SISTEM

SISTEM
CHAPTER 27


__ADS_3

Jenderal, orang yang membawa helikopter di


dalam kota sudah berada dalam ruangan


introgasi " lapor prajurit kepada komadan mereka


Sebenarnya ini masalah sepele tidak


memerlukan turun tanga jenderal pertahanan


dan keamanan tetapi karena situasi politik


sedang tidak baik maka mengharuskan jenderal


untuk turun dan melakukan pemeriksaan


Dengan segera jenderal keruangan introgasi dan


melihat sosok pemuda sedang duduk dengan


tenang tanpa rasa tertekan apalagi takut


" Pak, ini orangnya kita sudah sempat


melakukan introgasi tapi dia bersikeras bahwa


semua resmi dan memiliki dokumen serta izin


terbang dan kami sudah menghubungi pihak


Sentul, sebentar lagi pihak Sentul datang


memferivikasi "


"Silahkan kembali dan bertugas " titah sang


jenderal, dengan hormat militer petugas kembali


ke kantor masing masing


Jenderal melihat Steve dengan rasa familiar,


tiba tiba dia terkejut bukankah ini penolong yang


dia cari selama satu bulan ini anda


"loh pak..,"


Steve tentu saja ingat bapak ini yang dia tolong


dari kecelakaan waktu itu, dia tak pernah


menyangka bahwa bapak yang dia tolong ini


seorang Jendral.


Handoko bergegas memeluk Steve dengan erat


taukah kamu anak muda sudah satu bulan


sejak kecelakaan saya mencari informasi


tentang anda, saya mau berterima kasih atas


ketulusan anda menolong saya " saat Handoko


melepaskan pelukan dan menjabat tangan


Steve


Sebenarnya tujuan lain Handoko dia tertarik


dengan kekuatan Steve yang diluar nalar, dia


mencari selain untuk berterima kasih juga

__ADS_1


mengajak Steve untuk bergabung dengan unit


khusus pasukan spesial yang memiliki keahlian


tertentu, kelompok yang dia bentuk ini dalam


kategori SSS sangat rahasia dan berhubungan


langsung dengan Presiden.


" Saya tidak menyangka bapak akan mencari


saya padahal waktu itu hanya kebetulan saja


pak" tutur Steve dengan rendah hati


"Siapa nama anak muda yang tampan ini "


senyum Handoko dengan wajah kebapakan


saya Steve pak tinggal di Plk untuk saat


sekarang.


saya mempunyai dua orang adik


perempuan yang masih bersekolah"


Saya handoko Jendral besar pertahanan dan


keamanan negara" pantas saja anak buahnya


tidak menemukan Steve ternyata tinggal di PIK


lingkungan mewah dan dihuni orang orang


tertentu, kebanyakan kaum mata sipit.


" Apakah nak Steve yang punya dan membawa


Betul pak, saya beli kemaren di Sentul dan


sudah mendapatkan lisensi terbang dan izin


terbang, saya tak tahu kenapa perizinan saya


belum sampai ke badan pertahanan udara


negara " Steve juga heran dengan lambatnya


perizinan yang diurus oleh pihak Sentul


" Jangan khawatir nak Steve, bapak akan


mengurus semuanya dengan cepat " tentu saja


Handoko tidak akan mempersulit penolongnya,


dia yakin Steve tidak bersalah dalam kasus ini


tok...tok


masuk ..."


seorang prajurit memberikan salam hormat dan


mengatakan pihak Sentul sebenarnya sudah


memberikan administrasi perizinan kemaren,


cuma belum ter entri di data nasional.


Handoko mangut mangut, tetapi dia punya


sedikit ide untuk menjadikan kasus ini sebagai

__ADS_1


penawaran Steve untuk bergabung dalam


pasukan Sss.


Handoko belum mau melepaskan Steve dan


mengajak berkeliling pusat pertahanan


keamanan udara nasional, secara pribadi dia


memperkenalkan situasi dan melihat reaksi


Steve secara diam diam apakah tertarik atau


tidak


Tidak mudah untuk melibatkan seorang pemuda


kaya dan mapan untuk mau membela


kepentingan negara dia paham betul masalah ini


Handoko juga membawa Steve ke tempat


pelatihan rahasia pasukan SSs, dia


memperkenalkan semua prajurit spesial yang


tersiri dari sepuluh orang pria dan tiga wanita.


Pasukan SSS ini memiliki keistimewaan izin


membunuh di tempat, kebal hukum, dan bisa


memerintahkan pasukan besar daru udara, laut


dan darat. Makanya pemilihan pasukan ini


sangat selektif dan sangat rahasia.


Masing masing dari pasukan diberikan identitas


yang akan dipatuhi oleh setiap badan


keamanan, dan juga diberikan senjata sebagai


alat pertahanan diri di samping senjata keahlian


pribadi mereka.


Steve sangat kagum melihat pasukan ini,


mereka masih muda gagah dan cantik, berkisar


tiga puluh tahun sementara dia sendiri masih


berusia dua puluh empat tahun.


Di ring terlihat dua orang saling bertanding


unjuk kekuatan, pemuda yang dijuluki tank ini


punya kekuatan. yang besar, dan dalam waktu


singkat lawannya terlempar keluar.


Sudah sepuluh orang yang menjadi korban


keganasannya apakah anda tertarik untuk mencoba nak Steve


" sedari tadi Handoko melihat riak di mata Steve


penuh minat tetapi ditutupi dengan sikap yang


tenang dan tak beriak

__ADS_1


__ADS_2