Suami Pilihan Mama

Suami Pilihan Mama
```part 88```


__ADS_3

Saat Bao memanggil mereka berdua... mereka pun langsung menoleh ke arah Bao yang sedang di gendong oleh Biyan.


"Daddy..!!" teriak Bao yang sudah turun dari gendongan Biyan dan lari menuju ke arah Dani dan Seung ho.


"Dad.." pekik Bao saat melihat kedua Daddy nya terdiam menatap pada Biyan.


"Seung ho..kak Dani.." lirih Biyan.


"Dani..!! bawa Bao pergi..!" perintah Seung ho dengan tegas.


"tapi--


"cepat lah..!" bentak Seung ho.


Dani langsung membawa Bao untuk menjauh dari Seung ho dan Biyan.


"Kenapa kau kemari..?" tanya Seung ho.


"Dunia ini luas aku bebas kemana pun..!!" jawab Biyan dengan seringai licik nya.


"Dammm.." Seung ho melayangkan bogem mentah ke arah pipi Biyan.


"Shitt.." umpat Biyan.


Bodyguard Biyan sempat ingin meringkus Seung ho.. namun karena di larang oleh Biyan mereka pun diam dan menyaksikan pertengkaran antara dua pria tampan itu.

__ADS_1


"Berani nya kau menyentuh putri ku...!!" teriak Seung ho yang hendak memukul Biyan, namun Biyan menahan tangan Seung ho lalu di hempaskan.


"Jika aku tau itu putri mu..maka aku tidak sudih untuk menyentuh nya..!!" ucap Biyan yang membuat Seung ho semakin tersulut emosi.


"Dasar pria licik..!" pekik Seung ho.


"Dan kau perebut istri orang..!! kau sudah berani membawa aida kabur..!!" timpal Biyan dengan meninju pipi Seung ho.


"Kau..!!--Teriak Seung ho yang terhenti ketika mendengar suara istri nya.


"Oppa..!!" teriak Denia.


"Denia..?? kenapa kau kemari..?" tanya Seung ho yang langsung berjalan menuju Denia dan memeluk nya.


"Kenapa kau berkelahi dengan nya...??"tanya Denia


"Ada apa ini..?? siapa dia...?? Kenapa Seung ho memeluk wanita itu..??" batin Biyan.


"ayo pulang..!! aida sudah menanti kita di mansion..!" seru Denia.


"apa..?? aida..?" lirih Biyan.


"Kau jangan berani menemui aida lagi jika kau tidak ingin kehilangan nyawa mu..!!" bentak Seung ho.


Seungho,Dani,Denia,dan Bao pun langsung pulang.karena takut keributan itu akan semakin melarut.

__ADS_1


"kenapa mendadak kau menyusul kami..??" tanya Seung ho.


"karena aku merasa cemas..!" jawab Denia.


"Seung ho..!! seharus nya,kau membiarkan Biyan untuk menemui Aida, agar babby Bao bisa bertemu dengan ayah kandung nya..!"Potong Dani dengan menatap Bao yang tertidur lelap.


"Aku selalu merasa sakit hati jika ingat dengan penghianatan nya..!" ujar Seung ho dengan menyetir sembari menatap fokus kearah jalan.


"tapi apakah kau tidak ingin Bao bahagia..!! dengan seperti ini..! kita sama saja membelakang kan kebahagiaan Bao dan mengutamakan keegoisan kita..!"


tutur Dani


"Kau benar... tapi aku selalu saja tidak bisa menahan emosi ku..!" Timpal Seung ho.


"seperti nya kita harus menyusun rencana untuk membuat aida memaaf kan Biyan..!!" saut Denia.


"kau benar...!" Jawab Dani dan Seung ho.


Setelah setengah jam perjalanan, akhirnya mereka pun sampai di mansion. melihat putri nya Tidur di gendongan Dani,membuat aida merasa bahwa Dani memang ayah yang sangat tepat untuk Bao.


"Tadi dia terlalu lelah karena berlari mengelilingi mall..!!" lirih Dani dengan membaringkan Bao ke tempat tidur nya.


"boleh aku bertanya..?"


"silahkan..!" timpal Dani.

__ADS_1


"saat aku menatap Seung ho, dia seperti terluka di pipi nya.. apa kah ada kejadian yang tidak menyenangkan..??" tanya aida


"ti-tidak..!! kami Baik baik saja.." jawab Dani dengan gugup.


__ADS_2