
"tapi nyon-"ujar pria itu yang di potong oleh Cici.
"aku akan membayar mu 3 kali lipat dari sebelum nya..!!"potong Cici.
"baik lah..!! kalau begitu..!! perintah anda akan segera saya lakukan...!!"Timpal pria itu.
***Begitu lah kehidupan Cici... Di kelilingi oleh harta namun tidak ada kasih sayang dari orang tua... sifat mom Cici yang terlalu memaksa kan Cici untuk menjadi orang yang pintar membuat nya merasa tidak nyaman... apa lagi di tambah dengan sifat nya yang keras kepala.
Mall grand Indonesia***.
Anak buah Cici yang sudah menemukan lokasi aida langsung mencari aida di semua bagian mall dan mereka pun menemukan aida yang sedang melihat lihat beraneka ragam makeup impor.
Tanpa basa basi.. salah satu dari mereka berpura pura menabrak aida dan membuat aida hampir terjatuh...
"Maaf nona...!!" ujar pria itu dengan memegang erat pinggang Aida.
Melihat wanita yang sederhana namun terlihat sangat cantik membuat anak buah Cici merasa terkagum kagum dan memanfaatkan kesempatan emasnya dengan meraba tubuh aida...sementara itu anak buah Cici yang satu nya sudah merekam semua kejadian itu.
__ADS_1
"plak...!!" tamparan aida terdengar sangat keras.
"Dasar pria buaya..!! kau sengaja menabrak ku kan..!! awas saja kau ..!!" ujar aida yang langsung melepas heels nya dan memukuli anak buah Cici.
"ayo aida..!! tunjukan jurus karate mu...!" teriak Denia dengan girang karena dia tahu bahwa seorang aida yang sedang emosi bisa mengalah kan 10 pria sekaligus.
"heh..!! apa kau gila..! cepat panggil scurity...!! wanita lemah seperti aida tidak akan bisa melawan pria itu..!"timpal putri dengan panik.
"kau tenang lah..! aida juara karate se komplek..!! jadi tidak akan terjadi apa pun..!" saut Denia dengan enteng nya.
"ehh..!! Gadis kampung..! kamu selalu membicarakan tentang juara komplek..!!kalau aida sampai kalah bertarung..!! maka kamu yang akan bertanggung jawab..!!"Gertak putri.
Saat Denia dan putri sibuk ber adu mulut... dengan santai nya aida melawan pria yang tadi mengganggu nya.
"kemari lah..!!" ujar aida dengan ber ancang ancang siap untuk menendang pria itu.
Tanpa banyak bicara pria itu pun berusaha melawan aida namun ketika dia menghampiri adia tendangan maut pun mengenai pipi nya hingga membuat darah mengalir di ujung bibir.
__ADS_1
Melihat pria yang tadi ia tendang merasa kesakitan aida pun mengeluar kan tinju nya ke arah perut pria itu berkali kali dan hingga pria itu menangis karena kesakitan.
"Heyy bantu aku..!!" teriak pria itu pada teman nya.
"ohh jadi ini teman mu..!! kemari lah...! lawan aku..!"tantang aida dengan bersalto ke arah belakang dan mengepal kan tangan nya.
"larii...!!"
Ke dua anak buah Cici langsung berlari dengan cepat karena ketakutan.
"haha...!! dia fikir mengalahkan mu itu mudah..!" ujar Denia.
"heyy kau..!! siap kan lah kepala mu itu..!" ancam Denia pada putri dengan memperagakan orang yang sedang memotong leher menggunakan tangan nya.
"potong saja kepala mu sendiri..!! a-aku mau pulang...!" timpal putri yang takut dengan ancaman Denia.
"wong edan...!" ejek Denia dengan menggunakan bahasa Daerah nya.
__ADS_1
skip.
"bagus lah..!! cepat kirim kan video itu pada ku..!" ujar Cici pada anak buah nya yang ada di seberang sana dengan senyuman licik.