Suami Anak Mami

Suami Anak Mami
MEMBOSANKAN


__ADS_3

Seperti yang aku ceritakan kemaren-kemaren nya, sangat lah membosankan jika seorang istri tidak pernah di hargai, di asingkan, dan tidak di istimewakan. Aku berharap tahun depan ini bisa menghasilkan uang dengan cara ku sendiri.


"bang, aku pengen kerja. Rudi bentar lagi hampir 2 tahun udah bisa lepas *****??"


"terserah kamu wes neng!!"


"kan enak kalo nanti aku juga kerja, jadi ada pemasukan?"


"aku terserah kamu aja, aku gak ingin kamu kerja, biar aku saja yang kerja. Gak pantas juga seorang istri bekerja, tapi kalo kamu maksa terserah"


Seorang wanita pasti ingin menjadi ratu di istananya, ngapain capek-capek ingin bekerja kalau emang kebutuhan kita terpenuhi. Rebahan dirumah, mempercantik diri, perawatan. Wanita ingin perioritaskan semua keinginan ingin terpenuhi. Tapi apa yang ku dapat selama ini, kesengsaraan, kekecewaan, semua yang ku harapkan tidak tercapai.


Setiap hari aku membayangkan bekerja dan bekerja, ingin sekali punya uang sendiri tanpa harus meminta kepada suami. Suami yang pengertian tidak menunggu istri meminta, tanpa meminta sudah diberi oleh suami. Seperti hal nya istri mengemis harta sedangkan istri benar-benar banyak kebutuhan.


Slalu aku ceritakan kepada suami, memberikan dia pengertian terhadap istrinya. Supaya aku bisa dapat izin dari suami.

__ADS_1


"bang, kalo nanti kita sama-sama kerja aku ingin membeli ini&itu. Dan ingin sekali aku beli sawah"


"terserah kamu asalkan tanggung jawab seorang istri tatap kamu jalani sebagai seorang istri"


"iyha"


Mendengar terpenuhi, aku aja gak terpenuhi menjadi seorang istri. Laki-laki memang egois, aku sudah benar-benar muak dan sangat membosankan menjalani kehidupan ini.


****


Aku berencana akan bekerja di situbondo dan menitipkan rudi di rumah ibuku di bondowoso, akan aku transfer setiap bula'qu (


n kepada mereka. Aku ingin bekerja 1 minggu bisa libur 1 hari dan aku berharap sedemikian.


"bu, nanti kalo aku kerja aku akan sering-sering kesini jenguk rudi?"

__ADS_1


"ya, kamu kerja aja. Biar nanti ibu yang jaga anakmu"


Ibu tau semua tentang aku, ibu tempat cerita ku, tempat di mana aku benar-benar di posisi yang sangat down saat ini.


Hidup berumah tangga tak semudah yang ku bayangkan, kami bener-bener kesulitan per-ekonomian. Dimana tuhan menguji kita dengan per-ekonomian kita saat ini.


****


(ya allah mudahkan lah rejeki ku, aku berniat ingin kerja. Bantu lah aku untuk mencari pekerjaan)


****


Slalu ku doa kan keinginan ku, karena aku yakin allah akan memberikan yang terbaik untuk ku. Dan aku sangat berharap sekali mendapatkan tempat kerja dan pekerjaan yang aku inginkan...


Banyak sekali di luar sana wanita-wanita yang pekerja keras untuk keluarganya, melihat teman dan tetanggaku, ketika mereka mengeluh kekurangan uang belanja, aku merasa sedih karena aku saja tidak sanggup untuk meminjamkan mereka uang. Sedangkan aku saat ini kesulitan juga, kadang aku mengeluh (kenapa dulu waktu kerja tidak sempat menabung yang banyak, mungkin saat ini aku sudah buka usaha kecil-kecilan. Dulu hanya bisa memikirkan foya-foya bersama teman-teman, dan sekarang ketika berumah tangga sangat sulit mendapatkan uang) Menyesal sekali rasanya jika mengingat semua yang terjadi pada ku.

__ADS_1


__ADS_2