
pak Heru mengantarkan Celine pulang dengan motornya , sementara sepedanya dia tinggal di kontrakannya.hati Celine sedang berbunga-bunga di masuk kedalam rumah sambil tersenyum-senyum sendiri.
" kamu....semua ini salahmu" ucap cetrin marah saat Celine baru saja mau masuk kamar.
" ada apa ini? " tanyanya tak mengerti
"gara-gara kamu Kelvin cuekin aku,dan meninggalkan aku sendiri di pesta"
"apa hubungannya dengan aku? " tanya Celine tidak terima
"karena kamu tidak mau ikut" cetrin semakin menangis
"aku tidak suka acara formal seperti itu, kamu sendiri kan tahu ! ". Celine mencoba mencari alasan.
"apapun itu aku benci kamu" cetrin menenggelamkan wajahnya di atas bantal dan menangis di sana.
" ma...."Celine merengek ke mamanya mencari pembelaan darinya.
"sudah-sudah ayo kita keluar, biarkan cetrin sendiri dulu " mama menarik tangan Celine keluar kamar dan mengajaknya duduk di sofa depan televisi.
"ma...aku tidak salah kan? "
"iya mama tau cetrin hanya sedang sedih saja,beri dia waktu". ucap mama lembut
Celine kemudian bermanja dengan tidur di pangkuan mamanya, sembari mengelus rambut putrinya itu dia memintanya untuk bercerita kemana dia pergi barusan.
Celine kembali tersenyum sendiri mengingat saat-saat bersama gurunya tadi.
"ma ...jatuh cinta itu seperti apa? " tanyanya sembari menatap wajah mamanya
mama mencubit lembut hidung Celine
" kamu sedang jatuh cinta ya " ledeknya kepada Celine
"mama...." wajah Celine memerah karena malu
__ADS_1
" saat mama pertama kali jatuh cinta kepada papa ,yang mama rasakan adalah mama selalu ingin berada didekatnya.mama merasa nyaman saat papa berada disamping mama,dan yang terpenting mama tetap bisa menjadi diri mama sendiri untuk bisa tetap bersama papa." penjelasan dari mamanya persis seperti yang saat ini sedang dia rasakan.
mama terus mengelus rambut pendek Celine dan memainkannya sehingga Celine tertidur pulas di pangkuannya.mama memang memberikan Celine kasih sayang yang lebih dibandingkan kasih sayangnya kepada cetrin.itu karena papa yang tidak pernah bisa menyayanginya dengan tulus dulu.tapi sekarang dia sudah mendapatkan tempat yang sama dengan cetrin di hati papanya.
mama meletakkan kepala Celine diatas bantal kemudian menyelimuti tubuhnya lalu kembali pergi masuk kedalam kamar.
hingga saat menikmati sarapan cetrin masih juga mendiamkan Celine,dia melimpahkan semua kesalahan kepada celine.celine sendiri dia tidak merasa melakukan kesalahan apa-apa sehingga dia cuek dengan sikap kakaknya itu.
disekolah dia bersikap biasa saja ketika berjumpa dengan pak Heru,dia tak ingin ada satupun orang yang tau tentang kedekatan mereka.
pak Heru sudah menunggu Celine di depan gerbang sekolah,Celine memang akan kerumahnya untuk mengambil sepedanya.
saat pergi itulah cetrin melihatnya sedang berboncengan dan tangan Celine memegang pinggang pak Heru, mereka terlihat mesra.
"jadi kamu mau ambil semuanya?" tanya cetrin ketika saudarinya itu baru saja sampai rumah.
"apa lagi ini kak? kamu dari semalam cari gara-gara terus sama aku ! " lawan Celine yang mulai tersulut emosi menghadapi tingkah cetrin.
"ada apa lagi ini sayang " tanya mama yang mendengar mereka ribut dari dapur
" cetrin kenapa bicara' seperti itu? "hardik mama
" dia udah main gila dengan pak Heru "
" jaga mulutmu " sebuah tinjuan hampir saja mendarat di wajah cetrin .
untung saja saat itu Celine masih bisa menguasai amarahnya.
" kamu sudah gila " ucap Celine pergi ke kamar meninggalkan kakaknya
" kenapa cetrin seperti itu nak,kalau masalahmu dengan Kelvin, selesaikan dengan kelvin.jangan lampiaskan kekesalanmu kepada adikmu. " mama pun kembali kedapur merasa kecewa dengan cetrin.
"aaaargh......." cetrin menggebrak meja dengan tangannya,kemudian menutup wajahnya dengan kedua tangannya.kesal sekali rasanya tak ada yang mengerti tentang perasaannya.
Celine keluar dari kamar setelah mengganti bajunya,dia memandang tajam kearah cetrin yang juga masih dengan pandangan penuh kebencian.dia lalu masuk kedalam kamar dan mengunci diri di sana.
__ADS_1
"ma..masih simpan kartu nama dari Kelvin gak?" Celine merasa perlu menyelesaikan masalah ini dengannya.
mama mengambilkan kartu nama yang di simpannya di dalam dompet itu dan memberikan kepada Celine.
Celine menekan nomor yang ada di sana dengan ponsel miliknya yang jarang sekali dia pakai.dia memilih pergi keteras rumah agar bisa bebas bicara dengan Kelvin.
" halo..." (suara ayah Kelvin)
"dengar ya laki-laki aneh,aku gak tau masalah kamu sama kakakku itu apa,tapi gara-gara kamu ajak dia ke pesta orangtuamu semalam cetrin maksudku kakak ku jadi marah-marah gak jelas sama aku ,aku gak mau tau kamu selesaikan masalahmu itu dengannya,jangan bawa aku kedalam masalah kalian. halo....kamu bisu ya? gak jawab omonganku? " Celine mulai mengoceh panjang lebar tanpa dia tau sedang bicara dengan siapa dia saat itu
" kamu siapa benar-benar tidak sopan " hardik papanya kelvin
"ini Kelvin bukan?" tanya Celine penasaran
"saya papanya"
Celine langsung memutus sambungan telepon nya.
" matilah aku buat masalah baru" gumamnya sambil memukul kepalanya sendiri.
saat dia hendak masuk rumah sebuah mobil parkir di halaman rumahnya.itu adalah mobil Kelvin.
Celine merasa ini waktu yang tepat,tanpa memberikan kesempatan Kelvin untuk bicara dia langsung menyerangnya dengan kalimat kemarahannya.
" oke ,oke aku kesini memang untuk minta maaf kepada cetrin,semalam aku ketiduran " terpancar ketulusan di wajah Kelvin membuat Celine percaya pada kata-katanya barusan.
Celine memanggil cetrin memberi tahu kalau Kelvin datang. dia langsung membuka pintu kamar dan pergi kedepan.celine sendiri memilih menonton televisi membiarkan mereka menyelesaikan semua masalahnya.
tak berapa lama cetrin dan juga Kelvin masuk dan ikut duduk di sofa ruang televisi ikut menonton televisi.celine bersiap untuk pergi tapi cetrin menahannya.karena Kelvin ingin mengatakan sesuatu kepadanya.wajah cetrin sudah tak sejutek tadi,kali ini dia banyak tersenyum
"apa? mau ngomong apa? " ucap Celine tak kalah ketus
"duduklah ...masalah antara kami sudah selesai" Kelvin menarik tangan Celine agar dia mau kembali duduk.
Celine dengan malasnya akhirnya kembali duduk di sofa.tiba-tiba dia ingat tadi dia marah-marah dengan ayahnya.dia menceritakan itu semua kepada Kelvin,dia pun tertawa terbahak-bahak lalu keduanya terlibat dalam obrolan yang tidak penting sama sekali tapi asik bagi mereka membuat cetrin merasa bosan tapi terpaksa harus tetap melihatnya.
__ADS_1
Kelvin sudah berjanji akan menebus kesalahannya semalam dengan mengajaknya dinner hari Minggu besok.jadi dia gak mau cari masalah lagi.dia terpaksa harus ikut mendengarkan obrolan tak bermutu mereka dan ikut tertawa jika isi cerita itu mengandung sedikit kelucuan.