SISTEM

SISTEM
CHAPTER 25


__ADS_3

Jika pembelian tunai dilakukan maka bonus


akan segera cair dan target keuntungan


perusahaan bisa di capai tanpa harus


berhubungan dengan pihak ketiga.


Segera tes penerbangan dilakukan, bagi Steve


ini masalah sepele karena dia sudah minum pil


keahlian dan kesempurnaan yang tentu saja


membuat semua hal sulit menjadi mudah.


Setelah mendapatkan izin terbang dan


menyelesaikan administrasi persoalan yang


baru tentu saja parkir helikopter ini, dia tidak


punya helipad di rumahnya, dia perlu segera


menhubungi manajemen PIK untuk membeli


lahan kosong sebagai hangar helikopternya


Hallo saya Steve penghuni villa dua PIK saya


butuh lahan kosong atau bisa hangar untuk


helikopter saya, apakah pihak managemen PIK


bisa membantu " Steve tidak mau membuang


waktu dan mengutarakan keperluannya


bisa pak Steve kebetulan kami memiliki tanah


kosong di sebelah vila pak Steve, bisa di bagun


hangar untuk helikopter anda


Steve merasa puas tinggal di PIK pelayanan


serba cepat dan profesional membuat nyaman


tinggal di sana


Kembali ke PIK dan meyelesaikan pembelian


lahan Steve merasa lega, besok mari kita lihat


bagaimana ending dari masalaha Hana


Hana dan lara yang sudah pulang dari sekolah


kaget ada benda besar yang tertutup kain di


samping rumah mereka


kakak itu apaan dan punya siapa "tanya Hana

__ADS_1


dengan mimik heran kepada Steve


"itu punya pihak managemen PIK kebetulan


karena lahan disebelah kita kosong mereka


pakai sementara waktu untuk penempatan


barang yang mereka punya " Steve mengulum


senyumnya


" Hana besok kakak datang ke kampus kamu


menyelesaikan masalah, kakak tidak ingin


masalah ini berlarut larut, nanti mempengaruhi


prestasi kamu di kampus"


" Sebenarnya Hana ngga ada masalah sih kak,


cuma karena warning dari pihak kampus maka


harus diselesaikan, maafin Hana sudah


menyusahakan kakak ya " wajah Hana kelihatan


muram dan sedih, dia tahu Steve sibuk dan


banyak masalah yang harus dia pikirkan


Steve membelai rambut adiknya " jangan sedih


menyelesaikan masalah dan persoalan kamu,


jangan terlalu banyak berpikir besok semua


akan selesai dengan indah " janji Steve


Hana percaya bahwa Steve bisa menyelesaikan


persoalan, bukankah selama ini tidak ada


masalah yang tidak bisa diselesaikan oleh Steve


Emang ada apa kak "tanya Lara bingung


dengan percakapan kedua kakaknya


" Tidak ada apa apa cuma pihak kampus


mengundang wali dari pihak Hana untuk


sekadar konsultasi aja "


Mana mau Steve memberi tahu Lara persoalan,


lara masih kecil dan Steve tak mau lara ikut


ikutan merasa terbeban, biarlah lara dalam


masa main main menikmati masa remajanya

__ADS_1


Pagi itu lingkungan kampus dalam suasana


belajar, tidak begitu banyak mahasiswa di luar,


sayup sayup bunyi dengung semakin lama


semakin keras di udara


Para dosen yang sedang dalam masa


memberikan materi kuliah merasa tergangu dan


segera keluar, demikian juga dengan dekan dan


tata usaha.


Mereka melihat titik hitam di udara yang


semakin lama semakin dekat, setelah melihat


dengan teliti mereka tahu itu adalah helikopter


yang sedang menuju kampus mereka.


Helikopter itu mendarat di lapangan kampus


yang terbuka dan tertulis di badan helikopter itu


The King, setelah mendarat dengab mulus


sosok pria tampan dan elegan berkacamata


hitam turun dari helikopter


Dekan dan para dosen berbaris menungu,


mereka berangapan mungkin sosok penting


pemerintahan datang ke kampus mereka, belum


pernah ada helikopter yang mendarat di kampus


Mereka bertanya dan menduga duga tamu


penting dari instansi mana yang datang ke


kampus mereka. Mereka melihat sosok pemuda


tampan dan elegan turun dari helikopter.


Steve yang sudah turun dan melihat keramaian


langsung mendekat dan menyalami kerumanan


dekan dan dosen yang sedang berbaris


menungu


"Hallo saya Steve kakak dari Hana, saya di


undang untuk datang oleh pihak kampus"jawab


Steve ringan

__ADS_1


__ADS_2