
Di hari pernikahan kita semua keluarga berkumpul, aku memakai baju pengantin yang sangat cantik dan bunga melati yang harum mewangi. Acaranya di rumah ku, dari awal akad dengan KH. Hadi pondok pesantren di prajekan, ada bapak penghulu dan kerabat lainnya.
"saya nikahkan dan saya kawinkan engkau Ananda Ahmadi Bin Tolak Enden dengan Ananda Rusmiati binti Samsu dengan maskawin seperangkat alat sholat dan emas 1gr cincin di bayar TUNAI"
"saya terima nikah dan kawinnya Rusmiati binti Samsu dengan maskawin tersebut di bayar TUNAI"
Alhamdulillah semua orang yang disana mendoakan pernikahan kita semua, dengan ceramah-ceramah KH dan kerabat-kerabat lainnya.....
Lantunan nada pun sudah di putar oleh para musisi-musisi....
****
kalla hadzil ard mataqfii masahah
lau na'isibilla samahah
__ADS_1
wanta'ayasna bihab
lau tadiqil ardi naskan kalla kolb
abtahiyyat wabsalam
ansyuru ahlal kalam jainuddin yahtirom
abmahabbat wabtisam
****
Malam resepsi kami menggunakan baju adat jawa, menjadi Raja dan Ratu semalam. Yang aku tunggu-tunggu dari dulu walaupun banyak rintangan yang menghalangi pernikahan kita. Bismillah kami akan menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warohmah....
Alhamdulillah acaranya berjalan dengan baik, kita masih asyik menikmati malam pertama walaupun sudah tidak perawan lagi, suamiku melarangku ikut KB karena kita usia sudah matang menjadi orang tua. Kita berencana ingin mempunyai anak, dulu waktu nikah sirih aku memang sudah berhubungan tapi, ****** di lepas di luar dan sekarang mencoba melepas di dalam tidak ragu-ragu kita ingin memproses membuat dedek, aku takut rahimku tidak subur jadi aku mencoba di masa subur setelah haid satu minggu kami berjuang bersama.
__ADS_1
Satu minggu dirumah aku, suamiku seperti tidak betah, dia mencoba merayuku!!.
"Neng kalo kita kayak gini terus gimana mau maju, aku disini gak kerja cuma dirumah saja gak enak gak kerja disini susah cari kerja"
"kita kan masih pengantin baru, ya sudahlah nanti dapat kerja juga"
"dulu tu ya, mas wiwi tuh pas nikah sama mbk wiwit belum dapat kerja selama enam bulan, aku masih enak pas nikah sudah dapat kerja ya,, harus kerja di rumah situbondo, kan sayang dari pada nganggur orang lain belum seberuntung seperti aku, banyak kisah-kisah setelah menikah belum dapat kerja"
"terserah kamulah gimana enaknya!"
Belum berusaha saja dia udah mundur, biasalah pendatang mau adaptasi sama orang baru gampang-gampang susah.
Karena ada acara juga di rumah mertua kita pulang dulu kesana, mertua juga mengadakan pesta. Kami menjadi Raja dan Ratu semalam lagi. Sebenarnya aku tidak keberatan kalau pihak suami tidak mengadakan pesta karena masih ada adik dua yang harus rayakan juga, lain lagi dengan aku anak tunggal yang pastinya ibu tidak keberatan membuat pesta megah. Hanya kasian, melihat kondisi keluarga suamiku masih di katakan tidak mampu makan saja masih ambil utang ke bank, tapi mertuaku dari dulu semenjak aku kenal dia royal sekali sama anak-anaknya suami ku, lauk beda sama yang lain adik dua ini beda juga pasti tiap hari mereka di tanya mau makan apa? dan lauk itu pasti beda-beda lain sama yang nomer dua dia gak terlalu rewel ada apa saja di meja makan dia seadanya makan tapi, herannya sama yang bungsu sama suamiku dia di manja sekali.
Acarapun jadi kami menikmati suasana disini, banyak tamu yang datang bergiliran kami di tonton banyak orang dan berfoto-foto seperti artis banyak yang ingin berfoto dengan kami...
__ADS_1