Sitomboy Mencari Cinta Sejati

Sitomboy Mencari Cinta Sejati
kecewa cetrin akhirnya pergi keluar negeri


__ADS_3

akhirnya cetrin mengetahui juga tentang perasaan Kelvin terhadap Celine.


dia memutuskan menerima tawaran gurunya untuk mengambil program beasiswa gratis di luar negeri.alasan lainnya dia memilih pergi adalah karena dia ingin melupakan Kelvin.


" kakak serius mau ambil beasiswa itu". tanya Celine sambil memperhatikan kakaknya yang sedang berkemas


" iya, sayang kan kalau tidak diambil" ucap cetrin


" tapi papa masih sanggup membiayai kuliah kita disini kak,kita bisa kuliah sama-sama disini ".


" aku bosan belajar bareng kamu terus, lagian disana aku akan bertemu pria bule,siapa tau aku bisa dapat jodoh disana"


" kakak mengambil keputusan ini karena Kelvin kan?" tanya Celine sembari memegang tangan kakaknya agar dia berhenti berkemas-kemas.


" sudahlah Lin,bukan salah Kelvin jika ternyata dia lebih memilihmu daripada aku yang cantik ini" cetrin berusaha menegarkan hatinya dengan memuji dirinya sendiri


Celine merasa semakin bersalah ,dia merasa semua ini adalah salahnya, seandainya Kelvin tidak mencintainya,cetrin pasti tidak akan memilih kuliah di luar negeri meninggalkan dirinya dan juga orang tuanya.


" maafkan aku kak...." Celine menundukkan kepalanya


" hei, sudahlah.....lagian Kelvin yang bodoh itu dia juga sama sepertiku,dia tidak bisa memilikimu karena kamu kan sudah memilih pak guru ganteng kita,iya kan"


tapi Celine tetap merasa semua ini adalah salahnya.dia memutuskan untuk menemui Kelvin di taman dekat dengan perumahannya.


" tolonglah ,aku mohon kabulkan permintaanku ini " . cetrin menyatukan kedua tangannya memohon kepada Kelvin


" aku tidak bisa Lin....maafkan aku." tolak Kelvin


" kamu kenapa sih,gitu aja kamu gak mau " Celine mulai marah dengan sikap Kelvin


"kamu tidak bisa mempermainkan perasaan orang Lin,apa kamu tidak memikirkan bagaimana perasaan cetrin jika tau kamu memintaku menjadi pacarnya hanya agar dia tidak pergi.dia pasti akan semakin terluka.cinta itu bukan permainan Lin."


" cinta....apa itu cinta? jika melakukan pengorbanan seperti ini saja kamu tidak bisa" Celine semakin emosi

__ADS_1


" kamu egois Lin,kamu tidak bisa menghargai cintaku,juga perasaan cetrin.kamu boleh meminta nyawaku,dengan senang hati akan aku berikan.tapi jangan kamu minta aku untuk pura-pura mencintai cetrin.aku juga cetrin tau bahwa mencintai itu tidak harus memiliki.jadi kamu tak perlu memintaku melakukan itu semua." Kelvin bicara panjang sekali membuat Celine terdiam dan menyadari keegoisannya.


" sama seperti cetrin aku juga tidak akan memaksa kamu untuk membalas perasaanku.aku tau kalau kamu sudah menerima guru itu menjadi pacarmu "


Kelvin berlalu pergi meninggalkan Celine sendiri di taman.celine sudah melukai perasaannya.dia sudah egois dengan meminta Kelvin untuk berpura-pura mencintai kakaknya.kelvin juga sudah tau kalau dia dan pak Heru sudah resmi pacaran.


sepertinya dia memang harus menghargai keputusan kakaknya untuk mengambil pendidikan di luar negeri.


pagi ini papa sengaja minta ijin untuk tidak pergi ke kantor.mereka akan mengantarkan cetrin kebandara.


" jaga diri baik-baik ya sayang disana! "tangis mama pecah saat melepaskan kepergian cetrin di bandara.sementara papa terlihat lebih tegar dan memberikan semangat kepada cetrin.


" kamu juga harus kuliah,jangan sibuk pacaran terus" ucap cetrin sembari memeluk tubuh Celine.


Celine hanya tersenyum menanggapi kata-kata kakaknya itu.cetrin melambaikan tangannya dan mulai melangkah masuk kedalam bandara.


" kak jangan lupa untuk sering-sering telfon kami disini" teriak Celine


cetrin menganggukkan kepalanya dan tersenyum.


" kamu sudah putuskan untuk daftar kuliah belum?" tanya mama memulai mengajaknya bicara


" belum ma..." jawabnya tak bersemangat


" kenapa ? " tanya mama lagi penasaran


" Celine masih belum tau mau ambil jurusan apa ? sepertinya Celine tidak punya cita-cita "


" kenapa kamu gak ambil bisnis manajemen seperti cetrin,nanti kalian berdua bisa mendirikan perusahaan bersama-sama, kalian pasti akan menjadi partner bisnis yang hebat." papa ikut bicara mencoba memberikan Celine saran


" mama papa kan tau kalau celine tidak suka pekerjaan yang berbau formal seperti itu.mendirikan perusahaan lalu berpakaian rapi,rapat sana sini Celine malas dengan semua itu"


" ya sudah kamu jualan es aja di pinggir jalan" ucap papanya asal sambil tertawa

__ADS_1


" papa.....sama anak sendiri kok gitu " protes mama


" nah iya betul....papa benar. Celine jualan aja.sepertinya Celine tertantang dengan bidang itu." ucap Celine bersemangat dan memeluk tubuh papanya berterima kasih.


suara tawa papanya terdengar semakin keras.


" Celine.....masa iya anak cantik mama mau jualan es dipinggir jalan" mama terlihat tidak menyukai keputusan Celine


" gapapa ma.....pokoknya Celine mau belajar marketing biar bisa jualan" ucap Celine bersikokoh


" ini semua gara-gara papa" mama ngambek dan pergi masuk ke dalam kamar.


sementara papa terlihat tidak bisa mengendalikan dirinya untuk berhenti tertawa.


" papa setuju kan dengan keputusan Celine?" tanya Celine menatap papanya


" ya ,ya,ya.....yang penting Celine senang. " ucap papa di sela-sela tawanya.dia lantas ikut menyusul mama masuk kedalam kamar.


Celine terlihat bersemangat sekali.dia mulai menyiapkan berkas-berkas yang diperlukan untuk mendaftar kuliah.besok pagi dia akan mulai mendaftarkan dirinya.dan dia sudah memilih kampus Kelvin sebagai pilihannya,selain karena itu kampus terbaik, lokasinya juga tidak jauh dari perumahannya.


jadi ,dia bisa pergi kuliah dengan menggunakan sepedanya.


keesokan paginya


" ma....Celine berangkat ya ,do'ain supaya Celine diterima di kampus itu" pamitnya kepada mama


mama sendiri sebenarnya masih kesal dengan keputusan Celine yang menuruti saran papanya untuk berjualan.dia tau suaminya tidak benar-benar mengucapkan itu,tapi dia paham karakter anaknya ini.dia pasti serius dengan perkataannya.mama tidak akan rela jika Celine harus berjualan dipinggir jalan.


mama melambaikan tangannya membalas lambaian tangan Celine.dia mengayuh sepedanya dengan penuh semangat.


mama masih berdiri terpaku di depan pintu kembali memikirkan kata-kata anaknya yang ingin berjualan dipinggir jalan.sebenarnya yang ada didalam pikiran Celine saat itu adalah bahwa dia akan mengambil jurusan baking and pastry serta belajar ilmu marketing.dia mau belajar untuk membuat kue dan membuka toko kuenya sendiri.dia ingin mencoba tantangan baru dalam hidupnya, yaitu dengan belajar tentang ilmu perkuehan lagipula dia sangat suka dengan kue.


Celine terlihat mengisi formulir pendaftaran dan mengikuti tes seleksi penerimaan calon mahasiswa baru.dia harus kembali lagi besok untuk melihat hasilnya.

__ADS_1


" kamu daftar kuliah disini ?" tegur Kelvin yang terlihat senang melihat Celine ada di kampusnya.


" iya " jawab Celine yang bersikap biasa saja seolah tidak terjadi apa-apa diantara mereka.celine ingin kembali bisa berteman dengan Kelvin, melupakan semua perasaan yang mereka berdua rasakan.


__ADS_2