
Setelah menunggu Berjam jam.. akhir nya operasi Bao berjalan lancar.. meskipun awalnya banyak sekali cobaan yang mereka hadapi.
Saat semua orang hendak menemui Bao... dokter melarang mereka, dengan alasan,Kondisi Bao masih belum setabil...Putri dan Aisyah pun memutuskan untuk pulang lebih dulu,dan sedangkan Dani, Seung ho, aida, dan Biyan,masih ingin menunggu Bao Sadar,meskipun mereka tidak di perbolehkan untuk masuk.
"Aida..!! aku ingin berbicara pada mu..!!" seru Dani.
"Dani..!! aku tidak mau jika pembicaraan yang kau maksud, berkaitan dengan adik mu..!" tegas aida dengan berkacak pinggang.
"Aida.."saut Seung ho dengan tatapan tajam nya.
"Aku harap.. kamu bisa Memberitahukan tentang kebenarannya..karena..jika kamu selalu berbohong..!! maka, anak mu juga bisa menjadikan kebohongan mu sebagai contoh..!" jelas Seung ho dengan penuh penekanan.
"Tapi--
"tapi apa..? apa kau mau mengorbankan kebahagiaan bao hanya karena sifat mu yang sangat keras kepala..!!" potong Dani.
Aida yang merasa terpojokkan, hanya bisa menghela nafas nya dengan kasar,dan sedang kan Biyan yang tidak mengerti topik dari pembicaraan mereka, hanya memilih untuk diam dan menatap pada ruangan,tempat Bao berbaring dalam keadaan pucat dan lemas. entah kenapa Biyan merasa sangat cemas ketika melihat Bao dalam bahaya.
"Biyan...!!" Lirih Dani.
__ADS_1
"Aida ingin berbicara dengan mu..!" sambung Dani, membuat Biyan yang tadinya menatap Dani kini beralih menatap aida yang sedang salah tingkah.
Dengan langkah gontai, Biyan mengikuti aida yang berjalan di depan nya dengan menggigit kuku ibu jari miliknya.
"Duduk lah..!!" pinta aida yang kini berada di bangku taman rumah sakit.
"maaf kan aku..!!" lirih aida dengan meneteskan air matanya sembari menatap kosong kearah bunga bunga yang ada di taman.
"kenapa kau meminta maaf..?" tanya Biyan dengan menatap intens pada aida yang lalu duduk di sebelah aida.
"Aku..." lirih aida yang terhenti karena tidak bisa menahan tangis nya.
"5 tahun yang lalu..!! saat aku dan Seung ho hendak memberitahu mu tentang kehamilan ku..!! aku dan Seung ho melihat mu berciuman dengan Cici..!! dan karena hal itu lah yang membuat ku meninggalkan Korea tanpa sepengetahuan mu, bersama Seung ho..!!" jelas Aida dengan terisak.
"Berarti..??" tanya Biyan.
"iya..Bao adalah putri kandung mu.." timpal aida dengan mengusap air mata nya.
"Huhhhh...!!"Teriak Biyan.
__ADS_1
"Jika kau mau marah dengan ku..!marah lah..! tapi ini semua tidak sepenuhnya salah ku..!" seru aida.
"Tidak..! aku tidak marah padamu..! hanya saja aku sangat kecewa terhadap diriku sendiri..!! Kenapa dari awal aku tidak bisa menduga bahwa Bao adalah putri ku...! kenapa aku malah menuduh mu sembarangan..!" Saut Biyan dengan menampar pipi nya sendiri berkali kali.
"tidak...! ini bukan salah kalian..!" saut Dani dari belakang.
"Ini semua karena Cici..! dialah yang menciptakan konflik ini.." Sambung Dani.
"maksudnya..??" tanya Biyan dengan mengerutkan keningnya.
"Cici sengaja membuat kesalah pahaman di antara kalian..!! Dia selalu berusaha untuk memisahkan kalian.. dan penyebab dari terpisahnya aku dengan aida pun Cici pelaku utamanya..!!"
"Berdamai lah..demi Bao.." saut Seung ho dengan senyuman manis nya,yang membuat Biyan dan aida saling bertatapan dalam diam.
"Peluk..peluk.." ucap Seung ho dan Dani sembari bertepuk tangan.
"Maafkan aku aida..." Lirih Biyan dengan memeluk aida.
"Maafkan aku juga...!!" Timpal aida dengan membalas pelukan Biyan.
__ADS_1