
kupacu sepeda motor ku dengan kencang ,hingga angin menerbangkan setiap butiran-butiran air mata ku.aku merasa sangat sesak di dalam dadaku,ada luka lama yang tergores disana, rasanya sungguh perih.
sementara dilain cerita Angga yang tadi berusaha untuk mengejar ku terpaksa harus kehilangan jejak ku karena terjebak di lampu merah.dia berusah menelfonku tapi aku tidak menjawab dering ponselku.aku benar benar ingin sendiri malam ini.
dan Sheila setelah kami berdua meninggalkan nya sendiri di taman ,dia masih tetap berada disana untuk sesaat merenungi semua perbuatannya.dan kemudian kembali ke kosannya.entah menyesal atau tidak dengan perbuatannya hanya dia sendiri lah yang tau.
aku berhenti di sebuah deretan ruko yang di biarkan kosong oleh sang pemilik yang mungkin hanya berniat membeli bangunan tersebut untuk berinvestasi tanpa berniat untuk memanfaatkan nya. di Batam pemandangan seperti ini sangat banyak kita jumpai.deretan ruko ruko kosong yang beralih fungsi jika malam hari, berubah menjadi tempat bercumbu para muda mudi untuk memadu kasih,bahkan tak jarang mereka juga berbuat mesum disitu. dan hanya lelaki yang tak bermodal saja yang bisa mengajak pasangannya mesum di tempat seperti itu,padahal penginapan/ hotel dengan harga murah sangat berjamur di Batam.
kumatikan mesin motorku dan menyandarkan kepala ku di setang motor.suasana yang gelap dan sepi tak akan membuat siapapun memperhatikan ku. kuluapkan semua perasaan sedih di dalam hatiku ,menangis di dalam keheningan malam,beratapkan langit bertemankan suara binatang binatang malam.untuk beberapa saat aku menikmati kesendirian ku ini hingga tiba tiba aku merasakan seseorang menepuk pundakku
"cin.....elo ngapain disini? hei elo nangis, sumpah ini beneran elo ? " suara yang jelas tak asing lagi di telingaku ,dia adalah Ledy karyawan yang kupercaya untuk mengurus bisnis salonku.
aku mengelap kasar air mataku dengan telapak tangan.
"ahh...sempit sekali Batam ini meskipun aku bersembunyi di sudut sini masih saja ada yang tau " aku berbicara dengan nada sendu
"elo kenapa cin ?? ada masalah apa ??"
aku menatap Ledy sesaat melihatnya sudah mengenakan pakaian seksinya ,aku paham betul apa yang sedang dia kerjakan disitu aroma parfum Ledy yang sangat menusuk hidung sangat mengganggu indera penciuman ku.aku lantas balik bertanya kepada nya
" sudah mulai mangkal ? emang jam berapa sekarang ? " aku mengambil ponselku dan melihat jam sudah pukul 22:03 .
sudah malam rupanya pantas Ledy sudah mulai mangkal.
Ledy dia sama denganku memiliki kelainan yang menyimpang,lebih tertarik berhubungan dengan sesama jenis . dan pekerjaan yang saat ini tengah ia lakukan bukan lah untuk mendapatkan pundi pundi uang, melainkan hanya untuk menyalurkan hasrat seksual nya yang menyimpang.tak jarang bahkan kadang ia justru tak menerima bayaran sama sekali.tapi melakukan semua itu merupakan sebuah kepuasan tersendiri bagi orang-orang seperti Ledy.
"elo kenapa cin ,kalau ada masalah mending Lo pulang kerumah deh daripada disini ntar di godain sama teman-teman ku lho....." Ledy mencoba menggodaku.
aku cuma tersenyum kecil membalas perkataan nya. tiba tiba aku jadi punya ide untuk mengajaknya pergi ke diskotik
"udah ada tamu belum? cabut yuk ke sana* ,lagi pengen minum nih ! "
" malam ini sepi cin, entahlah pada kemana terbangnya burung-burung malam ini padahal disini ekke menunggunya hinggap untuk bermain-main.."
aku tertawa ringan mendengar perkataan ledy.kadang aku berpikir sebenarnya siapa yang tidak normal disini,siapa yang sebenarnya memiliki kelainan ,kami para tomboy Dan bencong seperti Ledy atau mereka yang dekat dengan kami dan mau dengan kami walaupun mereka sadar dan tau kami sejenis dengan mereka.ahh.... entahlah,
tapi dunia tetap memandang aneh kepada kaum seperti kami ,merasa Kamilah yang sepenuhnya salah , menjauhi kami dan memperlakukan kami layak nya sebuah virus yang harus di jauhi yang jika tetap dia dekati maka akan menginveksi mereka dengan virus ini.padahal kenyataannya tidak semudah itu menjadi seperti kami,semua mengalir begitu saja tanpa sengaja kami ciptakan.tapi kami tetap berusaha ,berjuang untuk bisa kembali ke kodrat kami masing-masing. karena kami tau pada hakikatnya tuhan menciptakan kami dengan sangat sempurna,dan kami tidak berhak untuk merubah semua yang telah ia tetap kan. hanya menunggu sampai waktu itu tiba.
kami hanya butuh dukungan kalian,bukannya sebuah cacian dan hinaan.bantu kami untuk menemukan jalan kembali
aku pergi bersama dengan Ledy menuju tempat dimana kami bisa sejenak untuk melupakan semua masalah kami.bersenang senang meskipun pada kenyataannya itu bukan merupakan sebuah cara untuk menyelesaikan semua permasalahan hidup yang kami alami. tapi bisa melupakan masalah walaupun hanya sebentar itu bisa menenangkan otak kami.
dering ponsel yang tak henti henti dari Angga yang mengkhawatirkan keadaan ku dari tadi, tak ku hiraukan,suara dentuman musik yang bisa memecahkan gendang telinga jika tak di barengi dengan merusak kesadaran otak dengan minuman keras beralkohol atau menelan beberapa butir pil agar tambah asik ketika menikmati musik yang di mainkan oleh DJ yang membuat kita tidak bisa berhenti untuk terus mengikuti setiap iramanya.
aku dan Ledy terus saja bergoyang menari melepas kan semua beban di pikiran,hingga pagi mulai menjelang,waktu dimana umat muslim mulai terjaga dari tidurnya dan menjalankan ibadah sunah nya untuk menjalankan ibadah sholat tahajud dilanjutkan dengan menunggu datangnya waktu sholat subuh tiba. di waktu itu kami baru pulang dengan keadaan mabuk yang payah.
Ledy yang membawa motor ku sementara aku berada di boncengan nya.ledy jauh lebih sadar di bandingkan aku yang bahkan untuk berdiri saja tidak punya kekuatan, terlalu banyak minuman yang kuteguk hingga membuat kesadaran ku mulai terganggu, sesampainya di kosan seseorang langsung datang menghampiri kami,dia adalah Angga yang menungguku entah dari jam berapa
" kamu siapa ? " Angga menatap kearah Ledy yang berpenampilan dengan pakaian wanita seksi dan wig rambut yang berantakan. sembari memegangi kedua punggung ku menahanku agar aku tidak terjatuh
"ehh....ada lekong cucok meong,kamu siapa ganteng ? " dalam keadaan sama sama mabuk Ledy berusaha menggoda Angga dan mencolek dagunya .
"menyingkir kamu,biar Aline aku yang urus.....awas....! " Angga menyibak tubuh Ledy agar menjauh.
" aduh kepala ekke pusing cin muter-muter, cepat sini mana kunci rumah elo cin " Ledy tak menghiraukan Angga dia malah meminta kunci kosan padaku.aku meraba kantong di celanaku dan mengeluarkan kunci yang kemudian di rampas Angga dan segera membukanya.
__ADS_1
Angga memapahku masuk kedalam diikuti Ledy yang langsung tergeletak di lantai depan meja televisi.tertidur disitu.sementara Angga meletakkan tubuhku di atas kasur melepaskan sepatu dan jaket kulit ku lalu menutup tubuhku dengan selimut dan menyalakan kipas angin agar ruangan kamar tidak menjadi pengap.
sesekali aku bangun dan muntah ,Angga mengelap bekas muntahku tanpa rasa jijik sedikitpun.angga menjagaku dan merapikan kamarku yang berantakan karena jarang ku bereskan,mungkin sebulan sekali itupun tak tentu.dia membaca sebuah memo yang kutulis di selembar kertas warna kuning yang tertempel di kaca lemariku.aku biasa menuliskan semua kegiatan ku besok agar aku tidak lupa.
09:30 ngumpulin tugas kekampus
19:00 gaji karyawan
mendadak Angga menjadi penasaran dengan kuliah ku,sewaktu di acara pesta ulang tahun Fiona dia memang sudah menebak jika selama ini aku kuliah,tapi kali ini dia jadi ingin tau aku mengambil kuliah apa.dia menyibak buku buku yang ku biarkan berserak di atas meja belajar yang ku beli sewaktu aku memutuskan untuk kuliah.dia membaca setiap judul buku tersebut dan mengerti bahwa aku mengambil sebuah jurusan ilmu kedokteran.angga memandang tubuhku dan tersenyum sambil memegang salah satu bukuku.
" ternyata si tomboy ingin menjadi Bu dokter.."
Angga menggumam.
dia kemudian mencari buku tugasku dan mengerjakan tugas kuliahku.hingga pagi menjelang siang dia masih setia berada di kosanku menjaga ku dan juga Ledy. meskipun kadang dia merasa jijik setiap kali pandangannya tertuju kearah tubuh Ledy yang tengah terbaring di atas lantai tanpa alas di depan meja tv.
sekilas pikiran Angga memikirkan apakah aku dan Ledy ada suatu hubungan.angga tau dia belum bisa melakukan sesuatu agar aku bisa kembali ke jalan ku menjadi seorang wanita yang mencintai laki laki.angga yang baik,atau mungkin Angga yang bodoh meskipun tau aku ini seorang lesbi tapi dia tetap mencintai ku.
aku mulai sadar sekitar pukul 08:30 pagi,menguap lebar dan mengusap mataku.terduduk diatas kasur dan melihat kearah Ledy yang masih asik tertidur dengan pakaian seksinya dan wig yang sudah terlepas dari kepala nya hingga terlihat jelas kepalanya yang berambut cepak.sisa sisa make up yang mulai luntur dan membuat wajahnya malah mirip seperti hantu. aku tersenyum dan melemparkan bantal kearahnya yang membuatnya terhenyak kaget dan kemudian bangun dengan marah marah
"eeh sialan... siapa yang berani beraninya mengganggu princes lagi bobok "
aku tertawa kekeh melihat Ledy bertingkah seperti itu,
"woi...bangun sana buka ruko,Dian pasti sudah nungguin kamu. "
" dasar tomboy sialan,setelah tadi malam gue temani elo have fun,hari ini biarkan lah gue libur dan melanjutkan bobok cantikku " Ledy bersiap merebahkan tubuhnya lagi ke lantai dan aku kembali melemparkan bantal guling kearahnya. aku masih belum menyadari bahwa ada Angga yang tengah duduk di atas kursi belajarku memperhatikan tingkah ku
" bangun bangkai...cepat sana buka salon "
Ledy bangun sambil menggerutu,
aku yang mulai menyadari ada orang lain selain Ledy ,berusaha mengedarkan pandangan ku mencari siapa sosok yang di maksud Ledy tadi.dan begitu tatapan mataku bertemu dangan mata Angga yang menatap tajam ke arahku seketika aku langsung menutup kedua mataku dengan tangan lalu membukanya dan memberanikan diri bertanya kepada nya
" sejak kapan kamu ada disini ? " suaraku terdengar sangat sinis
"sejak kamu tidak mau menjawab telpon ku dan sejak kamu pulang dalam keadaan mabuk bersama mahluk tadi ." Angga membicarakan tentang Ledy.
" dia temanku ledy namanya, jangan panggil dia seperti itu ." aku berusaha mengingat kembali kejadian malam tadi,aku ingat semalam aku pulang dalam keadaan mabuk parah.dan oh....ya ampun aku muntah. aku mencari bekas muntahku di lantai tapi yang kulihat lantai dalam keadaan bersih.aku bernafas lega " mungkin hanya perasaanku saja "
"aku sudah bersihkan bekas muntahan mu semalam. " suara Angga membuat bola mataku terbuka lebar, malu sekali rasanya.
tapi aku berusaha menutupi rasa malu itu dengan bicara ketus padanya
" siapa yang memintamu melakukan itu,jadi jangan berharap aku akan mengucapkan terimakasih. "
Angga berjalan kearah ku dan duduk diatas kasurku tepat di sebelahku,dia mencondongkan tubuhnya mendekat ke arahku, membuat ku merasa risih
"mau ngapain kamu , menyingkir atau ..."
"atau apa !"Angga memotong kata kataku dengan cepat dan masih dengan posisi tubuh yang semakin dekat
" atau ini.....". aku mendorong tubuh Angga kuat hingga di tersungkur di atas kasur.
" kamu nih setelah apa yang aku lakukan semalaman padamu ini balasan mu,tidak bisakah kamu berterimakasih padaku dan bersikap lembut . "Angga memposisikan tubuhnya,tidur di samping ku menarik bantal dan selimut ku
__ADS_1
"menyingkirlah sana jangan tidur disini ". aku mendorong tubuh Angga agar meninggalkan kasurku, tetapi dia justru menarik tanganku hingga tubuhku jatuh tepat di atas badannya dan disaat itu Ledy keluar dari dalam kamar mandi dan melihat ke arah kami
" bos yang buruk meminta karyawan nya bekerja sementara dia asik bermesraan disini. gue pinjem baju elo dong cin,masak iya gue keluar dengan baju seksi tadi ". Ledy tampak memegangi handuk yang dia lilitkan di badannya menutupi dada dan aurat lainnya yang dia anggap sebagai auratnya.
aku segera melepaskan diriku dari Angga,dan berdiri menghampiri Ledy yang berdiri di dekat lemari bajuku.
mataku mulai menyadari ada yang lain dari kamar kosan ku semuanya terlihat rapi dan...
"jangan jangan...." aku segera membuka pintu lemari ku dan benar semuanya tersusun rapi. aku melihat ke arah Angga yang berusaha memalingkan wajahnya masuk kedalam bantal.
" kamu kenapa menyentuh barang-barang pribadiku,apa kamu tau aku juga berhak punya privasi " aku mengomel kepada Angga ,sembari mengambil baju ,celana dan dalaman untuk Ledy . kemudian memberikan nya kepada Ledy.
Angga tertawa cekikikan dengan kepala tertutup bantal,aku menghampiri nya dan berusaha menghujaninya dengan pukulan pukulan .
"dasar brengsek,kamu menyentuh semua dalamanku ." tangan ku terus memukulinya membuat Angga menjerit kesakitan dalam posisi telungkup dia tentu tidak bisa menangkis pukulan pukulanku.
rintihan Angga yang kesakitan tak membuatku berhenti untuk terus memukulinya. kemudian Angga dengan semua kekuatan membalik badannya dan memegang erat kedua tanganku.
"lagian gak ada barang perempuan di lemarimu .jadi gak ada masalah jika aku membantumu merapihkan nya kan ! "
Angga terus cekikikan tertawa meledekku
aku memasang wajah kesal dengan sikapnya.
"meskipun begitu kamu tidak berhak menyentuhnya,itu privasiku." aku cemberut Angga benar benar membuatku kesal.
Ledy keluar dari kamar mandi dengan memakai pakaian ku.dan melihat kearah kami.menyadari aku sedang cemberut dia lantas menggodaku
" tadi romantis sekarang musuhan, cepat sekali kalian berubah.cinta macam apa lah ini.seperti anak SMP labil "
" sudah sana cepat buka ruko ". aku mengusir Ledy pergi
" mana kunci motor " ledy meminta kunci motorku dan aku tanpa sadar melemparkan nya kearahnya,setelah Ledy pergi aku baru sadar hari ini aku harus ke kampus. aku berusaha mengejarnya tapi Ledy sudah jauh meninggalkan kosanku .aku berusaha mencari ponselku dan ternyata baterai hp ku kosong.
"ahh Gimana nanti aku pergi ? ". Angga yang memperhatikan ku kemudian bersuara
" sudah mandi sana ,aku yang akan mengantarmu ke kampus ".
aku langsung melihat kearah Angga,dari mana dia tau kalau aku akan ke kampus.
memo ku,aku lantas merobek kertas memo yang aku tempel di kaca lemari.
"tugas....". aku segera berjalan kearah meja belajarku mengingat bahwa aku memiliki tugas yang harus aku serahkan hari ini. aku membalik balik buku mencari buku tugas ku.
" sudah aku kerjakan dan sudah kumasukkan kedalam ranselmu.sudah sana cepat mandi kalau tidak mau terlambat hari ini " aku menarik nafas lega dan melihat kearah Angga lalu melihat jam tangan ku sudah pukul 09:35 segera aku buru buru pergi ke kamar mandi ,balik lagi mengambil baju dan celana lalu kembali ke kamar mandi dan keluar lagi karena terlupa membawa celana dalam. Angga melihatku sambil terus tertawa.
aku berhenti dan melihat kearah nya.
" apa kamu mau tetap disini dan melihatku berganti baju,atau kamu bisa menungguku diluar ? " aku bicara dengan nada kesal.aku memang terbiasa keluar dari kamar mandi dalam keadaan bugil dan mengganti baju di depan lemari, sehingga aku merasa sedikit repot jika harus membawa baju ganti ke dalam kamar mandi.
Angga bersiap berdiri dan keluar kamar sambil terus tertawa meledek ku.
"baik...baik....aku tunggu kamu di mobil. "
aku menutup pintu dengan menendangnya merasa sangat jengkel dengan Angga yang terus menertawakan kegupekanku.
__ADS_1
Lima menit kemudian aku sudah selesai dan setengah berlari kearah mobil Angga masuk dan meminta Angga mengemudi dengan cepat karena aku pasti akan terlambat.
sampai di kampus aku segera keluar dan berlari masuk kearah kampus sambil berteriak terimakasih pada sosok Angga yang berdiri di samping pintu mobil memperhatikan ku berlari masuk ke kampus.angga melambaikan tangan membalas ucapan terimakasih ku.