
Dengan cepat biyan pun menarik tangan aida dan memeluk nya.
"tidur lah di kamar ku..!!" perintah Biyan.
Dengan kasar aida mendorong tubuh Biyan "Jangan harap aku akan tidur satu kamar dengan orang yang tidak pernah percaya pada ku...!!"tegas aida dengan tatapan tajam nya.
"apa kau yakin..??" goda Biyan dengan mengedip kan mata nya.
Perlahan biyan berjalan maju dan mendesak aida sampai ke tembok.
Biyan pun menghempit aida dengan satu tangan nya di tembok dan satu tangan lagi membelai pipi Bulat aida.
"maaf kan aku..!!" bisik Biyan yang membuat aida bergidik geli.
"aku tau kamu marah dan kecewa..!! pukul lah aku..!! marah lah pada ku..!! tapi kamu harus tidur dengan ku di kamar ku..!!" bujuk Biyan dengan wajah memelas nya.
Melihat wajah polos Biyan membuat jantung aida berdegup kencang.
Dengan kasar aida mencengkram kerah baju Biyan "kau dasar...!" pekik aida yang langsung me lepaskan cengkraman nya dan menghela nafas nya dengan kasar.
__ADS_1
"lihat lah rambut mu..!! kenapa kau tidak bisa mandi dengan bersih..!! ujar aida dengan mengacak acak rambut Biyan yang masih ada busa shampo nya.
"tadi aku terlalu buru buru jadi aku sampai lupa membersihkan sisa shampo di rambut ku..!!" jelas Biyan yang gugup karena aida menertawa kan nya.
"sudah lah kemari..!!" perintah aida dengan menggandeng tangan Biyan lalu menyuruh nya duduk di kursi kecil yang ada di depan meja rias.
Di usap nya rambut Biyan dengan menggunakan handuk kecil...
mereka berdua pun saling menatap melalu kaca Dan senyuman manis membuat mereka berdua salah tingkah.
"aida..!! sebenar nya aku masih ingin marah pada mu..!!" gerutu Biyan dengan mengerucut kan bibir nya.
"kenapa...?"tanya aida sembari mengusap rambut Biyan.
Biyan pun berdiri dari duduk nya dan langsung menatap aida dengan intens.
Dengan memajukan 1 langkah nya biyan langsung memeluk aida.
"maaf kan aku..!! aku sudah melukai hati mu selama ini..!" pinta Biyan dengan Isak tangisnya.
__ADS_1
AIDA yang melihat seorang Biyan menangis ikut terharu dan membalas pelukan Biyan dengan erat.
Perlahan Biyan mencium bibir aida dengan lembut... dan aida pun membalas ciuman Biyan
5 menit kemudian.
Mereka pun langsung melepas ciuman itu lalu mengambil nafas dalam dalam dan saling menatap dan tersenyum kecil.
"jadi bagai mana ..?? apa kau mau tidur di kamar ku..??" tanya Biyan yang di jawab anggukan oleh aida.
Seketika Biyan pun meloncat kegirangan dan langsung menggendong aida.
Biyan pun berjalan dengan menggendong aida menuju ke kamar nya... sedang kan kakak nya Robby yang melihat Ke romantisan Adik adik nya tersenyum kecil dan mengingat dimana moment ketika ia tertawa lepas bersama putri.
Namun saat ia mengingat penghianatan putri rasanya ia ingin pulang ke Jakarta dan meminta penjelasan pada putri.
... ......
"baik lah nona..!! boleh kah untuk malam ini aku meminta jatah..?" tanya biyan.
__ADS_1
"bruk..!!" aida memukul Biyan dengan menggunakan bantal.
"tuan Biyan Rothschild..!! aku mau tidur di kamar mu..!! tapi aku tidak akan memberi mu izin untuk menyentuh ku..!!" tegas aida dengan wajah nya yang sok tidak mau padahal di lubuk hati nya yang terdalam ia ingin segera melakukan kewajiban nya sebagai istri yaitu dengan melayani suami nya.