
Harapan Santoso sekarang hanya bergantung
pada kelompok Tiger dan utusan militer asing,
dia tidak mau kedua kelompok ini menunda,
semakin ditunda tugas mendekati Tiara dan
menundukan jendral handoko semakin susah.
Kelompok Tiger terkenal sebagai pembunuh
bayaran nomor satu dunia, kelompok ini
menculik anak anak kecil dari seluruh dunia,
melatihnya dalam keadaan hidup dan mati, jika
berhasil maka naik pada tahapan berikut
sehinga menjadi pakar dalam urusan
membunuh, bagi anak anak yang mati latihan
mereka kubur begitu saja
Tidak ada tugas yang gagal dilakukan oleh
kelompok Tiger, tingkat keberhasilan 100%, baru
kali ini kelompok Tiger mengalami kegagalan,
mereka sendiri tidak menyangka target
merupakan ahli beladiri, makanya mereka
mengutus pembunuh elit tingkat SS merupakan
pembunuh tertingi dalam kelompok tersebut,
banyangin aja untuk menurunkan pembunuh
sekelas ini handoko harus merogoh sakunya
seratus milyar.
Sedangkan militer asing, menurunkan tentara
khusus yang mempunyai kualifikasi di atas
tentara elit. Kesepakatan mereka setelah
membunuh Steve mereka akan menculik Tiara
dan menekan jendral handoko agar
menyerahkan ilmuwan nuklir. Supaya tidak
overlap satu sama lain maka komunikasi antara
kelompok Tiger dan tentara asingpun di
sinergikan.
Mereka sudah sampai di Jakarta, pembunuh
SSS menyamar sebagai pelancong dan tentara
asing masuk melalui pelabuhan tikus. Mereka
harus bergerak cepat, jika memakan waktu lama
identitas mereka pasti terbongkar oleh inteligen
dan militer negara.Identitas Steve sudah mereka kantongi, dan juga
perjalanan Steve, entah bagaimana mereka
mendapatkan identitas Steve pedahal sudah
ditutupi oleh pemerintah, yang jelas pasti ada
pengkhianat dalam pemerintahan.
bel berbunyi menandakan pelajaran sudah
selesai, Lara berlari kecil menuju parkiran,
sewaktu membuka pintu mobil dia tiba tiba
disekap oleh tangan yang kekar, dia tak
sadarkan diri karena sapu tangan yang dipakai
oleh penjahat itu bercamput dengan obat bius.
Dia diseret menuju mobil box berwarna putih
yang kemudian melaju dengan kencang.
Steve yang berada di rumah tidak memiliki
firasat adiknya mengalami kejahatan, dia hanya
bingung sampai sore ini lara belum kembali
sedangkan hana sudah daritadi pulang dari
kampus
"Hana, lara kemana, apa dia ada acara? jam
segini kok belum pulang, mana hp nya ngga bisa
dihubungi" Steve mulai merasa cemas
Ngga tau juga kak biasanya lara pulang cepat
__ADS_1
begitu selesai sekolah" jawab hana yang mulai
dag dag dig, bagaimanapun lara adalah adik
bungsu mereka yang mereka sayangi dan selalu
perhatikan
" Ya sudah ikut kakak ke sekolah, siapa tau
mobil dia rusak atau bagaimana " Steve
mengajak hana segera ke sekolah
Lambhorgini melaju dengan kencang waktu
sudah menunjukan pukul lima sore, Steve dan
Hana sampai ke sekolah mereka bertanya pada
satpam, menutut satpam sekolah sudah usai
dan tidak ada lagi kegiatan belajar.Mendengar itu keduanya menjadi pucat pasi,
mereka segera ke parkiran melihat apakah
mobil lara masih ada atau sudah pergi. Dan
mereka melihat mobil lara masih terpakir di
halaman sekolah
Wajah Steve sudah mulai suram dan mengigil,
dia tidak sangup membayangkan jika sesuatu
terjadi pada adiknya, jangankan memikirkan
membicarakan nya bahkan dia tidak sangup,
bagi dia adiknya di atas segala galanya.
" Pak bisa kami melihat CCTV sekolah" pinta
Steve mulai panik, dengan segera satpam
memutar CCTV, setelah memperhatikan
dengan seksama Steve melihat dalam CCTV
lara disekap dan diseret ke dalam mobil box
Steve dan hana mengigil dan pucat pasi,
sedangkan satpam segera menghubungi pihak
kepolisian
Bagaimana ini kak, " hana menangis dan
meraung, Steve dengan cepat memeluk adiknya
kehilangan akal dan sangat bingung
Kebanyakan memang begitu jika menyangkut
orang lain maka kita sering rasional dan cermat
dalam memberikan solusi tapi ketika kita sendiri
yang mengalami kecerdasan menjadi buntu
karena emosi lebih mendominasi ketimbang
rasionalitas berpikir
Steve segera menghubungi jendral handoko dan
menceritakan kronologis kejadian , jendral
handoko juga terkejut tapi dia pikir ini adalah
murni kriminal biasa, tidak pernah terpikirkan
oleh dirinya masalah ini menyangkut negara, dia
merasa demikian karena identitas Steve tidak
mungkin bocor dan terlacakDemi menenangkan Steve dia mengutus
beberapa pasukan khusus ke sekolah, polisi
datang bersamaan pasukan khusus, garis line di
pasang oleh polisi dan pasukan khusus
menganalisis CCTV, dengan segera pasukan
khusus membuka seluruh saluran CCTV
melacak keberadaan mobil tersebut
Mobil box warna putih terlihat hilang sewaktu
memasuki terowongan menuju Jakarta selatan,
pasukan khusus terus berusaha meng akses
kamera disekitar terowongan tetapi tidak
menemukan hasil, mobil box putih hilang seperti
siluman
Steve sudah mulai uring uringan bahkan
beberapa telpon dari relasi dan perusahaan dia
__ADS_1
rijek dengan kesal. Polisi yang banyak tanya
tanpa dasar pun dia bentak bentak
Polisi merasa tersingung tetapi kemudian
pasukan khusus menerangkan identitas Steve
yang membuat mereka terdiam dan ketakutan.
Selang beberapa waktu dalam kepanikan ponsel
hana berdering dan hana kemudian menerima
pangilan dari nomor asing, penelepon inggin
bicara dengan Steve karena daritadi Steve
menolak telepon yang masuk
Kak ada yang inggin bicara dengan kakak,
hana ini penculiknya, " hana memberikan telpon
kepada Steve dengan tangan dan kaki yang
gemetar
Steve tidak tega melihat kondisi hana dan
meminta salah satu pasukan khusus mengantar
hana pulang kerumah, dia juga meminta agar
beberapa pasukan khusus menjaga hana dan
rumahnya.
" Hallo...siapa ini " tanya Steve sambil meng
İsatkan polisi melacak keberadaab nomor
tersebut." Hallo Steve...mencari kamikah? itu tak akan
mungkin bisa anda lakukan, adik anda berada di
tangan kami, lakukan barter bawa ilmuwan
nuklir dan akan kami serahkan adik anda, ingat
jangan coba coba membohongi kami dengan
membawa petugas keamanan "terang
pembunuh SS kepada Steve
Steve yakin dia tidak mungkin bisa tawar
menawar apalagi memberitahu polisi dan
militer, dia tahu bahwa kelompok penjahat ini
sangat profesional dan dia tidak mau
mengambil resiko
Steve meluncur ke laboratorium militer negara,
dia mau membawa Dania, tentu saja pasukan
khusus lain mempertanyakan surat tugasnya,
Steve tak bisa memperlihatkan surat tugas,
walaupun begitu dia harus tetap membawa
Dania
Keadaan darurat segera dibunyikan, pasukan
khusus segera datang dan menghalangi Steve,
perkelahian berlangsung dengan sengit, tetapi
pasukan khusus bukan tandingan Steve segera
pasukan khusus bertumbangan dan Steve
meluncur dengan mobil membawa dania sesuai
lokasi yang ditentukan
Pasukan khusus melapor kepada jendral
handoko peristiwa yang terjadi, disitulah jendral
handoko sadar bahwa kejadian yang menimpa
adik Steve berkaitan dengan masalah nasional,
dia heran bagaimana identitas Steve bisa bocor
keluar, apakah masih ada pengkhianat duga
handoko
Dengan segera handoko menghubungi Steve
tetapi Steve sudah mematikan ponselnya,
handoko kemudian mengumpulkan seluruh
perwira pasukan khusus dan melakukan rapat
darurat, pertama mencari pengkhianat yang
membocorkan identitas Steve dan kedua
__ADS_1
mencari solusi bagaimana melindungi Steve dan dania