Sitomboy Mencari Cinta Sejati

Sitomboy Mencari Cinta Sejati
bertemu icha dan kebohongan sheila


__ADS_3

dalam keadaan mabuk Angga masih terus saja memesan gelas minuman.aku berusaha melarangnya namun Angga tetap bersikeras


"kamu sudah mabuk ga....sudah cukup jangan minum lagi"


"biarin aku minum Lin,pergi kamu,temui wanita pacarmu tadi,hatiku sakit Lin...."


"kita bahas itu nanti ga... sekarang lebih baik kamu pulang....ayo...."


dengan susah payah karena tubuh Angga yang berat ,aku berusah memopong tubuhnya tapi aku kesulitan. terlalu berat.


suci mendatangiku lagi setelah melihatku dari kejauhan.


"temenku mabuk?"


"iya nih,kamu bisa tolongin aku gak bawa dia keluar?"


"terusss dia mau kamu bawa kemana?"


iya juga aku tidak berpikir kemana akan membawanya,dia pasti membawa mobil


"tolong jagain dia sebentar ,aku mau ngecek dimana dia parkir mobilnya"


aku lantas berlari keluar dan mulai mencari mobil Angga,


"itu dia "


aku berjalan kembali masuk kedalam untuk menemui Angga,tak sengaja mataku melihat sesosok perempuan yang sangat aku kenal, sekaligus sangat aku benci.dia adalah Icha wanita yang gara gara dia aku masuk penjara.dan mengalami hal buruk di sana.


aku segera pergi untuk menemui Icha sebelum aku kehilangan dia.


"hei kamu" aku menarik bahu Icha dari belakang dengan kasar,dan laki laki yang bersamanya tampak tidak terima dengan perlakuan ku.


"kamu siapa,berani beraninya kasar sama pacar saya"


"diam kamu ,aku tidak ada masalah sama kamu,tapi dengan dia" aku menunjuk Icha dengan tanganku.


"kak Al......sudah sudah aku kenal dia gapapa"


"baguslah kamu tidak lupa ingatan,tentu kamu tidak lupa juga dengan perlakuan ayahmu padaku"


"terlalu berisik disini kak,kita bicara diluar saja"


Icha mengajakku untuk keluar ,aku mengikutinya dari belakang.


begitu diluar aku langsung meminta Icha menjelaskan semuanya,kenapa dia membiarkan ayahnya melakukan hal buruk itu padaku.


"sekarang jelaskan kenapa kamu biarkan ayahmu memenjarakan ku,kamu tau aku tidak bersalah kan?"


"kenapa kakak gak coba tanyakan itu semua sama kak Sheila?"


"Sheila ???"


"iya kakak sudah tau kan kak Sheila ada di Batam,kakak tanya saja semua sama dia?"


"kamu !!! jangan bermain-main lagi denganku?"


Icha menyentuh pipiku berusaha menggodaku,tapi aku menampik nya

__ADS_1


" kakak pikir perkenalan kita itu terjadi tanpa di sengaja,aku dan kak Sheila itu bersaudara,dia anak dari kakak ayahku, sekarang kakak mengerti kan?"


"apa??"


"iya kak,kakak tanya aja sama kak Sheila...yaudah aku mau have fun didalam,kakak mau ikut?"


Icha kembali menggodaku,kemudian berlalu pergi masuk meninggalkan ku sendiri dengan sejuta pertanyaan di kepalaku.


"ada apa ini?Sheila dan Icha bersaudara? aku harus minta penjelasan sama Sheila".


aku segera berbalik menyusul Icha masuk kedalam ,tapi aku tidak menemukan dia dimana,


"kemana dia pergi,sialan..."


aku menggerutu kesal,dan ingat harus mengurus Angga


"Angga....ahh... dimana dia....suci juga tidak terlihat,kemana dia bawa Angga pergi ..."


mataku berusaha mencari suci dan angga tapi aku tidak bisa menemukan mereka berdua,aku ingat mobil Angga,kalau dia pergi pasti mobilnya sudah tidak ada.segera aku berlari keluar dan melihat mobil Angga masih terparkir di sana...


"Angga pergi kemana?"


aku mengusap acak rambutku yang memang sengaja kubiarkan berantakan.pikiranku mulai kusut.disisi lain aku ingin segera menemui Sheila dan memintanya menjelaskan sederet kejadian yang aku alami bersama Icha,yang ternyata adalah saudara nya.


disisi lain aku harus mencari keberadaan Angga,karena saat ini emosinya sedang tidak stabil terlebih lagi Sekarang dia dalam kondisi mabuk.


"Angga kamu dimana..."


aku kembali lagi masuk kedalam dan mengambil tempat duduk lalu memesan segelas minuman,aku baru ingat bartender ini mungkin tau dimana Angga dan suci pergi.


aku sudah mencoba menelfon suci tapi ponselku tidak aktif.


"bang,kamu lihat laki laki yang mabuk disini tadi? dia pergi kemana?"


"wanita itu tadi membawanya,bersama temannya tapi aku tidak memperhatikan kemana mereka pergi"


suci....apakah dia akan mengkhianati ku,dan memanfaatkan Angga.


sedang berpikir tiba tiba ponselku berdering sebuah pesan masuk dari suci.


sorry,tadi aku ada tamu,kawanmu ada di lantai atas di kamar 15,aku meninggalkannya di sana karena tamu ku gak bisa menunggu.5 menit lagi aku turun.tunggu


syukurlah,suci tidak mengkhianati ku,dan aku tidak kehilangan Angga. setelah menunggu akhirnya suci datang.


"sorry ya...." suci merebut gels minum yang kupegang, nafasnya tampak tidak teratur, sepertinya dia sangat kelelahan


"kenapa kamu?" aku bertanya sambil tertawa meledek suci


"ahh....sialan kamu," suci mendorong bahuku


"tamu sialan ini membuatku bekerja lebih keras,sulit sekali memuaskan nya,tapi duitnya lumayan tebal,lihat"


suci memperlihatkan beberapa lembar uang ratusan kepadaku,


aku merasa kasihan dengannya,aku yakin di balik senyum bahagia nya ini dia pasti menderita,harus melayani banyak pria dalam satu malam.


"apa kamu tidak mau mencari pekerjaan lain ci....maksudku yang lebih baik dari ini"

__ADS_1


"orang tanpa pendidikan sepertiku ,siapa yang mau menerima ku,bekerja serabutan apa cukup untuk menghidupi ibu dan adik ku."


suci terdiam,aku melihat ada kesedihan di dalam pancaran matanya.aku merasa bersalah karena menanyakan ini padanya.


"sudahlah ayo antarkan aku menemui Angga,"


aku mencoba mengalihkan suasana.


suci tampak mengangguk.lalu kemudian tersenyum sumringah, mencoba memberitahu ku bahwa dia bahagia


setelah menaiki tangga dan berjalan beberapa langkah,kami telah sampai di depan kamar dimana suci meninggalkan Angga.


dilantai atas diskotik ini memang terdapat beberapa kamar yang sengaja di sewakan untuk para pengunjung yang ingin menyewa wanita wanita penghibur.


suci membuka pintu kamar ,terlihat Angga tengah tidur di atas kasur ,ruangan ini cukup nyaman untuk istirahat,ada ranjang disebelahnya ada meja diatasnya ada telfon,yang bisa di gunakan untuk memesan sesuatu dan kursi serta kamar mandi dan televisi sebagai media hiburan.


"jadi dengan siapa kamu bawa Angga kesini tadi" aku memandang suci dengan tubuh kecilnya tak mungkin dia kuat menopang berat badan angga.aku menjadi penasaran


"menurut mu.....!!! tentu saja dengan tamuku tadi,aku bilang aja dia tetanggaku baru diputusin pacarnya" suci lantas tertawa kekeh


"dasar....,"


"tapi tomboy,....laki laki ini sepertinya suka sama kamu,dia pacarmu ??"


aku memilih tersenyum tak menjawab pertanyaan suci.


"jadi apa rencanamu,mau nginap disini atau membawanya pulang? "


"aku rasa aku akan menginap saja disini,besok pagi aku baru pulang"


"yaudah biar aku bilang sama staf dibawah kalian nginap,tenang aja gak perlu kasih data dia kawan baikku. besok pagi cek out baru kamu urus administrasi nya oke....have fun ya aku pergi dulu mau kerja"


suci berlalu pergi sambil tertawa meledekku,aku bisa tau kemana arah pikiran membawanya.dasar otak mesum.


setelah suci keluar aku menutup pintu dan melepaskan jaket kulit ku lalu mengambil selimut dan membentangkannya di lantai lalu mengambil bantal dan bersiap tidur.


kulihat jam di tanganku sudah pukul 01:47 .


mataku mulai mengantuk akhirnya aku tertidur pulas.


hingga pagi menjelang aku baru sadar seseorang memelukku dari belakang,aku terkejut setengah mati ketika melihat kebelakang dan tubuh Angga sudah berada di belakang ku,dia memelukku erat sekali sehingga aku kesulitan untuk melepas kan diri.


"Angga lepaskan tanganmu !! "aku berusaha meronta melepaskan tangannya tapi sia dia


Angga terlalu kuat


"diam Lin....biarkan aku memelukmu hanya untuk beberapa saat,"


setelah aku sedikit tenang,Angga kembali berkata


"Lin... kamu tau kan aku mencintaimu semenjak kita masih sama sama duduk di bangku SMA dulu,cinta itu masih tetap sama lin....aku masih tetap mencintai mu,aku benar-benar bodoh dengan cinta ini Lin,aku tidak bisa melihat wanita lain selain dirimu. tapi kenyataannya orang yang aku cintai dia tidak bisa mencintai laki laki...."


Angga menangis dibalik punggung ku,aku merasakan kesedihan di setiap kata kata nya


"katakan Lin,apa kamu bisa ajari aku bagaimana caranya untuk berhenti mencintai mu? sakit sekali rasanya Lin.....aku selalu membayangkan kita bisa hidup bahagia setelah menikah,kita akan punya anak ,tiga orang anak,aku ingin tiga orang anak,satu perempuan dua laki laki, yang perempuan aku ingin dia secantik kamu,tapi......kenapa kamu harus mencintai sesama mu,kenapa aku tidak ada di hatimu? Lin...hatiku sakit banget,apa kamu bisa merasakan nya ?"


Angga tersedu sedu dalam tangisannya,perlahan tangannya dia lepaskan lalu dia duduk ,aku mengikutinya bangun dan duduk di sampingnya.

__ADS_1


"aku tidak ingin hati seperti ini ga.....aku tidak ingin terlahir dengan kekurangan ini,bukan aku tidak mau mencoba,pernah....aku pernah mencobanya beberapa kali tapi aku gak bisa,semua mengalir begitu saja, perasaan ini bukan aku yang menuntun nya,dia yang memilih jalannya sendiri,aku juga ingin seperti wanita lainnya hanya mencintai lawan jenis tapi apa dayaku,aku tidak bisa mengendalikan hatiku ga.....kamu pikir aku bahagia dengan semua ini"


Angga terdiam mendengar kan setiap kata dari perkataan ku. pagi ini rasanya hati kita sama sama hancur. Angga dengan hancurnya perasaan cintanya dan aku dengan takdirku jalan hidup ku. kami sama sama terdiam dalam kebisuan


__ADS_2