Suami Pilihan Mama

Suami Pilihan Mama
```part 63```


__ADS_3

Pagi


Wuhan Tiongkok.


Aida dan Seung ho yang baru turun dari pesawat langsung pergi menuju kerumah kerabat Seungho.


Dan di sana mereka mengaku sebagai suami istri maka dari itu kerabat nya menyewa kan salah satu rumah yang cukup besar namun tidak se mewah rumah Seung ho.


"Tinggal lah di rumah itu kapan pun kalian mau..!!" ujar kerabat Seung ho dengan menggunakan bahasa Korea.


"Tidak bibi...kami akan menyewa rumah mu..!! kami tidak mau tinggal secara cuma cuma..!!" timpal aida.


"iya bi..!! aida benar...kami akan menyewa rumah mu...!" saut Seung ho.


"terserah kalian..!!" jawab Kerabat Seung ho.


Kerabat Seung ho Memang kebanyakan tinggal di Tiongkok namun mereka Lahir di Korea Maka dari itu mereka bisa berbicara menggunakan bahasa Korea.


.........


"Rumah ini seperti nya sudah lama tidak di huni..!!" ujar aida dengan melihat sekeliling rumah yang terlihat sangat kotor.


"Kau istirahat lah..!!! aku akan membersihkan rumah ini...!!" timpal Seung ho.


"Seung ho...! kau sudah cukup banyak membantu ku...tapi aku...!"jawab aida.

__ADS_1


"shuitt...!! kau sahabat ku..!! dan membantu mu adalah kewajiban ku..!!" Timpal seung ho.


"baik lah..!! aku akan memasak untuk mu..!!"


Mereka pun bekerja sama untuk membersihkan rumah dan memasak sementara itu di Korea Biyan sedang bersama Cici di mansion.


.........


"Sayang..ada apa dengan mu..?? aku perhatikan sedari tadi kau terus saja melamun..?"tanya Cici dengan tatapan intens nya.


Semenjak aida meninggal kan Biyan...Emosi Biyan menjadi tidak bisa di kendalikan... dan dia lebih sering melamun.


"Biyan..!! apa kau memikir kan wanita kampung itu..??" tanya putri.


"Diam lah..!!" bentak Biyan.


Ciuman itu semakin menuntut Biyan yang awal nya tidak mau membalas ciuman Cici sekarang ikut menikmati ciuman itu.


Karena kesal melihat orang bermesraan putri pun langsung pergi ke kamar aida yang sekarang ia tempati.


"Sayang... lepaskan lah masalah mu...!! aku ingin hari ini menjadi hari kita berdua..!!" ujar Cici dengan menarik tangan Biyan menuju kamar Biyan.


Cici pun menyuruh Biyan untuk berbaring di tempat tidur nya... dan setelah itu Cici langsung mencium pipi dan bibir Biyan.


Saat Cici hendak membuka Kemeja Biyan tiba tiba Biyan marah besar.

__ADS_1


"Hentikan..Hari ini aku sedang bad mood dan kau malah mencoba meracuni ku..kau tau.. aku punya istri..!!"bentak Biyan.


"Iya kau punya istri..tapi mana istri mu...??kau lihat..dia pergi bersama pria lain..!!"Saut Cici.


Dengan mengacak acak rambut nya Biyan langsung pergi meninggalkan Cici yang masih menggerutu tidak jelas.


Jakarta.


Di taman kota.


Terlihat 2 gadis sedang berjalan jalan dengan membawa beberapa cemilan.


"Aisyah...!! kau selalu saja merepotkan ku..!! belajar lah seperti sepupu mu aida..ia selalu mandiri..!"gerutu Denia pada Aisyah sepupu aida.


"Kak Denia..!! kan hari ini aku libur, jadi nya aku pengen mengajak mu jalan jalan...bukan nya Malah seneng ini malah menggerutu..!" saut Aisyah.


"Se andai nya kau yang meneraktir ku maka aku akan senang..!!" timpal Denia.


"Aku tidak memegang uang sepeser pun..!!" timpal aisyah dengan menatap pada Denia dan tidak memperhatikan Jalan.


"Brukk.." Aisyah menabrak seorang Pria hingga ia terjatuh di tanah.


"Maaf kan aku...!!" ujar Dani dengan mengulur kan tangan nya.


"tidak tuan..!! Gadis ini yang sudah menabrak mu-- ujar Denia yang terhenti ketika melihat Wajah Dani.

__ADS_1


"Bukan kah kau Kakak ipar nya aida..??" tanya Denia.


"Iya..dan kau.. Sahabat nya aida yang ikut makan malam itu ya..?" tanya balik Dani.


__ADS_2