
"Ada apa..?" tanya Aisyah yang baru datang.
"Aku pun tidak tau..!" Jawab Dani yang langsung memeluk dan mencium bibir aisyah.
"Ehem..!"Seung ho berdehem.
"Jadi..! apakah kalian tidak ingin membantu kami..?" tanya Seung ho dengan aura membunuh nya.
"Memang nya ada apa..? ceritakan lah..!" saut aida yang mulai panik.
"Iya Seung ho ceritakan lah kami juga ingin mengetahui apa yang terjadi..?" tanya aisyah melepas pelukan Dani dan menatap sedih pada sahabat nya Denia yang terlihat pucat.
"Sebentar lagi...! Denia..!" lirih Seung ho Dengan memeluk Biyan dan Dani sembari meneteskan air matanya.
"Kenapa ada apa..?" tanya aida dan Aisyah yang mulai panik tingkat tinggi.
"Denia..! ceritakan..!" Aida memeluk Denia.
"Iya ceritakan lah..!" Aisyah juga ikut memeluk Denia.
"Aku..!" lirih Denia.
"Apa kau terkena kanker..? darah rendah..? Kejang kejang..? apakah sebentar lagi kau akan mati..?" tanya aisyah.
"Brukk.." Denia memukul punggung Aisyah yang sedang memeluk nya.
"Kenapa kau memukul ku..?"
"Karena Mulut mu itu sangat lemes.!" gunam Denia melepas pelukannya dan menatap tajam pada Aisyah.
"Jadi..! cerita nya..! sebentar lagi aku akan menjadi ayah..!" Ujar Seung ho dengan girang.
__ADS_1
"Ayah..??" pekik aisyah,Dani,dan Biyan.
"bruk..!" aida memukul bidang dada Seung ho.
"AW..! "teriak Seung ho.
"Kau membuat jantung ku hampir saja copot..!" gerutu aida dengan mengerucut kan bibir nya.
"maaf kan aku..!" Timpal Seung ho mengedip kan mata nya.
"Dasar..!" Pekik aida yang langsung memeluk Seung ho.
"Selamat ya..!"Ucap aida.
"Terimakasih..!" saut Seung ho.
"Ehem..!" Biyan berdehem.
"Sayang..! ikut dengan ku..!" tegas Biyan.
"ikut..!" Biyan menajamkan tatapan nya.
"Aku ga mau..!"
"Oke..!"Biyan menggendong aida dengan paksa.
"Biyan turun kan aku..!" teriak aida memukul mukul Biyan.
Semua orang tertawa keras ketika melihat sifat Biyan yang begitu posesif terhadap istri nya.
...
__ADS_1
Kamar Bao.
"Om Biyan..! kenapa kau menggendong mommy ku..!" Bao manatap pada Biyan dan aida dari dalam kamar nya.
Biyan yang menggendong aida pun langsung menurunkan nya dan masuk kedalam kamar Bao bersama aida.
"Sayang..! mommy ingin membicarakan sesuatu..!"lirih aida.
"Sayang jangan sekarang..!" Timpal Biyan.
"tidak..! aku sudah tidak bisa menyembunyikan kebenaran ini..!" tegas aida.
"Ada apa mom..? bicara lah..!"
"Apa Bao suka dengan om Biyan..?" tanya aida.
"Om Biyan baik..! Hanya saja..! ia suka menggoda mommy ku..!" gerutu Bao.
"jadi begini sayang..! sebenar nya om Biyan adalah Daddy Bao..!"Jelas aida.
"Jadi..? Bao punya tiga daddy..?" tanya Bao.
"Satu Daddy asli yaitu daddy Biyan dan dua Daddy angkat ya itu daddy Dani dan Seung ho..!" jelas Aida panjang lebar.
"Berarti..? Dad Biyan adalah darah daging ku yang sebenar nya..?"
Mendengar perkataan Bao yang memanggil nya dad, membuat Biyan terharu dan langsung memeluk Bao.
"Jika saja aku tau kalau kau adalah Daddy ku..! maka aku tidak akan melarang mu bermesraan dengan mommy..!" Ucap Bao mencium pipi Daddy nya.
"Kau ini kecil kecil udah tau artinya bermesraan..!" saut Biyan mencubit gemas pipi Bao.
__ADS_1
"Iya..! Dulu aku tau arti bermesraan dari ibu Denia dan ibu aisyah..! mereka bilang aku harus menyuruh Daddy Dani dan mommy aida bermesraan..! jadi aku langsung menyuruh mommy dan Daddy bermesraan di hadapan ku..! benarkan mom..!" Jelas Bao panjang lebar dengan wajah polos nya.
"What..! Jadi selama ini Aisyah dan Denia yang mengerjai ku..!" batin aida melangkah mundur untuk menghindari kemarahan Biyan.