Sitomboy Mencari Cinta Sejati

Sitomboy Mencari Cinta Sejati
pantai oh pantai


__ADS_3

setelah di sepanjang jalan menjadi pusat perhatian para pengendara lainnya karena satu motor tiga penumpang akhirnya sampai juga kami di pantai.


birunya air laut yang terhampar luas membuat mata siapapun yang memandangnya menjadi damai.tak sabar rasanya ingin segera menceburkan diri kedalam birunya laut itu.


"tunggu ....kita buat konten tiktok dulu ya kak" Dian sudah mulai sibuk dengan ponselnya ,aku memberi kode pada Ledy untuk menceburkan Dian ke pantai terlebih dahulu,


"satu,dua ,tiga....." Ledy dengan kuatnya mengangkat tubuh kecil Dian lalu berlari ketengah pantai dan


byurrr


dian pun sudah basah kuyup tercebur di pantai,aku tertawa lepas melihat mereka berdua yang kini sudah basah kuyup terkena air laut,tapi kedua orang itu memandang ku dan sepertinya ingin menjadikan ku mangsanya kali ini,benar saja mereka berlari ke arahku dan berhasil menangkapku.ledy dia membopong tubuhku dan berlari kearah laut lalu melemparkan tubuhku kelaut,


byurr


ternyata bahagia itu begitu sangat sederhana,memilih liburan bersama dengan dua karyawan setiaku berhasil membuatku melupakan sejenak semua masalahku.dengan riang gembira kami menikmati setiap momen di pantai itu.


setelah acara mandi air laut kami melanjutkan dengan membakar ikan yang kebetulan disekitar pantai itu banyak pedagang ikan yang menjajakan dagangannya untuk para pengunjung pantai.


ada yang lain dari sisi Ledy hari ini,dia sama sekali tidak menunjukkan sisi kebencongannya,malah sebaliknya dia berubah menjadi pria yang maskulin,dewasa dan memperlakukan kami berdua layaknya adik wanitanya.dia menjaga kami dan tak membiarkan kami melakukan hal yang berat termasuk membakar ikan.


"ikan sudah siap..... silahkan..." Ledy membawa satu nampan ikan bakar yang berisi tiga ekor ikan yang telah selesai ia bakar.


aku dan Dian yang memang sudah kelaparan langsung menyantap ikan bakar itu.


"mm....enak mang...mamang pinter ya bakar ikan" suara polos Dian mengomentari hasil Bakaran Ledy,dan memang ikan bakar Ledy sangat enak.


"habiskan kalau enak" tidak seperti biasanya Ledy membalas ucapan Dian dengan nada yang datar,biasanya dia akan langsung menoyor kepala Dian ketika Dian memanggil nya dengan sebutan mamang.


"kamu baik-baik aja kan Ledy? ". aku menyentuh dahi Ledy dengan tanganku kemudian kusentuh dahi Dian


"sama ,tapi kok hari ini kamu beda banget ,terlihat laki-laki banget iya kan Dian? "


Dian yang sedang asik menikmati ikan bakarnya tidak mendengar suara ku.membuatku sedikit berteriak kepadanya.


"Dian.... ! ".


" apa kak? kakak gak abis ikannya ,sini buat dian aja ?" berusaha merampas ikanku,tapi dihalangi oleh Ledy.


" kamu mau lagi nih punyaku habisin ". tingkah Ledy yang seperti itu membuat Dian terbengong sesaat kemudian mengambil ikan bakar yang di sodorkan Ledy kepadanya.


" Mamang kenapa ?kok aneh ? "

__ADS_1


"itu tadi yang aku bilang ke kamu Dian... hari ini Ledy aneh iya kan !" aku dan Dian pun saling memandang.


" sudah lama aku tidak berkumpul dengan keluargaku, bersama kalian berdua membuat ku teringat pada adik perempuanku". Ledy mendadak menjadi sangat serius.


" Ledy kamu mau gak ceritain tentang dirimu kepada kami, selama ini kan kamu dan Dian sudah tau tentang diriku ?"


"apa yang mau kalian tahu tentang orang gak guna sepertiku? "


"jangan bicara begitu bang?Abang itu orang yang sangat baik,salah satu alasan Dian betah merantau di Batam ini ". ini pertama kalinya Dian memanggil Ledi dengan panggilan Abang,membuat Ledy merangkulkan tangannya kepundak Dian dan mengacak-acak rambutnya.


"dasar anak bandel ,baru kali ini kamu panggil aku dengan panggilan Abang , sepertinya abangmu ini sudah harus menumbuhkan jenggot dan kumis ya biar Cocok dipanggil Abang"


hahaha....kami pun tertawa bersama.


tapi aku masih penasaran dengan kehidupan yang ledy jalani selama ini.sehingga aku untuk kedua kalinya meminta Ledy untuk bercerita.


"awal mula aku ke Batam ini karena aku gak mau menjadi polisi seperti yang diinginkan ayahku, ayak ingin menjadikan aku seorang polisi sama sepertinya." Ledy berhenti bercerita dan memandang kearahku ,dia tau bahwa aku sangat membenci polisi.


"syukurlah aku menjadi waria bukan polisi ,kalau tidak Aline pasti gak mau kenal denganku iya kan ?" Ledy menyenggol bahuku membuatku tersenyum.


"karena ayah terus memaksa akhirnya aku kabur kesini ,tanpa membawa apa-apa.dua bulan di Batam aku lontang Lantung hidup di jalanan,tak tau harus bekerja apa sedangkan ijazah aku tidak membawanya.akhirnya seorang waria mau menampung ku, 3 tahun tinggal bersama dengan para waria membuatku mengikuti gaya hidup mereka,aku benar-benar melupakan identitas ku yang sebenarnya seorang laki-laki. "


"jadi sampai sekarang ayahmu belum tau kalau kamu ada disini ?"


" jadi sebenarnya kamu tinggal dimana? "


" dekat dari sini,tanjung pinang "


"hah ,sedekat ini dan ayahnya gak bisa nemuin kamu? "


" meskipun ayah menyebarkan anak buahnya untuk mencariku disini dia tak akan berhasil menemukan ku selama aku berpenampilan waria ". hahaha


"jadi itu salah satu alasan mu betah menjadi waria "


" mau gimana lagi,aku udah nyaman dengan dunia waria ".


"eh sebenarnya nama asli Abang siapa sih?" Dian terlihat penasaran,begitupun dengan aku


" izam arya Wiguna ...keren kan ?? " Ledy nampak menyombongkan diri


sebenarnya Ledy jika berpakaian laki-laki seperti ini terlihat sangat keren dan ganteng,terbukti ada beberapa gadis yang sedari tadi melihat kearah Ledy terus.

__ADS_1


aku memberi kode pada Ledy memberi tahu bahwa dirinya sedang diperhatikan oleh rombongan gadis-gadis itu.


"apa mbak liatin ekke....naksir ya sama ekke..." Ledy justru bertingkah konyol menggoda para gadis itu dengan suara banci nya membuat rombongan gadis itu tertawa geli,aku mencubit ledy


"kamu nih ,malu-maluin..."


"membuat orang lain bahagia itu ibadah lho Lin....". hahaha


"betul bang,lagian mereka genit banget dari tadi liatin Abang,gak tau yang dia incar itu banci " hahahaha Dian terbahak-bahak


membuat aku dan Ledy ikut tertawa.tiba-tiba dua orang laki-laki menghampiri kearah kami dan menarik tangan Ledy serta membawanya pergi,aku dan Dian berusaha menghalanginya tapi Ledy justru meminta ku untuk menunggu sebentar.


"udah tunggu aja di sana ini tamuku,biasa.... "


"ooh... aku dan Dian pun mengerti dan membiarkan Ledy mengurusi tamunya ".


disisi lain ternyata dua orang itu adalah anak buah ayahnya Ledy,


"bos muda ternyata anda sembunyi disini,bos besar meminta anda agar segera pulang. "


" bilang sama papa,aku akan segera pulang tapi tidak sekarang,aku masih ada urusan disini. "


"tapi bos....."


"aku janji...tolong tinggalkan aku disini,aku janji dalam seminggu ini aku akan pulang "


"baiklah bos,akan saya sampaikan kepada bos besar "


"ya....pergilah... oh ya kalian ada uang tak ? "


"uang ? ada bos untuk apa ?"


" sini bagi aku Rp 500.000. "


salah seorang pria itu memberikan uang itu kepada Ledy, setelah itu Ledy meminta mereka untuk pergi.


Ledy kembali berjalan kearah kami sambil menunjukkan lima lembar uang ratusan .


"makan makan kita cin.....!"


" wahh abangku cair dapet banyak banget bang?" tanya Dian dengan wajah sumringah

__ADS_1


"iya dong......" jawab Ledy bangga.


hari itu rahasia hidup Ledy yang sesungguhnya belum terbongkar,siapa sebenarnya Ledy,dan kenapa dia berpura-pura menjadi seorang waria, misteri itu belum terungkap dan kami belum mengetahuinya


__ADS_2