Suami Pilihan Mama

Suami Pilihan Mama
```part 82```


__ADS_3

"akhhh..." teriak aida yang sudah tidak bisa menahan rasa sakit nya.


"Bagai mana ini..!! tidak ada satu pun kendaraan umum yang lewat...!!" seru Denia dengan panik.


"Cepat lah..!! aku sudah tidak tahan..!!" pekik aida dengan suara yang terdengar kesakitan.


Dani yang melihat pemulung mendorong gerobak nya yang terlihat kosong Langsung menghampiri pemulung itu dan lalu meminta izin agar pemulung itu mau meminjam kan gerobak nya.


"Pak aku pinjam gerobak mu untuk menghantar kan Sahabat ku ke rumah sakit terdekat...!! terimakasih dan ini uang untuk mu..!!" ujar Dani dengan memberikan uang sebesar 200Yuan (kurang lebih Rp 400.000).dan langsung membawa pergi gerobak pemulung itu tanpa menunggu Jawaban pemulung itu.


"Ehh...tuan jangan ambil gerobak ku..." teriak pemulung yang tidak di hirau kan Dani.


"Taruh aida di gerobak ini..." perintah Dani pada Seung ho.


"apa kau gila... aku tidak mau naik gerobak sampah.." pekik aida dengan menahan sakit nya


"ok kalau begitu kita biar kan anak nya brojol di sini.."ancam Dani


"Akhh..." teriak aida semakin menjadi jadi.

__ADS_1


Mau tidak mau aida terpaksa di bawa ke rumah sakit dengan menggunakan gerobak.


.........


Aida yang kini sudah berada di ruang ICU bersama Seung ho dan Dani masih berteriak kesakitan. Sedang kan Denia menemani Aisyah di luar ruangan karena Aisyah sangat ketakutan jika ada orang yang Merasakan sakit hingga menjerit.


Awal nya Dani dan Seung ho sempat berdebat dengan dokter karena mereka tidak di izin kan untuk masuk kedalam ruang ICU.. namun karena aida yang meminta mereka menemani nya dengan terpaksa dokter pun mengizinkan mereka.


"Akhhh..." teriak aida dengan menjambak rambut Seung ho.


"hahaha..." Dani tertawa saat melihat Seung ho meringis kesakitan karena di Jambak oleh aida.


Situasi di dalam ruang ICU sangat menegang kan. Seung ho dan Dani terus saja meringis kesakitan dengan mengejan seakan mereka yang akan melahirkan karena aida terus Menjambak, mencakar, memukul, bahkan menampar mereka.


"Ayo nona...terus lah mengejan.." perintah dokter.


"dokter... kau ini sangat payah... bukan nya membantu malah hanya merintah saja..." gerutu Dani.


"Dani... kau ini tidak tau apa apa jadi diam lah..!" pekik Seung ho yang masih meringis kesakitan karena saat ini aida mencengkram tangan nya.

__ADS_1


"Akhhh .. " teriak aida dengan sangat keras... namun teriakan nya itu langsung berhenti ketika tangisan bayi perempuan Ter dengar di ruang ICU itu.


Dani dan Biyan saling menatap ketika ia melihat aida pingsan.


"aida..!! aida..!!" teriak Seung ho dan Dani sembari meneteskan air mata nya.


"Aida...!! bangun lah.. aku tidak mau kehilangan mu..!!" Ujar Seung ho.


"Aku juga tidak mau aida.." timpal Dani.


Mereka berdua pun terus mengecup tangan aida dan menepuk pipi aida agar aida sadar.


"tuan..!! hal ini biasa terjadi saat sesudah melahirkan... anda tenang saja sebentar lagi nona aida akan sadar..." Jelas dokter dengan menahan tawa nya.


Mendengar penjelasan dokter membuat Seung ho dan Dani langsung terdiam Sembari menghapus air mata nya dan tersipu malu karena para perawat menertawakan mereka.


...


Aisyah dan Denia yang melihat Dani dan Seung ho dalam keadaan berantakan langsung tertawa hingga air mata mereka keluar.

__ADS_1


"Lihat lah... kalian terlihat seperti orang gila yang tidak pernah mandi..."seloroh Denia dengan menahan tawa nya.


__ADS_2