![Sistem Kecantikan [Pendamping]](https://asset.asean.biz.id/sistem-kecantikan--pendamping-.webp)
Pesawat pribadi yang terlihat mewah mendarat disalah satu bandara terbesar Ibukota.
Pintu pesawat itu terbuka, dan deretan orang-orang berpakaian rapi dan mahal keluar dari kabin pesawat dan menuruni tangga.
Pria paruh baya yang tampan dengan mata tajam didepan memiliki ekspresi bermartabat, tampak seperti atasan dari bos besar sebuah perusahaan ternama.
Dia memegang seorang pria yang sangat cantik dan menampilkan ekspresi polos dengan senyum lembut yang tidak berbahaya bagi manusia dan hewan.
Diikuti para elit keluarga Lou.
"Tuan, saya menyiapkan ruang VVIP di kotak no.1 restoran bintang Lima Michelin." Seorang pria berjas hitam dan kacamata hitam membungkuk dan melapor.
"Hmm." Lou Jian menjawab acuh tak acuh.
"Xiao Yan, kita akan makan terlebih dahulu. Jangan membuat kamu kelaparan." Dia langsung mengubah wajahnya menjadi lembut dan berbicara pada putranya.
Lou Yan mendongak, tersenyum manis dan menjawab dengan patuh.
"Baik ayah."
.....
Disisi lain deretan mobil mewah Rolls-Royce dengan salah satu yang paling mencolok yaitu Bugatti memimpin didepan.
Setidaknya ada 25 mobil mewah yang mengikuti Bugatti tersebut.
Diatasnya sendiri lima helikopter terbang mengikuti konvoi mobil dengan beberapa orang yang mengawasi. Terlihat seperti anggota pasukan khusus.
Hal ini menarik perhatian banyak orang yang ada dijalan menuju bandara, dan semua orang disekitarnya berseru melihat begitu banyak mobil mewah dan helikopter yang terlihat.
"Apa kamu melihat mobil yang didepan? Itu adalah Bugatti Veyron edisi terbatas global! Kudengar harga mobil itu sendiri mencapai 200 juta. Ya tuhan, aku benar-benar bisa melihatnya disini! Tidak sia-sia aku datang ke Ibukota!"
"Kau benar, kudengar bahkan jika kamu punya uang, belum tentu kamu bisa membelinya!"
"Orang kaya mana yang menghabiskan 200 juta untuk membeli sebuah mobil? Itu seharusnya berasal dari keluarga besar kan?"
"Aku datang ke Ibukota hanya untuk mencari pekerjaan, namun baru sampai tapi melihat mobil mewah yang harganya selangit! Ini layak menjadi Ibukota negara China. Bahkan jika aku tidak bisa mendapat pekerjaan di Ibukota, aku tidak akan merasa menyesal."
"Hei, itu mobil seharga 200 juta! Bahkan jika aku bekerja seumur hidup, itu tidak akan pernah bisa membelinya!"
"Bukan hanya mobil didepan saja yang mahal, menurutku 25 mobil yang mengikuti semuanya adalah Rolls Royce yang semua nilai pasarnya 20 juta! 25 mobil artinya 500 juta! Astaga... keluarga macam apa yang memiliki kekayaan yang begitu menakutkan?"
"Apa kau melihat lima helikopter itu? Tampaknya helikopter itu terlihat berbeda dengan helikopter yang biasa aku lihat. Itu jauh lebih besar dari helikopter biasa! Pasti sangat mahal kan?"
"Menurutku helikopter itu seperti yang ada di film-film yang aku tonton. Itu sangat besar!"
Orang-orang saling berbisik dan mendesah takjub tentang kenyamanan menjadi orang kaya dan kuat.
Kebanyakan orang disana merupakan penduduk asli Ibukota, sedangkan Ibukota tempat semua keluarga besar berkumpul, adalah hal wajar jika mereka mengetahui banyak merek mobil mewah teratas.
Mereka semua hanya bisa menatap iri, apresiasi dan kagum pada konvoi mobil mewah yang perlahan menjauh menuju bandara.
Di salah satu restoran bintang lima Michelin dekat bandara Ibukota.
Kotak VVIP no.1, lantai Lima.
Lou Yan memotong daging Lobster besar didepannya dengan ekspresi rumit.
Di sebelahnya Lou Jian terus mengambil berbagai makanan sayuran dan menaruhnya di piring puteranya.
"Xiao Yan, makan lebih banyak!" Dia berkata lembut dengan nada membujuk anak-anak. Senyumnya nampak begitu bahagia.
Lou Jian selalu berharap bahwa dia akan memperlakukan semua anak-anaknya dengan penuh kasih sayang dan memanjakan. Namun setelah putera keduanya koma, hidupnya berubah suram.
Putera pertamanya menjadi lebih dingin seperti dirinya, dan putera ketiganya selain bertarung di sekolah, dia akan menyibukkan dirinya dengan balap mobil liar bersama teman-temannya.
Lou Jian selalu merasa bersalah karena dia tahu bahwa itu juga salahnya karena tidak membujuk kedua putranya. Dia jarang pulang kerumah untuk menghindari ingatan menyakitkan kematian istri tercintanya.
Semua furnitur di Mansion dipilih oleh isterinya dan taman disana juga dirawat olehnya. Setiap ruang kamar dan ruang kerjanya terdapat foto isterinya membuatnya tidak bisa lepas dari bayangan kematian istrinya.
Itu sangat menyakitkan, apalagi mengingat putera keduanya hanya berbaring dia diatas ranjang rumah sakit seperti mayat hidup.
Dia yang dulunya memilki ambisi menjadi lebih kuat hanya untuk melindungi anak-anaknya hanya bisa terus bekerja keras siang dan malam.
Jadi dia jarang pulang kerumah.
Namun sekarang, dengan kekuatan keluarga Lou, siapapun tidak akan berani untuk mengangkat tangannya pada putranya.
Lou Yan melihat ayahnya melamun.
Dia mengedipkan matanya polos.
"Ayah, Yan Yan akan makan jika ayah menyuapi Yan Yan!" Dia berkata dengan nada menyedihkan, memeluk lengan ayahnya dan bertingkah imut.
Lou Jian tersadar dari lamunannya dan dia tersenyum lembut melihat putranya minta dimanjakan. Tentu saja dia tidak akan menolak.
"Oke, buka mulut Xiao Yan."
Dia mengambil daging sapi segar dan kuahnya kemudian memasukkannya pada mulut putranya yang terbuka.
"Um, sangat enak! Ayah, Yan Yan mau lagi."
Untuk menghibur ayahnya Lou Yan rela harus makan banyak.
Sejujurnya dia sekarang sangat kenyang dan perutnya juga mulai membengkak, namun dia tidak ingin melihat ayahnya merasa sedih karena tidak bisa memanjakannya.
Bagaimanapun hari ini dia akan berpisah dengan ayahnya karena ayahnya harus pergi kembali ke kota S, lagipula perusahaan ayahnya ada disana.
Lou Yan mungkin juga akan merindukan kasih sayang ayahnya dan saudaranya yang selalu memanjakannya.
"Baiklah." Lou Jian tersenyum lembut.
Di depan Lou Yan, Tn.Ennma menatap penuh arti pada pasangan ayah dan anak.
Dia memotong salad buah dan menusuknya dengan garpu serta memasukkannya pada mulutnya dengan anggun.
Mengambil kain bersih dan mengelapnya pada bibirnya.
Dia menaruh pisau dan garpu disisi piring.
Menyipitkan matanya dia bergumam dalam hatinya.
'Sepertinya keponakan Qiunchang ini terlihat sangat menarik. Dia terlihat polos dan naif, namun pikirannya tampak lebih dewasa, tahu bagaimana cara menghibur orang. Sangat jelas dia hanya berpura-pura polos didepan semua orang. Hari-hariku tidak akan membosankan.' Dia mengangkat kacamata emasnya dan tersenyum tipis tampa terdeteksi.
Lou Yan tidak tahu bahwa kemampuan aktingnya yang dia banggakan telah menarik minat seorang iblis besar yang sedang berlibur karena bosan.
Di saat bersamaan deretan mobil mewah berhenti di depan restoran bintang Lima Michelin, dan helikopter juga melayang diatas bangunan mewah enam lantai tersebut.
Semua orang dalam restoran maupun di luar dekat bandara langsung tertarik dengan kebisingan itu.
"Ah, itu adalah helikopter tempur yang digunakan pasukan khusus di ketentaraan! Aku pernah melihatnya ketika aku pergi menemui kakakku di tentara! Kakakku bilang setiap helikopter tempur dibeli di negara amerika dengan lebih dari 10 juta dollar masing-masing helikopter. Bahkan negara kita sekarang hanya memilki sekitar 500 helikopter tempur karena harganya terlalu mahal!"
"Sepertinya orang-orang besar ini sedang menuju restoran bintang Lima Michelin kan. Apakah mereka berencana menjemput tokoh besar? Aku melihat ada beberapa orang di helikopter tadi yang menggunakan teropong untuk mengawasi. Mereka tampak seperti seorang yang terlatih."
"Mungkinkah orang di helikopter itu anggota pasukan khusus? Mereka terlihat sangat keren!"
"Aku juga tidak tahu, belum pernah mendengar anggota pasukan tentara khusus menjemput orang selain Guru Besar Agung Pengadilan ketika beliau di kota A dan Marsekal termuda ketika beliau pulang dari kota Yezung."
"Apa itu mobil Bugatti Veyron yang didepan? Aku baru melihatnya di internet, katanya harga mobil ini lebih dari 200 juta dan itu masih edisi terbatas global!"
"Bugatti Veyron terkenal permukaannya yang kuat, kudengar tenaganya bisa mencapai 1000 tenaga kuda! Hanya dibutuhkan 2,5 detik untuk berakselerasi dari 100 kilometer! Sialan, ini benar-benar layak dengan sebutan raja supercar, masih memiliki tenaga w16!"
"Kamu lihat mobil-mobil yang mengikuti Bugatti itu, semuanya adalah Rolls Royce! Harga masing-masing mobil setidaknya mencapai 20 juta! Ditambah helikopter dan Bugatti Veyron, jumlah keseluruhan mencapai miliaran!!"
Semua orang diluar dan di restoran menghirup napas dingin.
__ADS_1
Miliar!
Kata itu mampu membuat orang-orang kaya di restoran yang tadinya sombong dan saling memamerkan kekayaan mulai berkeringat dingin dan menunduk di kursi mereka.
Orang biasa menyusut dan terus mundur karena takut keberadaan mereka mencemari orang-orang didalam mobil.
Walaupun negara ini memiliki banyak orang kaya yang aset nya mencapai miliaran, namun semuanya berupa properti dan perusahaan, menghabiskan miliaran uang hanya untuk membeli mobil maupun helikopter terbaik itu tidak mungkin sama sekali.
Kecuali keluarga besar yang berkuasa yang akan membeli berbagai kendaraan mewah teratas untuk menunjukkan kekuatan dan kesombongan mereka.
Semua pintu mobil Rolls Royce terbuka dan puluhan orang berjas hitam dengan kacamata hitam mulai membentuk barisan panjang.
Tiga orang memegang gulungan karpet dan mulai meluncurkannya di depan restoran menuju pintu.
Karpet merah yang tampak mahal membentuk jalan panjang yang megah ke pintu restoran.
Para pelayan, koki hingga menejer restoran bintang lima Michelin berdiri didepan restoran dengan gugup.
Sejujurnya mereka tidak tahu bahwa akan ada tamu sebesar itu yang datang ke restoran mereka.
Awalnya hanya ingin melihat siapa yang membuat kebisingan di luar, siapa yang menyangka malah bertemu orang besar yang menuju restoran mereka.
Pintu Bugatti mulai terbuka, seorang pria berjas hitam dan berkacamata hitam dengan sikap dingin turun dan mulai membuka pintu sampingnya.
Sepatu hitam mengkilap menepak di karpet merah yang mahal.
Dan seorang pria yang sangat tampan dengan mata lembut mengenakan kemeja putih dipadukan celana hitam. Kemeja itu di kancing rapi hingga menyisakan satu di paling atas yang terbuka.
Rambut hitam lembut disisir ke belakang dengan rapi, membuat wajah tampannya lebih menonjol dan tajam, mata hitam seperti tinta nampak penuh keterasingan.
Pakaiannya yang sederhana tidak mempengaruhi temperamen pria itu yang seperti pangeran sebuah keluarga terhormat.
Pria itu tampaknya masih muda, mungkin sekitar 18 tahun.
Pria itu berjalan menuju pintu masuk restoran, melewati karpet merah dan deretan pengawal membentuk jalan serta menghalangi orang-orang disekitarnya.
Para pelayan, koki dan menejer restoran langsung menunduk dengan hormat dan sopan.
"Selamat Datang di Restoran Bintang Lima Michelin!" ucap mereka serempak.
Pria itu melirik mereka dan mengangguk tenang, tersenyum tipis.
Dumb!
Jantung para pelayan yang melihat senyum pria itu berpacu dengan cepat. Wajah mereka memerah, namun kemudian mereka membeku.
Itu karena pengawal dibelakang pria itu melirik mereka dengan dingin dan peringatan.
Ekspresi para pelayan langsung pucat dan mereka buru-buru menunduk dengan takut, tubuhnya gemetar dan keringat keluar membasahi wajah cantik mereka.
Sangat menakutkan!
Itulah yang dipikirkan para pelayan.
Asisten pria itu mendatangi resepsionis, dan mengatakan sesuatu dengan suara rendah.
Kemudian asisten itu kembali pada tuannya yang tidak lain adalah pria muda itu.
"Tuan, Tn.Ennma sekarang berada di lantai lima dalam ruangan VVIP No.1. Apakah tuan ingin langsung kesana?" Dia bertanya dengan suara rendah.
"Em, pergi!"
Setelah mengatakan itu pria itu bersama asistennya berjalan menuju lift khusus, sedangkan para pengawal lain mengenakan lift biasa.
Tentu saja pengawal yang mengikuti hanya lima orang. Karena tubuh mereka yang besar tidak akan muat banyak orang untuk ditampung dalam lift.
Ting!
Pintu lift terbuka, memperlihatkan seorang pemuda yang kira-kira berusia 18 tahun dengan penampilannya yang sangat tampan. Mata lembut penuh keterasingan dan dia keluar dari lift diikuti asistennya.
.....
Berhubung ayahnya mengatakan dia menunggu seseorang. Lou Yan pamit untuk ke kamar mandi.
"Status!"
________
[ Nama: Lou Yan
Status: Tuan Muda Kedua Keluarga Lou. Tuan Rumah dari Sistem Pendamping [Kecantikan]
Umur: 17 Tahun (22 Tahun)
Tinggi Badan: 170 cm
Berat Badan: 49 kg
Kepintaran/EQ: 132 (200+) (+)
↓
Ctt: Dibutuhkan 2 poin pengalaman untuk meningkatkan.
Kekuatan: 67 (1000 max) (+)
↓
Ctt: Dibutuhkan 1 poin pengalaman untuk ditingkatkan.
Golongan Darah: ( O )
Hobi: Acting
Sifat: Tenang, licik, narsis, percaya diri, perhitungan, perut hitam.
Keterampilan: Pesona Langit, Suara Puteri Duyung, Keterampilan Kedipan Mata, Otak Super Genius, (didapat dari sistem)
Julukan: Rubah berpakaian Kelinci, Tuan Muda Porselen yang Menghitam (didapat setelah terlahir kembali).
Kecantikan: 97 (000/100) (+)
↓
Ctt: Dibutuhkan 100 poin kecantikan untuk ditingkatkan.
Poin Kecantikan: 60
Poin Pengalaman: 60
Hadiah: Lamborghini Poison, Cincin Pemandu, Gedung Wing Stone, Rumah England Ibukota, Roll-Royce Phantom, Gedung Her FinaNcing.
Penyimpanan: -
Tugas: (tekan panel)
Mall: (tekan panel) ]
_________
"Hm? Hadiah sistem benar-benar bukan main. Hanya dalam satu hari aku mendapatkan begitu banyak hadiah yang luar biasa." Lou Yan menatap kagum pada panel sistem.
Kemudian Lou Yan menyentuh 'Hadiah' dan rinciannya.
[ Rumah England.
__ADS_1
Rumah England dikenal sebagai 'Castle Flower', dikarenakan rumah England itu penuh dengan berbagai macam bunga, juga karena bentuk rumah England mirip dengan Kastil milik para pangeran di Inggris membuatnya menjadi salah satu rumah termahal di negara China dan Ibukota, dan salah satu yang terindah didunia.
Rumah England terdiri atas lapangan sepak bola, lapangan Voli, lapangan basket, lapangan golf dan lapangan olah raga pribadi.
Terdapat kolam renang luar ruangan dengan besarnya mencapai 30 meter. Bandara pribadi untuk memungkinkan menaruh kendaraan udara, kebun binatang dengan hewan-hewan lanka yang dikumpulkan dari seluruh dunia.
Yang paling unik ialah terdapat sebuah taman yang sangat besar hingga mencapai 1000 meter dengan berbagai jenis bunga lanka. Berdirinya tower pengawas yang memungkinkan seseorang melihat segala sesuatu dalam jarak yang lebih luas dan pemandangan indah seluruh kastil.
Rumah England memiliki 7 lantai secara keseluruhan, terdapat restoran pribadi, bar pribadi, layanan spa, supermarket, 50 kamar besar dan kecil dengan layanan suit presidential.
Setiap kamar dilapisi kolam renang kecil, akuarium, dan semua furnitur dipilih sesuai tema masing-masing. ]
Lou Yan melihat semua penjelasan ini menjadi terdiam.
Ini... apakah ini masih bisa disebut 'rumah'?
Dan bangunan Castle Flower itu yang setidaknya menghabiskan ratusan milliar untuk keseluruhannya sebenarnya adalah miliknya?
Dumb!
Jantung Lou Yan berdetak kencang.
Tuhan bangkit!
Surga pasti melihat kegigihannya di kehidupan sebelumnya, karena itu surga berencana membiarkannya hidup dalam kenikmatan dan menjadi ikan asin untuk masa depannya yang sekarang.
Lou Yan sangat gembira dan dia tidak bisa menahan untuk menggenggam tangannya erat.
Dia berusaha untuk tetap tenang.
Lou Yan melihat penjelasan selanjutnya.
[ Keterampilan Kedipan Mata.
Keterampilan Kedipan Mata berguna untuk membuat tuan rumah semakin mempesona.
Kecantikan yang berkualitas adalah mereka yang dapat memikat seseorang hanya dengan kedipan matanya!
Tuan rumah cukup mengedipkan matanya dan para wanita akan berteriak dan para pria akan bersiul sepanjang jalan menuju tempat tujuan tuan rumah.
Sosok cantik dan menawan tentunya harus memiliki yang namanya penggemar kecil. Biarkan tuan rumah mengedipkan matanya dan semua orang yang melihat akan menjadi penggemar fanatik tuan rumah. ]
"....." Lou Yan diam.
Sudut mulutnya berkedut.
Penggemar fanatik?
Mengedipkan mata?
Apakah sistem ingin dia menjadi seorang idola?
Lou Yan tidak memusingkan masalah ini, lebih penting untuk melihat semua rincian tentang kemampuan dan hadiah yang ia dapatkan sebelum ayahnya menelponnya.
[ Otak Super Genius.
Otak Super Genius adalah hadiah sistem untuk tuan rumah.
Otak Super Genius memungkinkan tuan rumah dapat belajar apapun dengan hanya sekali lihat.
Mampu mempelajari dari hal mudah sampai yang tersulit, entah itu mata pelajaran, meniru gerakan seseorang dan ekspresi seseorang, menghafal buku dengan sekali lihat, mengetahui segala macam pelajaran yang diajarkan guru lewat pembicara.
Anda adalah reinkarnasi dari Dewa Pembelajaran! ]
Mata Lou Yan bersinar!
"Ini bagus, bukankah masalah mata pelajaran di sekolah nanti dapat diatasi dengan mudah. Hanya perlu menyuruh asisten membeli puluhan buku dan aku akan menghapalnya!" Dia berkata dengan senyum puas.
"Ayo! Aku akan melihat hadiah apa selanjutnya."
[ Gedung Her FinaNcing.
Gedung Her FinaNcing merupakan gedung 57 lantai yang dibangun oleh Perusahaan MT Grup. Dapat diartikan bahwa Gedung Her FinaNcing ini adalah cabang dari MT Grup.
Gedung Her FinaNcing sebelumnya telah disewa oleh Perusahaan CHYU Grup dua lantai untuk digunakan sebagai tempat aktor Jung Syuk memulai pembuatan film.
Namun karena aktor Jung Syuk terkena skandal tepat di gedung ini, hal itu membuat perusahaan MT Grup dan CHYU Grup terpengaruh.
MT Grup terpaksa menjual gedung ini untuk menutup kerugian yang dialami perusahaan utama.
Dan kebetulan sistem membelinya dan memberikannya untuk tuan rumah sebagai hadiah. ]
Lou Yan kembali terdiam.
Sistem membeli gedung yang sebenarnya tengah menjadi rumor skandal untuk diberikan padanya.
Bukankah itu sama saja kebangkrutan?
"Sistem, apa kamu yakin gedung ini untukku."
[ Ya, Gedung ini menjadi milik tuan rumah ]
"Tapi sistem, kamu tahu, gedung ini sudah memiliki rumor yang buruk. Bagaimana aku menjalani bisnis jika pelanggan mungkin akan meragukannya?"
Ding!
Tugas baru!
Mata Lou Yan bersinar.
[ Bantu aktor Jung Syuk menyelesaikan skandal di internet.
Hadiah: —
Hukuman: Rambut rontok! ]
Lou Yan: "....."
"SISTEM! kamu berbicara sekarang. Apa maksudnya dengan misi ini?? Kenapa aku harus terlibat dengan anggota industri hiburan seperti mereka?" Dia bertanya dengan ekspresi tertekan.
[ Untuk memulai bisnis, sistem memberikan misi yang paling mudah namun peluang terbesar untuk tuan rumah. ]
Lou Yan memutar matanya mendengar perkataan percaya diri dari sistemnya.
"Bagaimana aku membantu aktor itu?"
[ Tuan rumah, anda melupakan identitas pemilik tubuh. ]
Lou Yan tiba-tiba teringat masalah ini.
Ya, keluarga Lou sangat kuat, kenapa dia tidak meminta bantuan ayahnya.
Namun apa yang akan dia katakan pada ayah jika ayah bertanya padanya.
Seolah mengetahui pikiran Lou Yan, sistem menjawab dengan suara perempuan dingin.
[ Tuan rumah hanya perlu mengatakan bahwa anda adalah penggemar berat aktor Jung Syuk, ayah tuan rumah memiliki kasih sayang 100% untuk tuan rumah. Dia percaya tanpa syarat pada tuan rumah. ]
Lou Yan tertegun.
"Sistem, kamu menyuruhku untuk berbohong?"
Dia bertanya dengan samar.
[ Terserah tuan rumah, sistem hanya memberi nasihat paling mudah dan paling memiliki peluang lebih tinggi untuk ayah tuan rumah percaya dan membantu tuan rumah. ]
__ADS_1