Suami Buruk Rupa Ku Seorang Miliarder

Suami Buruk Rupa Ku Seorang Miliarder
Amarah Raisa


__ADS_3

Haris membuka pintu rumah dengan kencang, dia melihat Adelia tengah duduk di meja makan dengan mata yang melihat ke arah sayuran yang sudah kotor dan rusak.


"Mas, kok kamu sudah pulang?" Adelia langsung buru-buru menyeka air matanya.


Haris tanpa mengatakan apapun langsung memeluk istrinya dengan lembut, "Mas kenapa?"


"Katakan apa yang terjadi kepadamu?"


"Tidak ada.." Adelia hanya menundukkan kepalanya.


"Kenapa kau tidak melawan?" Haris tiba-tiba menanyakan hal itu.


"Mas tahu darimana?"


"Video tentang kau yang telah di hina di depan publik, sudah tersebar. Dan aku melihatnya dari rekan ku, kau tahu hati ku sangat hancur saat melihat istri yang ku jaga selama ini malah di perlakukan seperti itu."


"Ya mau bagaimana lagi, aku orang miskin. Mas.. Dan dia adalah seorang artis terkenal dan juga kekasih dari Pak Dave, aku tidak berani melawannya karena dia juga mengancam akan memasukkan ku ke penjara."


Mendengar hal itu Haris sangat marah, beraninya wanita rendahan seperti Raisa mengancam istrinya.


"Aku tahu kita orang miskin tapi kau juga punya harga diri, Adelia. Aku tidak ingin melihat hal seperti ini terjadi lagi, apalagi sampai seseorang menyuruhmu untuk menjilat sepatu mereka."


"Iya aku tahu, Mas. Tapi aku tidak ingin jika aku melawan kau juga akan terkena masalah."


"Aku lebih baik terkena masalah yang terpenting harga diri istri ku tidak di injak-injak."


Mendengar hal itu Adelia tersenyum senang karena telah mendapat dukungan dari Haris, "Tapi mas, hari ini aku tidak bisa masak. Sayuran yang ku beli tadi sudah kotor dan tidak layak makan."


"Tidak apa-apa, bagaimana jika kita pesan makan saja dari luar. Dengan pakai gofood," Usul Haris.


"Tapi bagaimana caranya?"


"Aku di beri tahu oleh teman ku, jadi kita harus..." Haris pun langsung mengajarkan Adelia untuk memesan makanan secara online di handphone miliknya.


*

__ADS_1


*


*


Raisa sangat marah besar saat mengetahui jika kontrak dengan perusahaan Tyler telah di putuskan secara sepihak oleh Dave, dengan amarah di hatinya Raisa berusaha untuk bertemu dengan pria itu tapi para pengawal Dave langsung menghentikan Raisa.


Bahkan Raisa tidak di izinkan lagi untuk menginjakkan kaki ke perusahaan Tyler dan begitu juga dengan kediaman Dave.


"Atas dasar apa Dave memutuskan kontrak dengan ku secara sepihak, bahkan pria itu langsung memutuskannya tanpa mengatakan kepada ku sama sekali." Maki Raisa kepada Deni yang merupakan asisten Dave.


"Ini sudah keputusan dari Pak Dave, terlebih lagi dengan video yang tersebar di media sosial. Dan hal itu akan mencoreng nama baik perusahaan Tyler karena perusahaan Tyler tidak bisa menampung artis yang tidak memiliki attitude yang baik."


Mendengar hal itu Raisa sangat marah, "Beraninya kau mengkritik ku dan mengatakan jika aku tidak memiliki sikap yang baik. Ingat posisi mu, kau hanya seorang asisten. Aku bisa menyuruh Dave untuk memecat mu hari ini juga."


"Silahkan Nona Raisa, lagi pula semua ini Pak Dave sendiri yang mengatakannya kepada saya."


"Aku tidak percaya, dimana Dave sekarang. Aku ingin bertemu dengannya."


"Tidak bisa, Pak Dave sekarang tengah bersama dengan istrinya dan dia sedang tidak ingin di ganggu."


"Sebaiknya anda segera pergi dari sini, Nona Raisa. Jika tidak, kami akan mengusir anda secara paksa."


Mendengar ancaman dari Deni, Raisa pun langsung pergi dari perusahaan Tyler. Kini Raisa menelpon seseorang untuk mencari tahu dimana rumah wanita yang telah dia hina di depan umum.


Setelah menunggu cukup lama, Raisa pun mendapatkan alamat Adelia. Dengan senyuman marah dan angkuh Raisa langsung bergegas pergi ke rumah Adelia untuk memberikan pelajaran kepada wanita itu.


Haris dan Adelia tengah makan bersama, nampak Adelia menikmati makanan yang telah di pesan secara online.


Brak..


Tiba-tiba pintu luar di buka secara paksa, Haris dan Adelia pun langsung melihat ke arah pintu dan rupanya ada 10 orang pria dengan senjata di tangan mereka.


"Apa yang kalian lakukan?" Haris langsung bangkit dengan tatapan marah.


Tiba-tiba Raisa pun masuk ke dalam rumah, dia menatap marah dan juga jijik ke arah Haris. "Jadi kau suami dari wanita itu?"

__ADS_1


"Ada apa kalian semua datang ke sini?" Haris langsung pasang badan untuk melindungi Adelia.


"Tentu saja untuk memberikan kalian berdua pelajaran, orang miskin dan hina seperti kalian jika di biarkan hanya akan menggangu orang-orang kaya seperti ku."


Lalu Raisa langsung menyuruh anak buahnya untuk menghancurkan semua barang-barang yang ada di rumah, Haris yang melihat hal itu tidak tinggal diam. Dia langsung menghajar para preman yang telah merusak rumahnya, tapi meski Haris jago berkelahi. Pria itu kalah jumlah, dengan mudah Harus di buat babak belur oleh para preman itu.


Tidak hanya sampai di sana, mereka juga menusuk perut Haris dengan pisau. Lalu Raisa meminta para preman untuk menyeret Adelia ke depannya.


"Ini semua salahku tolong jangan sakiti suami ku." Pinta Adelia dengan mata yang memerah.


"Jelas ini semua salahmu, tapi aku bukan orang yang baik hati."


Dengan senyuman angkuh, Raisa langsung menampar wajah Adelia. Haris yang melihat hal itu sangat marah, dia ingin sekali membunuh Raisa dengan kedua tangannya.


Setelah puas membuat kekacauan di rumah Haris dan Adelia, wanita itu langsung pergi begitu saja bersama dengan anak buahnya.


Adelia langsung berlari ke arah Haris, dia menangis dan memeluk suaminya yang tergeletak di atas lantai.


"Mas.."


"Maafkan, mas. Sayang." Haris hanya bisa meminta maaf karena dia tidak bisa menjaga ataupun melindungi Adelia.


"Jangan mengatakan itu, Mas. Jika saja aku tidak berurusan dengan Raisa mungkin mas tidak akan seperti ini."


Di saat Adelia tengah menangis, Deni pun datang dan langsung membawa Haris dan Adelia ke rumah sakit.


Di sepanjang jalan Adelia terus melihat ke arah suaminya yang tengah berbaring dengan luka di perutnya.


"Bukankah Anda karyawan di perusahaan Pak Dave?" Tanya Adelia.


"Iya, saya mendengar bahwa Raisa membuat kerusuhan di tempat anda. Karena dia telah di pecat dari perusahaan Tyler karena masalah video yang tersebar di media sosial, jadi Pak Dave memerintahkan saya untuk pergi ke tempat anda."


Mendengar hal itu Adelia hanya diam dan berterimakasih, karena setidaknya nyawa Haris masih bisa di selamatkan.


Deni kini terdapat dengan mata yang melihat ke arah Dave, dia tidak bisa membayangkan bagaimana nasib Raisa setelah Dave sadar dan sembuh dari lukanya.

__ADS_1


__ADS_2