SISTEM

SISTEM
CHAPTER 29


__ADS_3

Ya itu tank bukannya Steve, sementara Steve


masih bertahan di ring tangan kaki nya bergeser


sedikitpun, kaki nya seakan terpancang seperti


paku bumi


Jendral Handoko sendiri tidak menyangka


hasilnya akan begini, walau dia sudah


memprediksi kekuatan Steve tapi dia tidak


mengira kekuatan itu terlalu besar


" Cepat ambil tandu dan bawa ke rumah sakit


militer" perintah jendral pada pasukan Sss


lainnya


" Maaafkan saya pak saya tidak menyangka


begini kejadiannya " Steve minta maaf pada


jendral handoko tadi dia hanya menguji


kekuatan saja dia tidak menduga kekuatannya


mampu mematahkan tangan pasukan terkuat di


SSS dengan cara adu pukulan


" Tidak apa apa ...tidak apa apa sudah biasa


dalam latih tanding" jendral handoko mencoba


mendinginkan suasana padahal pungungnya


sendiri berkeringat dingin demikian juga dengan


pasukan SSS lainnya, mereka merasa ngeri,


coba saja tadi mereka di atas ring mungkin


sudah patah beberapa bagian tangan mereka


Handoko segera membawa Steve keruangannya, dan membujuk Steve untuk ikut bergabung dengan pasukan rahasia.


" Maaf pak, bukannya saya tidak mau membela


negara tapi saya punya dua adik perempuan


yang mesti saya lindungi, sejak kedua orangtua


kami meningal saya yang bertugas melindungi


dan menafkahi mereka, saya tidak punya waktu


untuk terikat serta pelatihan dalam militer


Ting


Sistem berbunyi " penguna diharuskan ikut

__ADS_1


dalam pasukan rahasia sistem akan


memberikan dua keuntungan yaitu pil peringan


tubuh dan buku pengobatan tertinggi, jika


penguna menolak sistem akan hilang dan


menarik kembali semua yang sudah diberikan"


Steve kaget mendengar sistem yang kembali


aktif dipikirannya serta konsekwensi menolak


tugas negara, dia sudah terlanjur menolak


debgan halus dia tak tau bagaimana jalan keluar


dari masalah ini


Begitu ya, maaf ya nak bapak mengungkit


kembali duka yang kamu rasakan " dengan


pandangan iba Handoko menatap Steve


'Bagaimana jika saya bergabung tetapi saya


tidak terikat dengan latihan, saya akan muncul


ketika tugas diberikan kepada saya pak " tawar


Steve, dia harus gerak cepat mempengaruhi


Handoko sebelum sistem mencabut segalanya


yang mau saya tawarkan, tapi kamu sudah


bilang duluan " Handoko merasa gembira dan


cepat cepat memerintahkan bawahanya untum


membuat identitas untuk Steve dia takut Steve


akan verubah pikiran


Selang sepuluh menit identitas sudah selesai


dibuat, dengan jabatan Steve sebagai sersan


mayor dalam pasukan SSS, sersan mayor dalam


pasukan SSS setara dengan komandan pasukan


dalam militer biasa. Steve mampu memobilisasi


pasukan militer biasa dengan jumlah seribu


pasukan lengkap dengan persenjataan berat.


Setelah menjelaskan tentang kewajiban dan


haknya dalam pasukan khusus Handoko


mengizinkan Steve untuk pulang kembali

__ADS_1


membawa helikopter, dan tidak lupa


mengundang Steve makan malanm di rumahnya.


Ketika mengendari helikopter, Steve mendapat


peringatan dari sistem bahwa sistem sudah


memberikan satu pil peringan tubuh dan buku


pengobatan tertingi berikut dengan sejumlah


jarum perak, semua ada di dalam tasnya


Steve sangat gembira dia bisa lepas dari


hukuman sistem bahkan mendapat dua


keahlian lain yang berguna untuk dirinya dan


orang banyak, dia berencana meminum pil dan


belajar sewaktu sampai di rumah.


Sewaktu mendaratkan helikopter, dia melihat


Hana dan lara sudah menungu, senyum lembut


terlukis di wajahnya melihat kedua adiknya


" kakak .." teriak mereka dan memeluk Steve


dengan erat, mereka cemberut Steve


membohongi mereka


Steve tertawa terbahak bahak sambil membelai


sayang kedua rambut adiknya


"ayok masuk ke rumah kakak mau istirahat"


Steve mengajak kedua adiknya masuk ke


rumah.


Dia kemudian mandi dan menutup pintu kamar


mengeluarkan pil dan meminumnya, dia


merasakan perubahan besar, kulitnya tertutup


lumpur dan menguap seakan akan


mengeluarkan lemak diseluruh tubuhnya


Dia merasakan tubuhnya menjadi ringan,


kembali mandi membersihkan tubuhnya, dia


membuka buku pengobatan tertingi dan tulisan


di dalam buku masuk kedalam kepalanya dan


buku berubah menjadi kertas kosong, berbagai

__ADS_1


informasi tentang pengobatan akupuntur hadir


dalam pikirannya


__ADS_2