani kamu"


Steve berencana bertemu dengan pak Hidayat,


dia sudah buat janji untuk meng akusisi salah


satu hotel bintang lima yang dimiliki oleh


Hidayat, sementara di hotel mewah bintang lima


hidayat serta para eksekutif hotel sudah


menungu kedatangan Steve.


Akusisi hotel berjalan dengan lancar, Steve tetap


mempertahankan posisi managemen kecuali


jabatan direktur, untuk jabatan direktur dia akan


serahkan kepada Jannet, bukankah memakai


orang sendiri lebih baik dari memakai pihak luar.


Di dalam ruangan meting hanya tersisa tiga


orang Steve, hidayat dan rinaldi, ketiga orang ini


sedang membuat rencana koloborasi untuk


proyek mercu suar seribu rumah yang dimiliki


oleh rinaldiKesepakatan segera tercapai dengan


pembagian saham, rinaldi dengan empat puluh


persen, hidayat tiga puluh persen dan Steve tiga


pulih persen, bagai hidayat dan Steve mereka


tidak mau repot dan menyerahkan kendali


proyek pada rinaldi, semboyan serahkan kepada

__ADS_1


yang ahli melekat pada jiwa bisnis mereka.


Tiga puluh persen saham yang dimiliki Steve


bernilai empat puluh milliar, dan ini sudah legal


dan melalui notaris, Steve nanti akan


membiarkan jannet yang mengurus semuanya,


saat ini dia butuh membuat perusahaan sebagai


induk dari semua bisnisnya


Tentu saja dia membutuhkan bantuan dari


jendral handoko, karena di Jakarta sendiri


membuat perusahaan baru begitu rumit dan


banyak prosedur, sementara bisnis terus


berjalan dan tidak mungkin bagi Steve menungu


lama.


Melalui koneksi dari jendral Handoko, Steve


berhasil memperoleh perizinan pendirian


perusahaan, dan untuk kantor dia lebih nyaman


didirikan di daerah PIK


Steve merasa senang dengan berdirinya


perusahaan, dia meminta bantuan Tiara untuk


merekrut tenaga kerja yang baik dan profesional


untuk salary gaji dia tidak segan membayar


yang mereka miliki sesuai dengan harapan.


Tiara yang sudah berkenalan dengan jannet


menjadi akrab satu sama lain, memang kalau


dua wanita introvet sudah saling bertemu maka


banyak hal yang menjadi topik perbincangan.


Steve sudah meminta agar Tiara berhenti


berkerja di sekuritas, dia menginginkan Tiara


menjadi CEO di perusahaan yang dia miliki, dan


pak Handoko sudah memberi restu Tiara sih senang dan gembira, selain jabatan CEO dia juga dekat dengan dengan kekasihnya Steve, padahal belun ada pernyataan cinta satu sama lainnya, tapi Tiara sudah mengangap Steve sebagai miliknya dan dia juga yakin Steve memiliki perasaan yang sama.


Steve di pangil ke markas besar pertahanan dia


memiliki tugas untuk mengantarkan Dania ke


pusat penelitian reaktor nuklir yang dimiliki oleh


pemerintah.


Steve perjalanan ini harus dilakukan karena


hanya Dania yang bisa mengerjakan reaktor


nuklir, perjalanan berbahaya, anda bertugas


terus berada di sisi dania, dan biarkan prajurit


lain yang menghadapi jika ada bahaya dan

__ADS_1


serangan " Handoko sudah memiliki firasat


perjalanan ini tidak mudah, toh kedatangan


Dania sudah bocor di Indonesia.


Perjalanan darat dimungkinkan untuk membawa


dania ke laboratorium rahasia yang dimiliki oleh


pemerintah, sangat rentan jika melalui udara,


jika terjadi serangan udara maka sulit bagi Steve


untuk melindungi dania.


Empat mobil pengawalan dan sepuluh prajurit


khusus diturunkan untuk melindungi mobil


utama, Handoko tidak mau lengah dan ambil


resiko, jika dania diculik atau dibunuh maka


habis sudah harapan negara untuk bisa


membuat persenjataan nuklir, senjata nuklir


sangat berguna bagi negara untuk mengatasi


tekanan dari pihak asing


Sudah terlalu kita mengalah dengan


membiarkan kekayasn sumber daya alam


dikelola oleh pihak asing, karena lemahnya


persenjataan negara, asing dengan mudah


mengintervensi negara melalui persenjataan


nuklir mereka jika negara menolak investasi


yang dilakukan, padahal investasi yang


dilakukan tidak berdampak bagi negara dan


kesejahteraan masyarakat


Mana ahli ahli santet yang sering hilir mudik di


televisi, ketika negara memerlukan mereka tidak


satupun ilmu mereka mampu membunuh


musuh, jangankan membunuh mengusir saja


tidak mampu


Padahal Handoko sudah membentuk team


supranatural untuk membantu pertahanan


keamanan nasional tapi tak satupun yang


berhasil membuktikan ilmu mereka, mungkin


ilmu mereka hanya berlaku untuk masyarakat


yang bisa dibodohi dan ditipu, Handoko sangat


muak dengan kondisi tersebut


Semua kembali pada kekuatan dan tekhnologi,


kekuatan didapat jika tekhnologi sudah maju,

__ADS_1


tekhnologi maju jika mau belajar, tidak ada


makan siang yang gratis dizaman milineum ini


__ADS_2