
"aku tidak mengerti apa yang kalian maksud..!!" bantah Biyan
"sudah lah kak..!! jangan kau bahas lagi... orang ini tidak pernah memiliki waktu untuk siapa pun..!!" sindir Aida.
"Hey...?? apa kalian tidak pernah berkencan...?" tanya Robby.
"jangan kan berkencan..!! ketika kita seharus nya bulan madu..! dia sibuk di kantor..!!" gerutu aida
"kau tau..!! aku melakukan ini agar kita bisa hidup Berkecukupan..! dan kau malah menggerutu tidak jelas..!!" timpal Biyan.
"sudah sudah..!! aku berangkat dulu..!! jangan berantem terus..!!" seru Robby yang langsung pergi meninggal kan Biyan dan aida.
"apa kau benar benar menginginkan kencan bersama ku..??" tanya Biyan dengan gugup.
"istri mana yang tidak ingin berjalan jalan dengan suami nya..!"
"baik lah..!! nanti malam temui aku di Through Cafe Jam 20.30..!" ujar Biyan dengan berdiri dari duduk nya.
"benar kah..??" tanya aida dengan girang.
"ya..!! dan mana black card ku..?" tanya biyan dengan datar.
"ini..!!" lirih aida dengan wajah nya yang terlihat tidak senang.
__ADS_1
"Ini milik mu..!" timpal Biyan dengan memberikan sebuah kotak kecil dan lalu pergi meninggalkan aida.
Tanpa berkata kata aida pun langsung membuka kotak itu...
"black card...?"lirih aida dengan senyuman manis.
Aida yang dulu sangat sederhana sekarang menjadi wanita matre namun tetap berpakaian dengan sopan.
"Pak Sam hantar kan aku ke Coex Mall... aku ingin membeli banyak pakaian...!!"pinta aida dengan girang.
Di sepanjang perjalanan menuju ke Coex Mall aida terus menatap i ponsel nya dengan tersenyum kecil.
"tring" Pesan masuk.
"tunggu aku.. 5 menit lagi aku akan sampai..!" balas aida.
"pak Sam..!! cepat lah sedikit..!!" seru aida pada pak Sam.
Aida pun sampai di Coex mall dan seperti biasa nya pasti ada mata mata Biyan yang mengikuti nya tanpa aida sadari.
Dan pak Sam pun di perintah kan oleh aida untuk pulang ke mansion.
"hey...?? maaf kan aku ..!! tadi di jalan agak sedikit macet..!!" sapa aida pada seung ho.
__ADS_1
"tidak papa, aku juga baru saja sampai..!!" timpal seung ho.
"Ya udah..!! temenin aku beli baju yuk...!!" pinta aida yang di jawab Seung ho dengan anggukan dan senyuman manis.
.........
Mereka pun pergi membeli berbagai pakaian di Coex mall...
Dan kali ini Seung ho yang membayar kan pakaian aida karena dia beralasan sebagai tanda persahabatan.
"ohh ya seung ho..?? jam segini kan waktu nya kerja..?? aku lihat dari pakaian mu seperti seorang pegawai kantoran..?? lalu kenapa kamu mau menemani ku membeli pakaian...??" tanya aida dengan melihat tubuh Seung ho mulai dari bawah sampai atas.
"aku bekerja di perusahaan Lee Young.... Dan kebetulan hari ini aku meminta cuti."jawab Seung ho dengan berbohong... padahal sebenarnya dia pemilik Perusahaan terkaya di Korea yang ia rintis saat umur nya masih 17 tahun... dan nama Lee young di ambil dari nama ayah nya.
"Lee young...?? seperti nya aku pernah mendengar nama itu...?" ujar aida dengan menggaruk kepala nya yang tidak gatal.
"sudah lah..!! sekarang aku akan mengajak mu ke restoran yang menyajikan makanan makanan lezat...!!" saut Seung ho yang membuat aida menelan Saliva nya karena mendengar kata lezat.
"baik lah..!! lest go...!!" timpal aida dengan bersemangat.
Seung ho pun langsung menancap gas nya membawa aida ke sebuah tempat yang lumayan jauh dari Coex mall.
"tringg .." Seung ho menekan bell yang menempel di pintu sebuah rumah kecil dan sederhana namun ada begitu banyak tanaman yang membuat rumah itu terlihat indah.
__ADS_1