Sitomboy Mencari Cinta Sejati

Sitomboy Mencari Cinta Sejati
kupu kupu malam


__ADS_3

setelah malam.itu Angga memperlakukan ku layaknya kekasihnya,dia bahkan tidak perlu kata jadian untuk menjadikanku pacarnya.


sepertinya dia benar-benar menganggap permintaan ku malam itu sebagai sesuatu yang benar adanya.


dia bahkan tidak membahas tentang kata kata lesbi yang disematkan Fiona padaku,dia juga tidak pernah menanyakan dimana kampus ku.


sepertinya cinta telah membutakan mata akal dan pikirannya.dia benar benar inginkan aku menjadi pacarnya.


sementara aku banyak belajar dari setiap kejadianku,lagi lagi aku masuk kedalam masalah hanya karena cinta terlarang ku.


tapi jika hanya karena ini aku bisa semudah itu berpaling dari jiwa tomboyku aku rasa tidak akan banyak lagi tomboy seperti ku di dunia ini.


tentu saja itu tidak membuatku semerta Merta meninggalkan jiwa tomboyku, aku justru mendapat gebetan baru yang aku temui di diskotik pada waktu malam aku mencari siapa laki-laki yang membawa Sheila ke hotel dan menghamilinya.


namanya suci,tidak sesuci namanya dia justru seorang penjaja di tempat remang remang,pemuas nafsu para laki laki hidung belang.tubuhnya lebih pendek dariku,rambutnya sebahu berponi,kulitnya putih terlihat jika dia selalu menjaganya salah satu aset yang berperan penting dalam sumber penghasil uang.


senyumnya ramah mungkin karena dia sudah terbiasa melayani para tamu tamunya.


pada awalnya dia mengira kalau aku adalah laki laki,dia menggodaku tapi begitu tau kalau aku ini seorang butchi dia justru terkekeh tertawa,dari situlah kami berkenalan.


suci sebenarnya tidak ingin menggeluti profesi itu tapi tuntutan hidup,yang memaksnya menjadi seorang kupu kupu malam.


ibunya mengidap penyakit diabetes akut yang mewajibkannya selalu mengkonsumsi obat,adiknya tiga orang masih kecil dan ayahnya ntah pergi kemana meninggalkan mereka begitu saja tanpa meninggalkan cukup uang untuk bertahan hidup.suci yang malang terpaksa bekerja sebagai pemuas nafsu laki laki hidung belang untuk bisa tetap hidup dan menghidupi keluarganya,karena minimnya pendidikan,dia hanya berpendidikan SMP itupun harus keluar saat dia tengah duduk di kelas 3.karena faktor ekonomi.


beberapa kali dia menemaniku minum di diskotik,aku juga sempat bertanya-tanya padanya tentang Dina,karena dia menipu ku dengan memberikan nomor telepon tukang penjual nasi goreng padaku bukan nya memberikan nomor laki laki yang menjadi teman orang yang sudah merusak masa depan Sheila,saat aku mencoba menemuinya lagi di kos kosannya dia sudah tidak lagi tinggal di sana.salah satu penghuni kos bilang dia pindah bersama seorang laki laki.


cara satu satunya untuk mencarinya hanyalah di diskotik ini,aku yakin dia pasti tidak akan bisa jauh dari club malam. dan tempat diskotik di kota ini hanyalah ini.


sudah satu Minggu aku selalu datang ke diskotik ini mencari Dina ,dan sucilah yang menjadi teman ngobrol dan juga minumku,tak jarang aku memberikan uang tips padanya tapi dia selalu menolak.


diam diam aku menyimpan sebuah perasaan simpatik padanya.untuk itu aku bisa mengatakan bahwa sucilah gebetanku selanjutnya.lupakan tentang Fiona,si gadis cantik tetapi berhati buruk.aku bahkan tidak pernah lagi melihatnya di kampus setelah kejadian malam itu di pesta.


sementara itu dilain cerita


Angga mengajak Sheila makan malam, tentunya ini bukan kencan romantis melainkan Angga ingin meminta pendapat Sheila mengenai sebuah cincin yang baru saja di belinya.


"makasih ya udah mau temenin aku makan , Oya kamu mau pesan apa?"


" aku suka nasi ayam ,minumnya jus jeruk"


" pelayan, nasi ayam 1,jus jeruk 1 sama kopi dan makanan ringan aja"


seorang pelayan datang dan mencatat pesanan mereka lalu pergi kebagian dapur dengan membawa catatan pesanan itu.


" kok gak pesan makan?"


" lagi gak laper...Oya jadi gini aku mau minta pendapat mu gimana dengan cincin yang baru saja kubeli ini?"


Sheila nampak sumringah bahagia melihat Angga memperlihatkan cincin padanya

__ADS_1


"cantik banget,ini untuk aku?"


sheila tak mampu menyembunyikan rasa penasaran nya,hingga terceplos kata kata itu


"jadi kamu suka? sengaja selama seminggu ini aku pergi ke beberapa toko mas cuma buat cari ini.syukurlah kalau kamu suka"


wajah Sheila berbinar-binar mendengar kata kata dari Angga ,selama ini Sheila memang memendam perasaan kepada Angga semenjak mereka dipertemukan di satu rumah sakit yang sama tempat mereka bekerja. awalnya dia mengira Angga tidak akan pernah bisa membalas cintanya karena ada aku,karena Angga sangat mencintai ku,tapi sekarang di depan matanya lelaki pujaannya itu membawakan cincin untuk nya,dia merasa sangat bahagia.


disaat itu pelayan datang membawakan pesanan mereka.angga menutup kembali kotak berisi cincinnya dan menyimpannya di saku celananya.


"sudah datang ayo makan dulu..."


Sheila yang sedari tadi menunggu Angga memberikan cincinnya memasang wajah kecewa,diambil ya sendok dan dia pun menyantap nasi ayam yang tersaji di hadapannya.sementara Angga terlihat begitu bahagia sambil menikmati cemilan dan menyeruput kopi yang telah dia pesan tadi


🐞🐞🐞


sementara di kosan aku tengah menikmati tidurku setelah sebelumnya menyeting alarm pukul 23:00 WIB di ponselku.aku sengaja tidur cepat dan bangun jam sebelas malam untuk pergi ke diskotik mencari Dina,aku yakin aku akan menemukan Dina,jika bukan hari ini maka esok pasti aku akan bertemu dengan nya.semua ini kulakukan karena aku tulus ingin membantu Sheila.


setelah semua makanan habis di santap,Angga menawarkan diri mengantarkan Sheila pulang.sheila yang masih menunggu Angga memberikan cincin itu berpikir mungkin Angga akan memberikan nya nanti di depan kosannya.


tetapi yang di tunggu pun tiada datang,setelah sampai di kosan Angga justru berpamitan hendak pulang.


Sheila yang tak bisa lagi menahan hatinya akhirnya bertanya langsung pada Angga


"cincin tadi....?"


" cincin kenapa dengan cincinnya?"


"owh..... hehehe itu bukan untukmu tapi untuk Aline,aku berniat ingin meresmikan hubunganku dengannya,kami sudah seminggu ini pacaran,dan aku belum memberinya hadiah. aku bertanya padamu karena aku yakin kalau kamu suka pasti Aline juga suka kalian kan dulu pernah dekat"


hati Sheila hancur,raut wajahnya berubah jadi kebencian.dia benar benar membenciku.


" aku harap kamu tidak salah memilih pacar?"


sheila membuka pintu mobil kemudian keluar dan menutupnya dengan kasar.


Angga ikut keluar dan mencoba mengejar Sheila yang tengah berjalan menuju kosannya.


" Sheila tunggu..."


Angga menarik paksa tangan Sheila yang tak mengindahkan permintaan nya untuk berhenti,


"maksudmu apa,kenapa kamu bicara seperti itu?"


" kalau kamu mau tau siapa Aline malam ini datang ke Pasifik,kamu akan tau semuanya, lepaskan tanganku."


Sheila melepaskan tangannya dari genggaman Angga dan berlalu meninggalkan Angga ,masuk kedalam kosan kemudian menutup pintunya dengan sedikit membantingnya.itulah luapan perasaan Sheila yang hancur karena dia sudah salah mengira Angga akan memberikan cincin itu untuk nya.sheila pun menghempaskan tubuhnya ke atas kasur dan menangis dibalik bantal.


sementara diluar Angga masih dalam kebingungannya dengan kata kata Sheila,dia masih berdiri terpaku di sana

__ADS_1


"apa maksud Sheila,apa hubungannya club' malam dengan aline.aline adalah cewek tomboy jadi dia pasti sering pergi ke sana, gak ada yang aneh,terus maksud Sheila....aku akan pergi kesana ,pasti ada jawabannya"


Angga lantas berjalan dengan cepat menuju mobilnya,hari ini dia tugas pagi jadi malam ini tidak ada jadwal dia dirumah sakit.waktu menunjukkan pukul 20:58 WIB.dia melajukan mobilnya kearah Pasifik.


sesampainya di sana dia mengambil tempat duduk di dekat meja bartender memesan segelas minuman non alkohol ,matanya mulai mencariku di gemerlap nya lampu diskotik.beberapa wanita penghibur pun mulai datang mendekati nya,berusaha menggodanya namun dia berhasil menolaknya .bagi Angga tempat hiburan seperti diskotik sudah tidak asing, sebelumnya dia juga pernah beberapa kali pergi kesini atas ajakan teman temannya.


setelah dua jam menunggu akhirnya dia melihatku datang,Angga sengaja menutupi mukanya agar aku tidak mengenalinya,aku mengambil tempat duduk menunggu suci datang,tak lama setelah aku datang suci datang menghampiri ku, seperti kemarin kemarin dia datang dan memelukku dari belakang kemudian mencium sebelah pipiku,lalu mengajak ku joget,akupun turun dan berjoget dengannya kadang tangan nakalku menyentuh bokongnya.aku terus berjoget tanpa sadar Angga tengah memperhatikanku dari tempat duduknya.ntah apa yang dipikirkan nya tentang ku waktu itu.


setelah kurasa capek aku mengajak suci untuk memesan minum,tentu saja minuman alkohol yang kupesan begitu juga dengan suci.


" apa kamu lihat dina malam ini?" suci bertanya padaku


" aku tak melihatnya,"


"tentu saja kamu sulit menemukan nya tujuanmu kesini kan bukan cuma untuk mencarinya,tapi juga mencari ku,iya kan..... dasar tomboy nakal"


aku mencubit pipi suci


" kamu yang mengajariku menjadi nakal, sayang!"


ntah kenapa malam ini aku memanggilnya sayang,padahal malam malam sebelumnya aku memanggilnya dengan nama, mungkin karena aku merasa kita sudah semakin dekat beberapa hari ini.angga yang mungkin sudah merasa jijik dengan apa yang dia lihat akhirnya mendatangi ku


"Aline.....!"


aku begitu terkejut melihatnya di tempat itu hampir saja aku menjatuhkan gelas minumanku.


"Angga,kamu disini? "


" aku disini sebelum kamu datang " dia melihat kearah suci,suci yang merasa kehadirannya tidak diinginkan memilih pergi


"sepertinya kalian harus bicara,aku pergi dulu ya masih banyak pekerjaan,bye tomboy...."


suci pergi meninggalkan kami berdua.


"kita harus bicara,"


Angga menarik kasar tanganku dan membawaku keluar dari diskotik.


setelah berada diluar Angga meluapkan semua emosinya setelah mengetahui siapa sebenarnya aku


"apa ini Aline? kamu dan wanita tadi.....selama ini aku memang berpikir bahwa kamu pencinta sesama jenis tapi aku tidak berani untuk mencari tau kenyataan sesungguhnya,karena aku mencintaimu.setelah aku memutuskan untuk mencintai mu aku harus belajar percaya bahwa kamu tidak mungkin seperti yang kupikirkan,aku tau kamu tomboy,kamu hidup bebas disini,tapi aku percaya kamu bisa menjaga dirimu,selama seminggu ini aku kira kita sudah pacaran,ini....."


Angga mengeluarkan kotak berisi cincin yang telah dia beli untuk ku dan meletakkan cincin itu di tanganku


"seminggu ini aku berkeliling dari toko mas satu ke toko mas yang lain ,aku ingin membeli cincin yang cocok untuk kuberikan padamu,tapi apa yang aku lihat hari ini kamu benar benar menghancurkan hatiku"


Angga meninggalkan ku dan kembali masuk kedalam memesan beberapa gelas minuman beralkohol .


aku menggenggam cincin pemberian angga dan memasukkan nya kedalam saku jaket kulit yang selalu menjadi ciri khas ku dalam berpakaian.apa yang harus kulakukan.menyusulnya kedalam,aku tidak punya cukup keberanian untuk berdiri di depannya, setelah dia tau kebenaran tentang diriku.rasanya aku seperti ingin pergi saja ,biarlah setelah ini aku tidak perlu lagi harus mengenalnya.tapi meninggalkan nya dengan kondisi seperti ini bukanlah pilihan yang baik.dia sedang terluka,aku sudah menghancurkan perasaan nya.

__ADS_1


aku terpaksa menyusulnya masuk ke dalam. Angga sudah menghabiskan beberapa gelas alkohol dan sepertinya dia mulai mabuk,mungkin karena dia tidak pernah minum sebelumnya.


vote,like ,komen dan sarannya jangan pelit ya...


__ADS_2