
Brak..
Pinta tiba-tiba di buka secara paksa, Samuel yang akan memperkosa Adelia langsung di beri tinjuan oleh Dave.
"Arg.. Apa yang kau lakukan?" Maki Samuel dengan tangan yang memegangi pipinya.
Dave melihat Samuel dengan tatapan marah, lalu matanya melihat ke arah Adelia yang tengah menangis dengan tubuh yang sudah tidak menggunakan pakaian. Dave langsung melepaskan jas nya dan menggunakannya untuk menutupi tubuh Adelia.
Liona dan Kania pun ikut datang dan melihat apa yang sedang terjadi, "Saya tidak menyangka jika calon menantu keluarga Anggara bahkan tidak memiliki moral sama sekali." Maki Dave dengan tatapan marah dan kesal.
Kania yang melihat hal itu langsung marah, tapi Liona menghentikan Kania agar tidak berbuat suatu hal yang akan membuat Dave semakin murka.
Dave langsung menyuruh anak buahnya untuk membawakan pakai untuk wanita, lalu Dave juga segera menghajar Samuel habis-habisan.
Kania yang melihat kekasihnya tengah di hajar langsung meminta maaf kepada Dave, kini Adelia sudah berpakaian lengkap. Dengan tangisan di wajahnya Adelia langsung berlari keluar dari rumah dan meminta Pak Narno untuk mengantarnya pulang.
"Saya sangat kecewa dengan sikap dan moral yang ada di keluarga Anggara." Setelah mengatakan hal itu Dave langsung pergi meninggalkan rumah keluarga Anggara.
Sesampainya di rumah, Adelia berlari masuk ke dalam rumah tapi dia tidak menemukan keberadaan Haris.
Dengan rasa sakit di hatinya Adelia langsung masuk ke dalam kamar dan menangis sejadinya, hingga pintu rumah terbuka dan Haris pun datang dengan tatapan sendu ke arah Adelia.
Melihat Haris datang Adelia langsung menangis dan tidak berani melihat ke arah suaminya.
Tanpa mengatakan apapun, Haris langsung memeluk Adelia. Dia seakan tahu apa yang tengah di alami oleh Adelia, tatapan Haris nampak dingin dan tajam. Terpancar aura amarah dari tubuhnya.
"Mas.. Aku.." Adelia berusaha untuk berbicara tapi dia tidak bisa.
"Jangan katakan jika kau tidak sanggup mengatakannya." Bisik Haris seraya memeluk Adelia.
Tapi Adelia langsung menggelengkan kepalanya, Haris harus tahu apa yang telah terjadi kepadanya. Dia tidak ingin sampai Haris mengetahui hal ini dari orang lain.
"Saat makan malam di rumah Anggara, Samuel.. Hiks... Hiks.. Dia hendak melecehkan ku.." Adelia langsung menangis setelah mengatakan hal itu, meski Samuel tidak sampai menyetubuhi nya tapi Adelia sangat takut.
__ADS_1
"Maafkan aku.." Adelia meminta maaf karena dia tidak bisa menjaga dirinya sendiri.
"Yang terpenting kau tetap selamat dan bisa pulang."
"Tapi aku bersumpah, dia tidak sampai menodai ku karena ada seseorang yang menolong ku."
Mendengar hal itu Haris langsung memeluk Adelia, tatapan marah Haris tidak bisa di sembunyikan. "Sudah jangan menangis, aku berjanji akan menghukum pria itu." Bisik Haris.
Tapi Adelia langsung menggelengkan kepalanya. "Jangan, kita orang miskin dan mereka orang kaya. Aku tidak mau kau sampai kenapa-kenapa karena mereka."
Adelia hanya bisa menangis dengan tangan yang memeluk tubuh Haris. "Aku takut... Hiks.. Hiks.. Hiks.. Aku takut pria itu akan melecehkan ku lagi, aku takut Mas.."
Tidak hanya sampai di situ, Adelia terus menangis dan kembali mengingat apa yang di lakukan oleh Samuel.
Lalu Haris mengangkat kepala Adelia dan melihat pipi mulus istrinya menjadi memar dengan sudut bibir yang berdarah.
"Apa dia menamparmu?" Tanya Haris dengan tatapan serius.
Dengan mata yang berkaca-kaca, Adelia menganggukkan kepalanya lalu dia kembali menangis di dalam pelukan suaminya. "Maafkan aku.." Adelia meminta maaf kepada Haris atas apa yang telah terjadi kepada dirinya.
Adelia yang mendengar perkataan Haris, bisa merasa aura kemarahan yang terpancar dari tubuh suaminya. Tapi Adelia langsung memeluk Haris agar suaminya tenang, "Berjanjilah kepadaku, kau tidak melakukan hal konyol. Aku tidak ingin kau kenapa-kenapa," Ucap Adelia karena dia tidak ingin jika Haris kenapa-kenapa, mengingat siapa keluarga Samuel. Terlebih lagi mereka berdua hanyalah orang miskin.
Haris hanya tersenyum dan langsung mengelus lembut rambut istrinya, "Tidurlah," Bisik Samuel.
Lalu tak beberapa lama Adelia pun mulai tertidur di dalam pelukan suaminya. Melihat Adelia tertidur nyenyak, Haris langsung membaringkan tubuh Adelia di atas ranjang.
"Samuel akan ku buat kau membayar mahal karena telah berani menyentuh istri ku."
*
*
*
__ADS_1
Liona tengah marah dengan apa yang telah terjadi hari ini, "Dasar pria tidak berguna, kenapa kau melakukan hal seperti itu di saat Pak Dave ada di sini. Sekarang reputasi keluarga kita menjadi hancur." Teriak Liona marah.
"Bu, jangan salahkan kekasihku. Ini semua salah Adelia, dia menggoda Samuel dan berpura-pura seakan dia menjadi korban." Bela Kania.
"Benar Bu, Adelia yang telah menggoda ku duluan." Sahut Samuel.
"Aku tidak peduli siapa yang memulai duluan, tapi sekarang reputasi keluarga ku yang telah di jaga selama bertahun-tahun telah hancur oleh kejadian ini. Dan kamu Kania.. Samuel, ibu gak mau tahu, kalian harus cari cara agar kerja sama dengan perusahaan Tyler Group tidak sampai putus."
"Baik Bu."
Setelah itu Liona langsung pergi meninggalkan ruang tamu, kini hanya ada Samuel dan juga Kania.
Plak..
Kania langsung menampar pipi kiri Samuel, "Sayang apa yang kau lakukan? Kenapa kamu menampar ku."
"Kau gila, kenapa kau melakukan hal itu? Apa kau tidak sadar, aku kekasihmu kenapa kau malah ingin memperkosa Adelia."
"Apa yang kau katakan, aku tidak memperkosa Adelia. Wanita itu yang mencoba merayu ku."
"Aku memang membenci wanita itu, tapi aku tahu dia tidak mungkin menggoda mu. Jika bukan karena ingin menjaga reputasi mu di depan ibu ku, aku sudah ingin menampar mu dari tadi."
"Sayang maafkan aku, aku berjanji tidak akan melakukan hal itu lagi."
"Sebaiknya kau pergi dari sini, aku muak melihat seorang pria suka selingkuh dan pengkhianat."
"Sayang tolong berikan aku satu kesempatan lagi."
"Pergi.." Teriak Kania.
Kania langsung menyuruh penjaga untuk mengusir Samuel secara paksa dari rumahnya, dengan wajah kesal Samuel langsung bergegas keluar dari kediaman keluarga Anggara.
Di tengah perjalanan pulang tiba-tiba mobil yang di kendarai oleh Samuel di senggol oleh sebuah mobil hitam hingga mobil Samuel kehilangan kendali dan menambak pohon.
__ADS_1
Samuel pun keluar dari dalam mobil dengan kepala yang berdarah, lalu dua buah mobil hitam berhenti di dekatnya. Samuel mengira jika mereka hendak menolong nya tapi siapa sangka, 4 orang pria langsung menghajar Samuel habis-habisan dan mereka juga mematahkan kedua tangan Samuel.
Setelah puas menghajar Samuel, keempat orang itu langsung pergi meninggalkan Samuel yang tergeletak di tanah dengan luka di sekujur tubuhnya.