Suami Pilihan Mama

Suami Pilihan Mama
```part 98```


__ADS_3

4 hari kemudian.


Setelah di operasi,Bao langsung dipindahkan ke ruang rawat VVIP,Dan Selama empat hari ini... Bao masih juga belum sadarkan diri,Sedangkan aida,Biyan,Dani dan Seung ho masih setia menemani anak mereka dengan berharap, Semoga Bao bisa secepatnya sadar.... Aisyah dan Denia Hanya menjenguk Bao ketika pagi sampai senja, dan saat malam, mereka memilih untuk pulang, dengan alasan, mereka sangat takut ada hantu jika tidur di rumah sakit.


"Bao..! cepat sadar ya sayang..!" lirih Seung ho dengan mengecup singkat pipi Bao.


"Ayo kita keluar...!! biarkan Bao berisitirahat..!!" saut Dani.


"Dia sudah beristirahat selama empat hari,dan apakah itu masih kurang bagi mu..??" Timpal Seung ho dengan tatapan tajam nya.


"Aku tau, kamu mencintai Bao.. begitu pula dengan ku, tapi dengan bersedih seperti ini, tidak akan membuat Bao Sadar..!" Tutur Dani membuat Biyan yang sedari tadi mendengar kan pembicaraan mereka dari luar ruang rawat inap Bao,merasa sangat bahagia ketika ia tahu, bahwa selama ini,putri nya tidak kekurangan kasih sayang dari sosok ayah.

__ADS_1


"Aida..!! apakah selama empat tahun ini Dani dan Seung ho mencintai Putri ku dengan tulus..?" tanya Biyan dengan menghampiri aida yang duduk di bangku Depan ruang Rawat inap Bao.


"Dia sangat beruntung mendapatkan ayah seperti Dani dan Seung ho..!! Bahkan jika aku marah marah pada Bao..! Dani dan Seung ho selalu membelanya meskipun Bao yang bersalah, dan ketika pulang kerja mereka sering membawakan jajanan luar untuk Bao,secara sembunyi sembunyi,agar tidak ketahuan oleh ketiga ibunya yang sangat galak..!" jelas Aida dengan tersenyum lebar.


"Kehidupan kalian seperti nya sangat menyenangkan ya..?" tanya Biyan.


"Tidak..! awal nya hidup kami sangat susah..! namun karena kami tidak pernah patah semangat..! akhir nya kami menjadi orang sukses..!"jawab aida yang membuat Biyan terdiam.


"Heey...!! jangan bersedih tuan kumis...!!" Seru aida dengan mengelus kumis tipis yang tumbuh di antara hidung dan bibir Biyan.


"Kau meninggalkanku ku begitu lama, dan tanpa mu, tidak ada yang bisa menyetrika, mencuci baju,memasak, membersihkan rumah, dengan sempurna..!meskipun ada banyak pembantu di mansion..!" Timpal Biyan dengan mengerucut kan bibir nya.

__ADS_1


"Uluhh uluhh..!!" Ucap aida yang lalu mencubit pipi Biyan dengan gemas.


"I Love you..!!" Lirih Biyan dengan tulus lalu mencium bibir adia.


Aida yang mendapat ucapan cinta dari mulut Biyan secara tulus, di tambah lagi dengan ciuman hangat, hanya bisa terdiam tanpa membalas ciuman Biyan.


Melihat aida yang tidak membalas ciuman nya, membuat Biyan langsung menggigit kecil bibir bawah aida dan membuat aida terkaget,lalu membuka mulutnya lebar-lebar sehingga membuat Biyan langsung memasukkan lidah nya lebih dalam.


Saat ciuman itu mulai memanas dan di tambah dengan belaian belaian manja, tiba tiba ada gangguan yang tidak menyenangkan.


"ehemmm...! tuan, nyonya..! disini banyak anak kecil..! Saya sarankan jika ingin berciuman, pindah ke tempat lainnya saja..!" Ucap suster dengan menunjuk ke arah Anak anak kecil yang menatap pada aida dan Biyan dengan tersenyum geli.

__ADS_1


"Oh..!! iya..!! maafkan kami..!" saut aida dengan melepaskan ciuman Biyan.


"Suster..!! perkenalkan, namaku Biyan Rothschild..!! aku bisa membeli rumah sakit ini beserta Anda Dengan uang ku..!!" Timpal Biyan dengan membenarkan jas nya,yang membuat suster itu menelan Saliva dengan susah ketika mendengar nama keluarga Rothschild di belakang nama biyan.


__ADS_2