Suami Pilihan Mama

Suami Pilihan Mama
```part 58```


__ADS_3

"Dan aku pun tidak mengerti dengan pria..!! mereka selalu bebas mencium wanita manapun...!"Ujar aida yang tidak terima dengan perkataan Biyan.


"sudah lah..aku mau mandi dan berangkat kekantor.. agar aku bisa memajukan perusahaan ku menjadi perusahaan yang terbaik di Korea..!!" timpal Biyan dengan bengga nya.


Sementara itu aida tersenyum kecil dan merasa sangat bahagia melihat Biyan yang memiliki semangat tinggi untuk membangun perusahaan nya.


"semoga saja kau bisa menjadi yang terbaik bagi semua orang" batin aida.


Setelah selesai bersiap siap Biyan pun langsung berangkat ke kantor nya dan sedang kan Aida sibuk berbincang dengan Denia melalui telefon.


"Ohh.. koen Ki mbalek neng korea meneh toh..." ujar Denia.


"iya...suami ku tidak betah jika berlama lama di Jakarta..!" Jawab aida.


Mereka pun terus membicarakan tentang kehidupan mereka sehari-hari.


Sedang kan di Jakarta Dani sedang duduk di sebuah restoran bersama dua wanita yang sedang menatap nya dengan tatapan tajam.


"kenapa kau melepas kan aida begitu saja..!! padahal ia sudah membuat hidup kita hancur.." selidik putri dengan tatapan tajam nya


"Dan kau tau... perbuatan mu itu sama saja melepas kan Kesempatan emas..." Saut Cici.


"sebaik nya kalian berhenti mengganggu kehidupan aida dan Biyan..."Tegas Dani dengan datar.

__ADS_1


"apa...!!!" teriak putri dan Cici.


"ya...ini uang untuk kalian... berhenti lah mengganggu kehidupan keluarga kami..." ujar Dani dengan memberikan 1 tas besar yang berisi lembaran uang seratus ribu dan lalu pergi.


"Dani...yang ku butuh kan kerja sama mu bukan uang..."teriak Cici.


"heh...kenapa kau tidak menghentikan Dani...??" tanya Cici pada putri.


"Karena aku butuh uang..." jawab putri.


"bodoh...aku bisa memberi mu banyak uang jika kau mau..."


"kalau gitu ini untuk ku aja... kan elu punya banyak uang"timpal putri yang langsung pergi meninggal kan Cici.


"Shitt...kartu kredit ku kan baru aja di blok sama Daddy..."umpat Cici yang langsung mengejar putri.


Dengan terpaksa Jia mengiyakan semua perintah Dani karena cinta nya... Dia rela berkorban dengan cara apapun.


Skip


Sore.


"sayang aku pulang..." ujar Biyan.

__ADS_1


"kenapa kau pulang lebih awal...??" tanya aida.


"aku ingin menghabiskan waktu bersama istri ku ini..."jawab Biyan dengan memeluk aida.


"emm bilang aja mau di kasih jatah"


"ya jelas lah..itu hal yang utama.." Timpal Biyan dengan senyuman nakal nya.


"aaa...sayang aku males..."gerutu aida.


"Emangnya kamu ga pengen cepet-cepet punya baby...??"tanya Biyan dengan mencium leher aida.


"lah umur gua kan baru 18 tahun..."


"ya gapapa dong... lagi pula aku udah 20 tahun... jadi aku berhak meminta baby..."


"apa kamu ga malu punya babby di masa muda... apa lagi kamu masih kuliah..."Bujuk aida.


"enggak sayang... aku kasihan sama Daddy dan mommy... mereka udah tua tapi belum punya cucu...Dan sedang kan kak Dani malah belum bisa muvon dari mu.." jelas Biyan.


"alasan teross..." ujar aida yang langsung pergi ke kamar nya dan di susul oleh Biyan.


Tiga Minggu kemudian.

__ADS_1


Entah kenapa selama 3 Minggu ini Tubuh aida menjadi candu bagi Biyan.. ia sering pulang awal meski pun seharusnya Dia lembur sampai malam.


Sedang kan Robby dan Dani selama tiga Minggu ini disibukkan dengan urusan kantor,Cici dan putri pun Sibuk memikirkan kehidupan mereka untuk kedepan nya ... karena melihat Biyan dan Robby yang semakin menjauh dari mereka.. membuat rasa panik pun terus menghantui***.


__ADS_2