Sitomboy Mencari Cinta Sejati

Sitomboy Mencari Cinta Sejati
ada cinta


__ADS_3

aku mendekati dua karyawan ku ledy dan dian berusaha menokok kepala mereka tetapi mereka berhasil kabur dan menghindar.


siang itu salon memang sepi ,hanya ada beberapa pelanggan yang datang untuk potong rambut dan smotting,aku masih melamun dengan kedua tangan menopang dagu,anganku melayang membayangkan betapa bodohnya aku yang waktu itu mau berjanji menemani Angga untuk jalan.


jalan berdua dengan seorang cowok....ahh ...ini baru kali pertama, membayangkan nya saja aku sudah geli ,aku memang ingin berubah tapi sisi tomboy ku masih belum mau diajak berdamai,toh selama ini aku tetap masih merasa berdebar-debar jika berdekatan dengan wanita cantik.


di kampus juga aku tak bisa pungkiri bahwa ada satu wanita yang sedang aku incar,aku memang ingin berubah tapi itu semua tidak mudah bagiku.


aku menghela nafas panjang, dan memukul mukul kepalaku....


Ledy si bencong bawel yang memperhatikan ku sambil mengurus rambut satu customer kembali meledek ku"mikirin nanti malam ya cin..... udah tenang aja ntar ekke salon deh lu,biar cucok meong" diikuti suara tawa Dian yang khas besar dan keras.aku melirik Ledy sebentar lalu memasang headset ketelingaku,malas rasanya menanggapi ocehan ledy.kepala ku mendadak terasa berat, memikirkan apa yang akan terjadi nanti malam.alunan musik dari band favorit ku kotak membuat perasaanku sedikit terasa damai.


hingga magrib menjelang aku masih berada di salon,sama sekali belum bersiap siap,apa juga yang mau kusiapkan,Angga bukan lah kategori orang spesial yang akan aku temui jadi aku tidak perlu berdandan untuk bersiap menemuinya."lho kak Aline gak siap siap apa? katanya mau kencan,sini biar Dian make up in...."kata kata Dian membuatku tidak bisa menahan tawa. "make up???kamu pikir aku mau kawinan harus di make up??" aku lantas tertawa dan melanjutkan kata kata ku,"lagian kalian ini,siapa juga yang mau kencan,dia itu kawan sekolah ku dulu,dia pengen aku temenin dia buat keliling lihat lihat kota Batam,soalnya disini gak ada yang dia kenal selain aku,ngerti kalian?" dua orang itu mengangguk seperti anak TK yang baru di ajari oleh gurunya.aku tersenyum melihat mereka


aku lantas melakukan pembukuan seperti biasa sebelum tutup salon, sementara aku sibuk menghitung pendapatan hari itu,sebuah telfon masuk ke handphone ku,


"hallo...."


"Lin kamu dimana?aku sudah sampai di top 100,aku tunggu kamu depan halte ya?"suara Angga di seberang sana


aku melihat jam tanganku ,jam baru menunjukkan pukul 18:25 , "kamu gak ada jam ya?kan aku dah bilang jam 19:00 ,ini masih jam berapa?"aku mulai kesal dengan sikap Angga,kenapa dia bersemangat sekali ingin bertemu aku,apa dia masih menyimpan perasaan seperti waktu sekolah dulu,sangat menjijikkan......


aku mendadak meneken ludah ,geli membayangkan kejadian waktu dia menyatakan cinta dulu ....


"iya gapapa aku tunggu kamu disini,aku gak mau kamu yang nunggu aku,biar aku aja yang nungguin kamu"


"terserah kamu deh," aku lalu menutup telfonku,dan kembali menyibukkan diri dengan menghitung pendapatan salon ku.


aku melihat arloji di tanganku sudah jam 18:45, pekerjaan ku pun sudah selesai aku bersiap untuk pergi menemui Angga,tanpa mandi terlebih dahulu aku mengambil parfum jualan yang tersusun rapi di rak kosmetik di salon ku, kusemprotkan di beberapa bagian tubuhku ,"tak perlu mandi pakai minyak wangi saja sudah cukup" pikirku.

__ADS_1


aku berjalan kearah depan cermin mengusap kasar rambut cepakku membuatnya sedikit berantakan,ntah gaya apa tapi aku memang paling suka seperti itu, kuambil jaket kulitku yang ku gantungkan di senderan kursi kasir dan segera kukenakan, tak lupa sebungkus rokok Marlboro yang kuselipkan di kantong celanaku."sudah siap" aku segera melangkah pergi


"mang jangan lupa tutup salonnya ya,aku cabut dulu" aku berbicara dengan Ledy yang sedang sibuk dengan gawai nya. Ledy memang yang kupercaya untuk memegang kunci salon,dan diatas jam tuju jika masih ada customer yang datang untuk sekedar potong rambut.maka uang itu akan masuk ke kantong pribadi mereka,aku sengaja membuat peraturan begitu agar mereka betah bekerja denganku.


Ledy hanya melambaikan tangannya sambil tetap bermain gawai ,sedang Dian dia sudah sibuk dengan tik tok nya.


kupakai helm dan segera ku pacu sepeda motor satria Fu warna merah ku.


perjalanan menuju mall top 100 hanya memakan waktu kurang lebih 15 menit dari salon ku.


dari sebrang jalan kulihat mobil putih Angga sudah terparkir di depan halte aku segera memutar arah dan menemui nya,aku berhenti tepat di samping pintu mobil Angga,masih tetap diatas motorku,aku mengetuk pintu mobilnya,Angga menurunkan pintu mobilnya betapa terkejutnya aku melihat seseorang yang berada di dalam mobil itu,Sheila....


kenapa Angga tak memberitahu aku bahwa dia mengajak Sheila,ku lihat Sheila nampak membuang muka enggan menatapku, seketika aku merasa muak dengan sikap Sheila,seolah dialah wanita paling cantik di dunia,padahal aku sudah lama move on dari perasaan ku padanya semenjak kejadian di rumah sakit dulu.


"ayo..." aku mengajak Angga, tadinya aku mau bilang untuk memarkir motor dulu ke dalam,tapi melihat di dalam mobil ada Sheila aku jadi malas mau semobil dengan Angga.


"iya kalian ikuti gua aja dari belakang" aku berbicara sambil membuka kaca helm ku.


Angga lalu keluar dari dalam mobil,aku terpaksa mematikan motorku,


"gak asik dong kalo kamu nya naik motor,kan kamu janji mau temenin aku,itu didalam ada Sheila juga,kamu masih ingat Sheila kan,bukankah dulu kalian dekat?"


aku bingung menjawab pertanyaan Angga,gak mungkin aku bilang kalo aku malas karena ada mantan pacarku Sheila, apa nanti yang akan di pikirkan Angga tentangku.aku berpikir sejenak lalu keputuskan untuk memarkir motor ku di dalam.


"ya udah tunggu bentar aku parkir motor di dalam dulu"


dihalaman depan mall terdapat angkringan makanan yang buka sampai tengah malam jadi memarkirkan motor disitu masih aman,paling nanti kasih unag lebih aja sama tukang parkir


aku melaju masuk ke halaman mall dan mengambil tempat parkir di sana,lalu berjalan kaki kembali menuju mobil Angga.

__ADS_1


aku membuka pintu mobil belakang dan segera duduk,mengambil headset di saku jaketku,lalu memasangkan nya di telingaku,Angga tampak menunggu aba aba dariku ,dia masih belom menjalankan mobilnya,lalu dia melirik ke kursi belakang dan bertanya


"terus kita kearah mana?"


astaga aku lupa kalo dia tidak tau jalan..


"jalan aja nanti gua kasih tau belok kemananya"


Angga tampak mengerti dengan kata kataku dia kemudian melajukan mobilnya,sementara aku duduk di belakang sambil mendengarkan musik kesukaan ku,sesekali kulirik Sheila yang nampak risih dengan keberadaan ku.


akhirnya aku buka suara


"jadi maksudnya Lo minta gua jadi penunjuk jalan sekaligus obat nyamuk nih ga?" aku melirik kearah angga


Angga tertawa sebelum akhir nya menjawab pertanyaan ku


"kok obat nyamuk sih,Sheila kan teman baikmu dulu,dia bekerja di rumah sakit yang sama denganku,jadi sekalian lah aku ajak, memang nya kalian lagi ada masalah ya ?kok kayak orang yang gak saling kenal gitu?"


mendengar perkataan Angga tak sengaja aku dan Sheila jadi saling memandang,aku mendadak jadi sedikit kikuk.


"itu kan dulu ga...,sekarang Sheila udah sukses mana lah dia mau kenal orang kayak aku gini" aku berbicara sambil melirik ke arah Sheila yang masih terdiam sambil tetap memandang lurus ke depan.aku memang bermaksud untuk menyindirnya


"emang kamu kayak apa?" Angga berusaha menimpali kata kataku


"ya kalian kan udah pada sukses,sedang gua cuma pengangguran,gak level lah sama kalian..." aku sengaja merendahkan diri ku di depan Sheila


"itu kan perasaan mu aja Lin....kalo aku masih sama kok kayak dulu,gak ada yang berubah,termasuk....." Angga tampak berat melanjutkan kata katanya,aku menebak mungkin dia mau bilang kalo dia masih suka padaku,aku menatap kearah Sheila yang melirikku dari kursi depan,aku sunggingkan bibirku,menyombongkan diri,bahwa ternyata akulah wanita yang Angga suka bukan dia, meskipun aku tidak tau pasti karena Angga menghentikan kata katanya.


*dilanjut besok ya ...., komentar nya boleh biar makin semangat nulisnya, terimakasih 😘*

__ADS_1


__ADS_2