Suami Pilihan Mama

Suami Pilihan Mama
```part 102```


__ADS_3

Pagi ini di awali dengan senyuman yang sangat manis dari semua orang kecuali aida,Biyan Merasa sangat bahagia karena bisa merasakan percintaan yang ia harapkan tadi malam, Sedangkan Seung ho dan Dani merasa sangat senang karena akan ada rapat yang terlihat sangat menantang yang, sebap sifat tuan Andi yang seperti di ceritakan oleh Daddy.


Daddy,Aisyah,Denia,dan mommy Merasa sangat bahagia saat melihat orang yang mereka cintai bahagia...Dan Sedangkan Bao merasa senang karena tadi malam ia bisa tidur nyenyak bersama Daddy Dani dan mommy aida.


"Aida..! Kenapa wajahmu murung begitu..?" tanya Aisyah.


"Aku hanya tidak mood..!" jawab aida dengan berbohong karena sebenarnya aida sangat marah atas perilaku Biyan yang terus mengajak nya bercinta semalaman hingga pagi, bahkan saat aida mandipun Biyan masih saja mengajak aida bercinta.


"Biyan..! kemarin aku perhatikan kau berpakaian kusut dan berkumis tipis..! sekarang mana kumis itu..? apa aida yang mencukur..?" goda mommy.


"Iya..! Aida Sangat suka mencukur semua bulu ku..!" Timpal Biyan dengan menahan tawanya.


"Tidak..! dia berbohong..!" Gerutu aida dengan mengerucut kan bibir nya.


"Ayolah sayang..! jujur saja..!" ucap Biyan dengan mengecup bibir aida.


"Kau--


"Om Biyan..! kenapa kau mencium mommy ku..!" potong Bao yang membuat semua orang terdiam.


"Seharusnya daddy Dani yang mencium mommy ku..! bukan kamu..!" Gerutu Bao.

__ADS_1


"Sayang..! Kau masih kecil..! tidak seharusnya kau mengatakan itu kepada Om Biyan..!" tutur Seung ho.


"Ayo habisin makanannya..! hari inikan hari pertama Bao masuk sekolah bersama Bima..!" Saut Denia.


"aku tidak mood..!" Pekik Bao yang langsung menarik tangan Bima (anak Robby dan Atun) menuju kemobil.


"Aku akan menghantarkan anak anak..!" ucap Atun dengan berjalan mengikuti Bao dan Bima.


"Aku ikut..!" Aida langsung Berlari menuju mobil.


"Robby..! kau ikut kami ke kantor untuk rapat dengan tuan Andi..! tadi malam aku ingin memberitahu mu..! tapi kau sudah tertidur..!" jelas daddy.


Setelah menyelesaikan sarapan, para lelaki langsung pergi ke kantor dengan menggunakan mobil Lamborghini Aventador dengan kecepatan sedang.


Setelah sampai di kantor semua orang di sibukkan dengan pekerjaan masing masing termasuk Seung ho, meski ia baru bergabung di perusahaan keluarga Rothschild,tapi pengalaman berbisnisnya lah yang membuat ia tidak keteteran menghadapi rapat dadakan itu.


...


Ruang kerja Biyan.


"Heru..! kau harus meneliti kembali berkas berkas itu..!" Seru Biyan dengan menunjuk kearah berkas yang sudah di siapkan untuk rapat bersama tuan Andi.

__ADS_1


"Jangan sampai ada yang kurang..!"lanjut Biyan dengan Membaca sebuah berkas.


"Baik tuan..!" lirih Heru yang langsung melakukan perintah Biyan.


Dalam pekerjaannya, Biyan tidak pernah seserius ini,karena sebelumnya Biyan memang tidak terlalu suka berbisnis.


"Tuan muda Biyan..! tuan Andi sudah datang..! dan anda di panggil tuan besar untuk keruangan kerjanya..!" Seru seorang staf.


"Baik lah..! Heru..! bawa berkasnya .!" Perintah Biyan yang langsung bergegas menuju keruang kerja daddynya.


...


"Rapat kali ini..! aku serahkan pada Robby dan Seung ho untuk memimpin..!" Tegas daddy.


"Apa..?"tanya Robby dan Seung ho.


"iya..! kalian yang pantas memimpin..! karena..! aku melihat kinerja yang sangat bagus dalam diri kalian..!" timpal Daddy.


"Iya..! Seung ho Memang Sangat handal dalam urusan bisnis..!" Saut Dani dengan senyuman manis yang tersungging di bibirnya.


Dengan langkah gontai para pemuda dari keluarga Rothschild termasuk Seung ho, menuju keruang rapat yang di dalamnya sudah ada tuan Andi.

__ADS_1


__ADS_2