Suami Pilihan Mama

Suami Pilihan Mama
```part 86```


__ADS_3

Telur setengah matang,Tempe goreng,tahu goreng,sayuran hijau,dan nasi putih.menjadi menu makan malam Bao.


"Bao...kenapa kau terlihat sangat suka ketika makan makanan berwarna hijau seperti itu..?" Tanya Aisyah.


"karena ini sangat enak..!" jawab Bao dengan melahap tempe goreng.


"Nugget ayam ini lebih menggoda dari pada tempe dan tahu mu itu...!" seru Aisyah yang membuat semua orang menatap nya dengan tajam.


"Aisyah...! jaga bicara mu..! nugget ayam tidak baik untuk kesehatan Bao..!!" tegas Dani dengan tatapan tajam nya.


"Kau ini sudah besar. tapi sifat mu yang kebanyakan bicara Masih saja Belum berubah..!"Lirih Seung ho.


"Maaf kan aku.aku tidak tahu"


"Belajar lah agar kau tau.." timpal Denia.


"Bao..! selesaikan lah makan malam mu..!dan setelah itu tidur..!"Perintah aida pada Bao.


"baik mom..." lirih bao


setelah Bao menyelesaikan makan malam nya,kini para orang dewasa berkumpul di ruang keluarga untuk membicarakan tentang Bao.

__ADS_1


Suasana di ruang keluarga itu sangat hening.. tidak ada yang berani berbicara saat melihat Expresi seorang aida terlihat sangat serius.


"Kalian tahu..!! aku sangat tidak suka ketika melihat anak ku Bao salah memilih sesuatu termasuk pergaulan..!!" ujar aida memecah keheningan.


"Jadi aku memutuskan beberapa bulan lagi Bao akan mengikuti homeschooling...!!" tegas aida.


"tapi aida..! ini sama saja kau mengekang anak kita..!" protes Dani.


"Ini semua demi kebaikan Bao..!" lirih aida.


"Aku setuju Dengan Dani..!! jika kau terus membiarkan Bao di rumah ... maka dia akan menjadi anak yang takut dengan orang-orang yang ada di luar..!"Saut Seung ho.


Aida berfikir keras dengan usulan Dani Dan Seung ho sedangkan Denia dan Aisyah memilih diam, karena jika 3 orang itu sedang berbicara serius maka mereka berdua akan membuat kekacauan jika turut mengusul.


"Aku takut jika aida terlalu hanyut dalam luka nya hingga Bao yang menjadi korban..!" Gunam Dani.


"Dani... aku rasa kita perlu melakukan sesuatu untuk membuat aida tidak mengekang anak kita..!!"Timpal Seung ho.


"kau benar..!!"


...

__ADS_1


Bao tidur di kamarnya dalam keadaan mulut yang di manyunkan dan Selimut yang membalut tubuh mungil nya. Perlahan aida mengecup kening Bao dan membelai pipi chubby Bao dengan penuh kasih sayang.


"Mom akan terus menjaga mu sampai kapan pun.."lirih aida dengan membenarkan selimut Bao lalu beranjak pergi,namun langkah nya terhenti ketika ia teringat akan mom dan dad Biyan yang belum tau sama sekali dengan lahirnya cucu yang mereka nantikan.


Aida memang membenci Biyan. tapi di hati kecil nya ia tidak ingin melukai hati Grandma dan Grandpa Bao.karena kelahiran Bao yang di rahasiakan dari mereka. namun seketika fikiran itu berubah ketika ia ingat bahwa Biyan bahagia bersama Cici dan aida mengira bahwa saat ini mereka sudah berkeluarga.


"Aku tidak boleh lemah.." lirih aida yang langsung berjalan menuju ke kamar nya.


...............


Besok nya.


Seperti biasa semua orang berkumpul untuk sarapan pagi.


"Bao.. apakah kau tidak ingin ikut dengan Daddy Dani dan Daddy Seung Ho ke mall..??"Ajak Dani yang membuat aida menatap nya dengan tajam.


"Iya aku ikut..!! tapi jika mom..!" Ucap Bao.


"mom akan mengizin kan mu.." timpal Denia dengan tersenyum manis.


"Iya.. kau boleh keluar... Iyakan mom..??" saut Aisyah.

__ADS_1


Dengan menghela nafas nya aida meng izinkan Seung ho dan Dani untuk membawa Bao.


__ADS_2