
siang itu di bandara hang Nadim,Batam
tampak seorang lelaki bertubuh atletis, berkulit putih,dengan tatanan rambut yang kekinian baru saja keluar dari terminal kedatangan dia mengenakan kaos putih polos,celana jeans dan sepatu sport berwarna putih.tangan kiri lelaki itu memegang jaket dan di bahu nya terdapat sebuah ransel berwarna hitam.lelaki itu nampak celingukan mencari seseorang,dan beberapa kali matanya melihat kearah ponselnya .tak lama kemudian Sheila datang dan berjalan menghampiri lelaki itu.
" sudah lama nunggu ya bang aldi?"
Bang Aldi adalah salah satu dari abangku,dia anak kedua mamaku.mama memiliki tiga orang anak,anak pertama yaitu bang Alfin, kemudian bang aldi baru setelah itu aku si anak bungsu Aline, sekaligus anak cewek satu satunya di dalam keluargaku.
" tidak ,ini juga baru keluar " jawab bang Aldi.
Bang Aldi datang ke Batam atas permintaan mama,karena Sheila menelfon mama dan memberitahukan bahwa di batam aku sedang sakit keras.mama yang sangat khawatir langsung meminta Abang Aldi untuk datang menjemput ku.aku tidak tau darimana Sheila bisa mendapatkan no ponsel mama.mungkin dari salah seorang saudara nya yang tinggal di daerah sekitar tempat tinggal mama.
" kita langsung ke kosan Aline kan? kalian ngekos berdekatan atau gimana? " bang Aldi tampak tidak bersabar ingin segera menemui ku.
" kita ke kosanku dulu ya bang soalnya sebentar lagi aku harus bekerja.besok baru aku antar Abang ke kosan Aline ".
" lho kok nunggu besok,emang kosan Aline jauh dari kosan mu?kalau gak ,kamu kasihkan aja alamat Aline ke Abang,biar Abang kesana naik taksi " bang Aldi terlihat sedikit bingung dengan maksud Sheila.
" jangan lah bang,nanti kalau sesuatu terjadi dengan Abang gimana,mm....maksud aku Abang kan tidak tau kota batam.kalo Abang kenapa-kenapa nanti Aline nyalahin aku bang.aku nanti pulang jam 11 malem, jadi besok pagi kita bisa sama sama ke kosan Aline.oke ! ".Sheila mencoba meyakinkan bang Aldi,padahal sesungguhnya dia punya niat tersembunyi dengan menahan bang Aldi agar mau menginap di kosannya.
bang Aldi yang sama sekali tidak menarub curiga kepadanya pun akhirnya menyetujui permintaan Sheila untuk bermalam di kosannya.
setelah 15 menit perjalanan menggunakan jasa taksi Bandara, akhirnya sampailah merekadi kosan Sheila.
"ini kosan ku bang,Abang tidur disini dulu ,nti biar aku pulang kerja nginap di rumah kawanku.aku sudah minta ijin kok sama pemilik kos,jadi Abang gak usah ngerasa gak enak,anggap aja kosan Abang sendiri."
bang Aldi hanya mengangguk kan kepalanya tanda bahwa ia telah mengerti dengan jelas setiap kata yang di ucapkan oleh Sheila.
" oiya sebelum aku pergi kita Selfi dulu boleh bang,siapa tau temen kerjaku ada yang terpikat sama Abang."Sheila berkata sembari menebar senyuman.
Bang Aldi menuruti permintaan Sheila tanpa menaruh rasa curiga sedikitpun.itu karena yang bang Aldi tau Sheila adalah teman baikku, karena dulu waktu SMA aku sering mengajak Sheila kerumah.
Sheila pergi meninggalkan bang Aldi sendiri di kosannya, tetapi bukan untuk pergi bekerja dirumah sakit melainkan justru menuju ke sebuah kafe
dilain cerita
Angga yang baru saja selesai melakukan sebuah operasi usus buntu salah seorang pasien di rumah sakit,membaca sebuah pesan yang dikirimkan oleh sheila
temui aku di kafe x sekarang bersama dengan aline, penting ! ". disusul sebuah foto Sheila dan bang Aldi.
Angga merasa tak mengenali siapa lelaki itu,tapi kenapa Sheila mengirimkan foto itu kepada nya?tak mungkin jika dia salah kirim?Angga lantas meneruskan pesan itu ke ponselku.
tring......
aku mengeluarkan ponsel dari saku celanaku,
melihat di layar dan membacanya
"dari Angga ! ,ngapain dia mengirimkan ku foto ".
setelah foto itu berhasil terbuka,betapa terkejutnya aku melihat foto bang Aldi bersama sheila.darimana Angga mendapatkan foto itu?apa dari Sheila?kenapa bang Aldi bisa foto bareng Sheila?
Aku memang sengaja memblokir kontak Sheila dari ponselku,setelah kejadian di taman malam itu,tak ingin berhubungan lagi dengannya.itu sebabnya mungkin Sheila mengirimkan foto itu ke ponsel Angga. karena tidak bisa menghubungi ku.
jika Sheila bisa berfoto bersama bang Aldi,itu artinya sekarang bang Aldi ada di Batam.
apalagi yang mau dilakukan Sheila?wanita itu benar-benar mengerikan.
Segera aku menelfon angga .
" dimana Sheila ?apa lagi yang dia mau ? " aku bicara di hp dengan nada penuh kepanikan.
" kamu kenal siapa lelaki yang bersama Sheila itu ?" tanya Angga penasaran.
" dia bang Aldi, abangku ."
"hah....!!! " Angga terkejut
" itu artinya sekarang Sheila sedang bersama abangmu?kenapa dia meminta abangmu untuk datang ke Batam? "
" aku tidak tahu,tapi sepertinya dia punya rencana lain dengan meminta bang Aldi untuk datang kesini,apa Sheila tidak mengatakan sesuatu padamu? ".
" dia meminta ku mengajak kamu dan menemui nya di kafe "
__ADS_1
" kirimkan alamatnya,kita ketemuan di sana.aku ingin tahu apa sebenarnya rencananya. "
aku mematikan ponselku dan mulai berpikir, panik sekaligus cemas langsung menghinggapi perasaan ku.apa Sheila sudah mengatakan kepada bang Aldi tentang kelakuan ku di Batam?apa dia memberi tahu bang Aldi jika penampilan ku disini sangat tomboy, seperti seorang laki laki?dan apa dia juga memberi tahu bang Aldi kalau aku beberapa kali menjalin hubungan dengan sesama jenis?tamat sudah diriku.bang Aldi pasti akan sangat marah,dan mama pasti akan sangat kecewa denganku. apa sekarang yang harus aku lakukan?
Didalam kebingungan tiba tiba aku ingat dengan Ledy,yah .....Ledy pasti bisa membantuku untuk merubah penampilan ku,aku tidak mungkin menemui bang Aldi dengan penampilan laki laki seperti ini.segera aku menuju ke salonku dan menemui Ledy serta memberitahukan semua yang tengah aku alami.
" serahkan semua itu pada kekuatan magic Ledy,gue akan buat elo tampil sangat feminim dan juga cantik cin...."
"ya sudah cepat lakukan ." aku meminta ledy untuk melakukan nya dengan cepat.
Ledy memilih kan dress warna putih model you can see dengan panjang selutut.memasangkan wig dengan model rambut panjang bergelombang warna hitam.
lalu mulai memoles pipiku dengan kuas make up, dilanjutkan dengan menghias mata menggunakan eyeliner lalu memasang kan softlens di mataku.terakhir memoles bibirku dengan lipstik warna peach.
"selesai " Ledy memberikan ku kesempatan untuk memandang diriku di cermin.
dan ketika mataku memandang bayangan dirimu di cermin,rasa tak terima pun mulai aku protes kan. aku merasa bukannya terlihat cantik tapi malah lebih mirip seperti ondel ondel,atau sebenarnya itu hanya perasaanku saja.
" Ledy ....apa yang kamu lakuin sama aku ,aku terlihat seperti ondel ondel " aku merasa aneh dengan pantulan bayangan ku di cermin.selama ini aku terbiasa mengenakan pakaian laki laki ,dan ketika sekarang aku harus kembali mengenakan pakaian wanita rasanya terlihat sangat aneh.
"hei cin.... kamu justru terlihat sangat cantik,lebih cantik dari Dian si ratu tik tok itu". Ledy melirik ke arah Dian,yang sedari tadi ikut memandangiku.melihat Ledy yang meng make over diriku.
" cantik...cantik....kakak terlihat sangat cantik,ayok kita main tik tok sebentar kak ". Ledy langsung menoyor kepala si dian,yang sudah kecanduan aplikasi tik tok,
" isi kepalamu ini cuma tik tok aja,apa gak ada hal lain selain tik tok ?"
" dasar mamang sirikk ". Dian langsung berlari menjauh setelah memanggil Ledy dengan panggilan mamang.
" diaaaaannnn......ekke jewerr nti mulutmu itu."Ledy nampak sangat kesal dengan Dian. mereka berdua memang seperti film cartoon Tom and Gerry
sementara aku terus memperhatikan diriku di cermin,sudahlah demi bang Aldi,aku harus berpenampilan seperti ini.berpura pura menjadi wanita feminim.daripada bang Aldi harus melihat ku dengan pakaian laki laki,bisa habis aku.tapi.....sheila sudah memberitahu bang Aldi belum ya....ah...daripada ber- andai andai lebih baik aku segera pergi dan menemuinya.
tapi kemudian permasalahan baru muncul,mana mungkin aku pergi ke sana menaiki motor satria Fu ku.dengan penampilan seperti ini,bisa bisa dress ku terbuka tertiup angin.terpaksa harus pesan taksi online.
Tak perlu menunggu lama sebuah taksi online yang kupesan tadi sudah tiba di depan salon.
"aku berangkat ". sambil berjalan menenteng tas ransel ku dan memakai selop salon.
ledy dan Dian melihatku kemudian tertawa cekikikan.
"cin ...elo mau pergi dengan tas ransel dan selop salon ??dengan penampilan Lo yang udah se kece ini,bisa jadi bahan lelucon orang elo entar " Ledy merampas tas ranselku dan memberikan tas selempang miliknya ,yang biasa dia pakai ketika akan pergi jalan dengan pacarnya.serta memintaku mengenakan high heels.
"oh tidak tidak, aku tidak mau mengenakan itu bisa jatuh aku nanti."
Ledy mulai berpikir iya juga ,aku kan gak pernah menggunakan high heels,pasti nanti aku akan kesulitan.dia kemudian mengambil sepatu flat milik Dian.dan meminta ku untuk mengenakannya.
"kalo ini bolehlah". aku memasang kannya di kakiku.
Aku berangkat menuju kafe yang diminta angga.aku yakin Angga juga sudah sampai di sana.selama di perjalanan aku memikirkan apa yang akan terjadi selanjutnya.aku menarik nafas ku yang mendadak terasa berat.kemudian menghembuskan nya keluar "hahh......"
"sudah sampai kak, ! " suara driver taksi online itu membuyarkan semua lamunanku.
"oh iya , terimakasih ." aku berjalan sambil memegang tas selempang milik Ledy .tidak terlalu ribet sebab aku memakai sepatu balet bukan high heels yang akan sangat menyulitkan ku untuk berjalan.mataku mulai mengedar mencari-cari dimana Sheila dan Angga duduk.kemudian aku melihat mereka berdua.tetapi aku tidak melihat bang aldi.dimana bang Aldi? percuma aku berdandan seperti ini jika disitu tidak ada bang Aldi .
"sorry aku telat ." aku langsung menarik sebuah kursi dan duduk disebelah angga. mereka berdua melihat ku dengan tatapan yang aneh.karena penampilan feminim ku.
" Aline....ini benar kamu ? " Angga tampak tak percaya dengan penglihatan.
"bukan ! "aku menyerobot minuman dingin di depan Angga,dan langsung meminumnya.
minuman itu membuat lipstik di bibir ku sedikit belepotan.angga lalu mengambil tisu yang tersedia di atas meja dan kemudian mengelap lipstik ku yang belepotan itu.
melihat pemandangan itu Sheila terlihat sangat tidak menyukainya.dengan menunjukkan raut muka kesalnya.
"kamu udah tau kan kalau bang aldi disini ? " tiba tiba Sheila berkata sambil melirikku.
" dimana dia? pasti kamu kan yang meminta dia untuk datang kesini ?'' aku bicara dengan nada tidak suka kepada Sheila.
" iya....dan kamu berpenampilan seperti ini karena takut kalau bang Aldi tau kan kalau disini kamu berpenampilan seperti laki-laki ?,hahaha oh ya tidak cuma itu kamu juga lesbi ! ".
"Sheila.....". Angga membentak Sheila karena terus mengatakan aku lesbi.aku menahan Angga yang mulai tidak bisa mengendalikan dirinya.
"sabar ga..! "
__ADS_1
"apa sebenarnya maumu ?"
" aku suka ternyata kamu tidak bodoh, mmph....aku masih menyimpan foto mesra mu dengan sepupuku Icha. gimana kalau foto itu aku perlihatkan kepada bang Aldi,kira kira apa yang akan terjadi ya?" Sheila tersenyum menang.
" kamu benar-benar cewek saiko,kamu gila Sheila....gak usah basa basi apa sebenarnyamaumu ,cepat katakan !! ".
" oke...aku mau kalian putus,dan Angga menikah dengan ku ." perkataan Sheila membuatku terdiam dan Angga tentu saja dia tidak terima
"aku harus menikah dengan wanita sepertimu,itu gak akan pernah terjadi ,kamu wanita yang licik,hatimu busuk ." Angga terus mencaci maki Sheila
"terserah !!! kalian punya pilihan, sekarang bang Aldi ada bersamaku,aku bisa kapan saja memberi tahu foto itu kepadanya.dan kamu semua rahasiaku akan terbongkar,mamamu pasti akan sangat kecewa jika tau ternyata anaknya pencinta sesama jenis,hahaha" Sheila berdiri dan meninggalkan kami begitu saja, memberikan ku pilihan yang harus dipilih oleh Angga. sekarang semuanya tergantung kepada Angga
" Lin ...kamu gak akan meminta aku untuk menikahi nya kan ? " Angga memegang kedua tanganku dan memohon agar aku tidak meminta nya untuk menikahi Sheila.
aku terdiam membisu tak mengatakan apa apa.sheila benar-benar memberi ku pilihan yang tak bisa aku pilih.aku tak mungkin memaksa Angga meskipun aku yakin Angga tak akan menolak jika aku memintanya,tapi ini menyangkut soal masa depan Angga,aku tidak bisa merusak masa depannya hanya untuk menyelamatkan rahasiaku.
melihat ku terdiam dalam kebingungan akhirnya Angga mengerti
" sudahlah kamu jangan bersedih seperti itu,aku akan menerima kesepakatan ini,aku akan menikahi Sheila jadi semua rahasiamu tak akan terbongkar,abangmu tak akan tau seperti apa kamu disini " Angga melepaskan genggaman tangannya dan berbicara tanpa melihat ke arah ku.
" kamu sadar gak dengan apa yang kamu ucapkan barusan ? " aku tak percaya Angga akan dengan mudah mengatakan semua itu
" semua ini aku lakukan demi kamu Lin,orang yang paling aku sayang." Angga mengusap lembut kepalaku sembari tersenyum penuh luka.
"Angga..... ". aku memeluk tubuhnya dengan cepat.
angga dia selalu berusaha mendapatkan cintaku,dia melakukan banyak hal agar aku bisa melihat cintanya tapi aku tidak pernah menghargai nya sama sekali.dia bahkan tidak meninggalkan ku meskipun tau jika aku lesbi,dan sekarang dia mau mengorbankan hidupnya demi untuk menyelamatkan rahasiaku.
tak terasa butiran butiran hangat mulai membasahi kemeja biru angga.dan ketika Angga mulai merasakan basah di dadanya dia menyadari jika saat itu aku sedang menangis ,Angga tersenyum meski dengan hati yang terluka dia tau bahwa saat itu aku mulai memiliki sebuah perasaan kepadanya,hal yang dia tunggu tunggu setelah sekian lama berusaha.
" hei gadis tomboy,sini lihat aku,pandang wajahku " Angga memegang bahuku dan mensejajarkan posisi wajahnya denganku
"kamu menangis?,apa itu artinya kamu sudah mulai bisa menerimaku. kamu bisa mencintai aku....laki laki,oh Alineku sayang ". aku tersenyum sebelum akhirnya Angga kembali menarik ku kedalam pelukannya.
" sudah ...sudah.... berhentilah menangis,ayo kita temui Sheila dan mengatakan ini semua kepadanya. setelah itu kita minta seluruh foto ataupun bukti yang dia punya tentangmu ,jangan menangis lagi ,banyak mata yang melihat kearah kita,mereka pasti mengira bahwa aku telah berbuat yang tidak-tidak pada mu ". aku melepaskan tubuhku dari pelukan Angga dan mengelap kasar pipiku kemudian memukul-mukul dadanya
"kamu masih bisa bercanda padahal kamu akan kehilangan masa depan mu sebentar lagi ".
"aku akan menikahi wanita cantik setelah ini,bukankan aku sebenarnya sangat beruntung.aku tidak perlu susah-susah mencari seorang istri ,aku sudah mendapatkan nya,aku menikah lalu punya anak banyak,aku pasti akan bahagia "
aku menarik sudut bibirku dan tersenyum kepadanya.aku tau angga mengatakan semua itu hanya untuk membuatku tidak merasa bersalah.
Angga membawaku menuju ke kosan Sheila ,dan tentu saja Sheila tidak berada di sana melainkan hanya kak Aldi.sheila lupa bahwa Angga pernah mengantar nya pulang jadi dia tau alamat kosannya.
"bang Aldi...." aku turun dari mobil dan berlari kecil menghampiri bang Aldi yang tengah duduk sambil memainkan ponselnya di depan kosan Melihat ku datang bang Aldi segera berdiri dan menyambutku.
"Aline..... boneka kesayangan Abang " tangan bang Aldi terbuka bersiap untuk memelukku.kedua abangku memang selalu memanggil ku boneka kesayangan.
" kamu cantik sekali,Abang hampir saja tidak mengenalimu. " bang Aldi memperlakukan ku layaknya seorang anak kecil, membuat ku merasa malu di depan Angga. menyadari ada orang lain yang berdiri di sana bang Aldi kemudian mengira bahwa Angga adalah pacarku
" boneka kesayangan Abang ternyata sudah punya pacar,kenapa tidak mengenalkan nya pada Abang ! " aku langsung melihat kearah angga,yang tengah bersiap menjabat tangan bang Aldi
" saya Angga,bang " Angga memperkenalkan dirinya dengan sangat sopan.
"kamu pandai memilih pacar ya....Abang langsung suka sama dia ,Abang yakin dia orang yang baik " bang Aldi berbisik di telinga ku.
Bang Aldi adalah tipe orang yang protektif tetapi begitu melihat Angga dia justru langsung percaya padanya,sungguh aneh.
"katakan kenapa Abang kesini ? " aku tak sabar ingin mengetahui maksud dan tujuan bang Aldi datang ke Batam.
" temanmu Sheila dia menelfon mama mengatakan bahwa kamu sedang sakit ,jadi mama meminta Abang untuk melihat kondisimu disini dan mengajakmu pulang,kamu kenapa tidak pernah memberi kabar kepada kami ? apa kamu sudah melupakan kami ? "
"Abang jangan bicara seperti itu,mana mungkin Aku melupakan kalian,mama,bang Alfin,bang Aldi aku sangat menyayangi kalian semua.sebenarnya aku hanya ingin fokus meniti karir di sini bang agar bisa membanggakan mama " aku melirik kearah Angga ,merasa bahwa Angga tau aku sedang berbohong.angga mengangguk membiarkanku meneruskan kebohongan ku.
"tapi Abang lihat kamu baik-baik saja ,apa kamu sudah sembuh ?" bang Aldi mulai menyadari ada sesuatu yang janggal
"iya bang, Aline sudah sembuh aku yang merawat nya kemarin " Angga buru buru menjelaskan takut bang Aldi semakin curiga.
setelah berbincang cukup lama aku dan Angga pun berpamitan untuk pulang.tapi tiba tiba bang Aldi meminta untuk ikut denganku.
"Lin...Abang ikut kekosanmu aja ya.abang gak enak tinggal disini takut ngerepotin Sheila ".
"hah..apa..mmh...." aku menjadi sangat gugup mendengar permintaan bang aldi.tak mungkin membawa bang Aldi tinggal di kosanku,Abang bisa tau kalo aku ini sangat tomboy,tidak ada satupun perlengkapan wanita dikosanku.melihatku gugup Angga segera menawarkan diri.
__ADS_1
"Abang tinggal di rumahku aja, kebetulan kosan Aline itu khusus untuk wanita.jadi laki laki tidak boleh menginap di sana"
"oo...begitu " bang Aldi tampak mengangguk angguk mengerti.akhirnya Angga mengajak bang Aldi untuk tinggal dirumahnya.