Sitomboy Mencari Cinta Sejati

Sitomboy Mencari Cinta Sejati
Bu ayu hamil


__ADS_3

setalah kejadian yang menghebohkan di jembatan barelang itu akhirnya aku membelikan tiket pulang untuk Rosa dan pacarnya serta memberikan sedikit modal untuk mereka menikah di kampung,aku tentu tak akan melupakan semua kebaikan Rosa dulu kepadaku.dan sebuah rahasia yang baru aku tau, ternyata alasan dulu Rosa sangat bersimpati kepadaku bukan karena dia menyukaiku ataupun cinta kepadaku semua dia lakukan karena ternyata dulu dia juga sama seperti aku,dia tomboy dan juga berpacaran dengan wanita, tetapi dia berubah setelah bertemu dengan bang juntak,lelaki yang telah 5 tahun menjadi pacarnya sekaligus menghamilinya itu.


aku hampir tidak percaya saat Rosa mengatakan semua itu satu jam sebelum dia berangkat terbang ke kampungnya.dia mengatakan semua itu di bandara saat aku mengantarkan mereka berdua pulang.rosa memberikan semangat kepadaku untuk aku bisa segera berubah.dia menyakinkan ku bahwa aku pasti bisa,aku tidak menceritakan semua masalahku kepadanya memilih untuk memendamnya sendiri,merasa Rosa tak perlu tau apa yang tengah aku hadapi saat itu.rosa mengatakan dia tak akan pernah kembali ke Batam ,dia akan hidup di kampungnya dan menjadi seorang petani seperti kedua orangtuanya.


🌹🌹🌹


sebuah kabar gembira datang dari Bu ayu,orang yang begitu sangat baik yang telah membiayai seluruh kuliahku,beliau kini tengah hamil setelah 20 tahun menikah dan belum juga di karuniai seorang anak, akhirnya kini ia tengah mengandung.aku ikut merasakan kebahagiaannya.


Bu ayu mengundangku untuk datang kerumahnya karena beliau membuat syukuran atas kehamilannya itu,aku memilih pergi bersama dua karyawanku Ledy dan Dian.


Bu ayu sepertinya mengundang banyak sekali tamu,terlihat dari begitu ramainya orang yang datang, mereka tampak mengenakan pakaian yang mewah terlihat jelas mereka bukan dari kalangan biasa,mereka pasti orang-orang kaya dengan kehidupan yang glamor.


Ledy mencolekku begitu juga dengan Dian yang tak mau melepaskan tanganku yang dia pegang erat.


"cin ....elo gak salah masuk rumah nih? tamu-tamunya kelihatan rapi-rapi banget sedangkan kita ?" Ledy benar saat itu kami bertiga datang dengan pakaian yang casual,sangat sederhana berbeda dengan mereka.sehingga Sangat mencolok dan menjadi pusat perhatian tamu yang hadir.


mataku mulai mengedar mencari keberadaan Bu ayu , tetapi aku tak kunjung melihat dimana bu ayu,dan saat aku hendak mengirimkan pesan ke ponsel Bu ayu tiba tiba seseorang mencoba berbicara kepadaku


"si tomboy ini disini juga rupanya ,masih ingat dengan saya kan !"


bagaimana saya bisa lupa dengan wajah seorang oknum polisi yang sudah menyalahgunakan kekuasaannya dan dengan tega menjebloskan ku kedalam penjara. ya....dia adalah ayahnya Icha.


darahku langsung mendidih ketika itu,ingin sekali rasanya aku tonjok muka polisi keparat ini,aku mengepalkan tangan kananku tetapi Ledy yang melihat ku sedang dipenuhi oleh amarah segera memegang pundakku. dan mengajakku untuk pergi menjauhi pria itu.


"permisi om kami mau kesana "ucap Ledy yang sudah bisa menebak bahwa pria itu bukan orang biasa.


samar-samar aku mendengar dia berbicara dengan diiringi suara tawanya


"gimana rasanya berhubungan dengan narapidana ".


aku langsung menghentikan langkahku dan langsung berbalik kembali menghampirinya,Ledy tak sanggup untuk menahanku lagi.


"sepertinya anda sengaja melakukan itu kepada saya?"


"kenapa?? kamu tidak terima, lantas apa yang mau kamu lakukan,kamu sendiri yang sudah mencari gara-gara dengan anak saya ". pria itu bicara dengan nada marah membuat beberapa tamu memandang ke arah kami


" Anda yang tidak bisa mengajari anak anda kenapa harus menyalahkan saya,dan iya rasanya berhubungan dengan napi itu sama seperti saat saya berhubungan dengan anak anda ".aku setengah berbisik dan kemudian

__ADS_1


plakk


sebuah tamparan keras mendarat di pipiku,kini semakin banyak tamu undangan yang melihat kearah kami.aku berniat hendak membalas tapi Ledy dengan kuatnya menahanku,sehingga aku tak bisa mendekatinya


" dasar anak kurang ajar beraninya kamu mengatakan itu didepan saya,apa kamu mau saya jebloskan ke dalam penjara lagi"


"silahkan,saya ingin lihat bagaimana anda akan melakukan itu kepada saya,asal anda tau saya bukan lagi sibodoh yang diam saja dan tak melakukan apa-apa saat anda berbuat tidak adil kepada saya.dan perlu anda tau bukan saya yang mencoba mendekati anak anda tapi dia dan Sheila lah yang berusaha untuk menjebak saya." Ledy segera menarik tubuhku menjauh dari ayah icha yang terlihat begitu emosi saat menghadapi ku.


Bu ayu turun dari lantai atas menuju kearah tamu undangan dan melihat keributan yang terjadi


" ada apa ini ? "


ayah Icha langsung menghampiri Bu ayu


" mbak...siapa yang mengundang anak tomboy itu kesini? "


aku terbengong mendengar pria itu memanggil Bu ayu dengan panggilan mbak.ternyata ayah Icha dan suami Bu ayu mereka adalah kakak beradik,kakak tertua dia ayahnya Sheila,baru suami Bu ayu dan sibungsu pria yang sedang bermasalah denganku ini ayahnya Icha.


" dia anak angkatku ,kenapa dengan dia? "


Bu ayu memandangku lalu kemudian memandang ayahnya Icha mencoba mencari tau.


suami Bu ayu kakak dari ayahnya Icha turun dari tangga dan menghampiri istrinya,bingung melihat suasana yang saat itu berubah menegang.


"ada apa ini Hasan? "


ayah Icha diam tak berani bicara, sementara aku memilih mengucapkan selamat kepada Bu ayu dan terus berpamitan pulang karena merasa tidak nyaman berada satu tempat dengan orang yang sudah menuliskan cerita kelam dari masa lalu ku.


Sekarang tinggal menunggu waktu saja aku yakin Bu ayu akan berhenti membiayai kuliahku setelah mendengar cerita buruk tentangku dari si brengsek ayahnya Icha.oh...kenapa masalah selalu datang kepadaku.aku duduk di meja kasir salonku sambil menenggelamkan mukaku diantara kedua tanganku. sementara Ledy dan Dian mereka terus memandangiku tanpa berani bertanya apa pun.


"apakah tuhan marah padaku ,sampai dia selalu memberiku masalah demi masalah ?" aku mengangkat kepalaku dan memandang kearah dua karyawan setia ku itu berharap mereka punya jawaban dari pertanyaanku.


Ledy mendekatiku dan langsung membenamkan kepalaku kedalam pelukannya, sementara dian dia hanya diam memandangi kami.


"sabar ya....tuhan itu sayang sama kamu makanya dia selalu kasih kamu cobaan supaya kamu kuat " suara Ledy terdengar seperti laki laki tulen yang dewasa.aku menarik kepalaku lepas dari pelukannya


"pria tadi dia adalah ayah dari seorang wanita yang pernah dekat denganku,dia itu seorang polisi,dan dengan jabatannya itu dia dengan tega menjebloskan aku ke penjara tanpa aku tau kejahatan apa yang telah kulakukan.anaknya datang sendiri kepadaku dan menginap di kosan ku.lalu saat aku pulang kerja dia langsung membawaku ke kantor polisi dan menjebloskan aku disana.10 hari aku di dalam sana para napi itu memperlakukan aku dengan sangat buruk,aku tak akan pernah bisa melupakan kejadian itu ,rasanya aku ingin membunuh polisi itu,aku sangat membencinya". akhirnya aku menceritakan juga rahasia yang selama ini tak ingin aku bagikan kepada orang lain itu.

__ADS_1


" aku mengerti dan aku juga bisa merasakan apa yang kamu rasakan,akan tetapi tak ada gunanya mencari masalah lagi dengan orang seperti itu ".


" iya kamu benar, dan sekarang tinggal menunggu telfon dari Bu ayu.aku yakin beliau akan berhenti membiayai kuliahku, setelah si brengsek itu menceritakan tentang aku kepadanya."


"kamu kan masih ada salon ini,aku yakin kamu masih bisa kuliah ".Ledy terus saja menguatkan hatiku,dia terus berusaha untuk menyemangatiku. aku sangat bersyukur bertemu dengan dua orang baik seperti mereka.


" mang Ledy kok tumben bicaranya cowok banget"


suara Dian membuat suasana yang tadinya melow mendadak menjadi ceria dengan gelak tawa kami.tapi memang kuakui barusan Ledy memang seperti lelaki dewasa,aku sendiri mulai penasaran tentang kisah hidupnya selama ini?.


Ledy menoyor kepala Dian membuat gadis itu berteriak meminta bantuanku.melihat mereka yang selalu ceria aku jadi punya ide untuk pergi ke pantai hari itu disana kita bisa saling berbagi cerita tentang pengalaman hidup masing-masing.karena selama ini aku selalu merasa hanya dirikulah yang selalu menderita.keinginanku disambut antusias oleh mereka.


"yeeei....pantai ...pantai.....aku bisa buat konten tik tok nanti Disana ". Dian berjoget joget kegirangan membuat aku dan ledy tak sanggup menahan tawa.


"mang nanti beliin aku es krim ya disana ?"


" anak tikus berhentilah memanggilku dengan panggilan mang ".Ledy bersiap mengejar Dian namun Dian sudah bersembunyi di belakangku membuat Ledy menghentikan aksinya.


"kita kepantai naik apa? motor si Dian kan lagu di bengkel ?"


"kita tarik tiga aja pake motorku kamu ".


"hahh...... " suara Ledy dan Dian terdengar kompak


aku mengangkat kedua alisku,meminta persetujuan dari mereka tentang ide gilaku


" bener juga kita kan mau hepi-hepi ,cuss ayok lah berangkat "Ledy menarik tangan Dian


ketika hendak keluar salon tiba-tiba ponselku berdering


Bu ayu calling...


" hallo..... "


"ibu sangat kecewa sama kamu Lin,ibu tidak menyangka kamu ternyata seburuk itu,mulai sekarang ibu akan berhenti membiayai kuliah mu,dan ini terakhir kali ibu bicara dengan kamu "


"iya buk saya paham,saya sadar saya memang tidak pantas menjadi anak angkat ibu, terimakasih selama ini ibu sudah sangat baik kepada saya, terimakasih selama ini sudah Sudi mengangkat saya sebagai anak ".

__ADS_1


aku mematikan ponselku.ledy dan Dian memandang ku, tak ingin merusak mood aku memilih tersenyum dan segera mengajak mereka untuk pergi


__ADS_2