
"aku hanya ingin bertanya sesuatu pada mu..!" ucap aida dengan berbisik.
"sudah aku duga..! pasti ada mau nya"
"Biyan..!!kali ini aku serius..!!" pekik aida.
"baik lah ada apa..?" tanya Biyan yang masih sibuk memakan roti nya.
"ini foto siapa...?" tanya aida dengan memperlihatkan foto putri bersama pria asing.
"kau ini buta ya..!! lihat lah..!! itu foto kak ipar bersama kakak ku robby..!" seru Biyan dengan enteng nya.
"Bodoh..!! lihat lah dengan jelas..!! pria ini bukan kak Robby...!"
"lalu siapa dong..?" tanya biyan.
"jika aku tahu maka aku tidak akan menanyakan foto ini pada mu..!!"ujar aida dengan menahan rasa ingin memukul Biyan yang sedari tadi terlihat bodo amat.
"entah lah aku pun tak tau..!" jawab Biyan dengan wajah mengejek.
"sttt..." aida menyiram kan segelas susu yang ia buat tepat di depan wajah Biyan.
"Dasar pria bodoh...!" gerutu aida yang berlalu pergi.
Sedang kan Biyan terdiam sejenak dengan wajah yang basah.
"aida...!!!" Teriak Biyan dengan geram.
..........
Jakarta.
__ADS_1
"apa..?? Aida membanting pintu tepat di depan wajah mu...?" tanya Dani pada Jia yang ada di seberang sana.
"iya..!! dan bahkan dia menarik paksa Biyan dari rangkulan ku...!!" jelas Jia.
"Ini tidak bisa di biar kan..!! lebih baik kita atur rencana baru untuk memisah kan adik ku dari wanita sialan itu..!! jika kita menunggu bertahun tahun maka semua nya akan telat...!" timpal Dani.
"lalu apa yang harus ku lakukan....?" tanya Jia.
"begini..!!---
Dani pun mengubah semua rencana nya agar ia dapat memisahkan aida dari Biyan dengan cepat...
Dan setelah ia memberi tahu rencana nya pada Jia... Dani pun langsung memberi tahu putri dan Cici .
skip
Perusahaan keluarga Rothschild
"ada apa Daddy memanggil ku...?" tanya Robby.
"apa..?? secepat ini..?" tanya Robby.
"ya..!! masalah istri mu..!! nanti mommy akan mengatasi nya..!! setelah ini kau langsung pergi ke bandara..!!" jelas Daddy dengan tegas..
Robby pun langsung menuju ke bandara tanpa memberi tahu istrinya.
Seoul.
Coex Mall.
Aida terlihat sangat gembira ketika melihat berbagai baju yang sangat sederhana namun dengan harga yang sangat mahal...
__ADS_1
"annyeong..??" sapa seorang pria tampan berjas hitam,tinggi, dan terlihat sangat gagah.
"nee..!! siapa kau..?" tanya aida.
"perkenalkan nama saya Seung ho...!!" jawab pria itu.
"Seung ho..?? nama yang bagus.!" batin aida.
"emm.. ada apa kau memanggil ku..?" tanya aida.
"tadi aku melihat mu menjatuh kan Ini....!!" jawab seung ho dengan memberikan black card.
"whatt..??" pekik aida dengan memukul kening nya.
"kenapa aku bisa se ceroboh ini..?" ujar aida dengan menggunakan bahasa Indonesia.
"kau berbicara apa tadi..?" tanya Seung ho.
"emm..!! tidak ada apa apa..!! dan terimakasih... jika tidak ada kamu pasti aku sudah kehilangan black card ku ini..!!" jawab aida.
"Iya sama sama..!!" saut Seung ho.
"sebagai ganti nya kita makan bareng yuk..!! aku yang bayar..?" ajak aida dengan senyuman manis nya.
"tidak usah repot repot..!!"
"ayo lah..??" rengek aida dengan mengedip kan mata nya.
"kalau begitu lest go...!!" ujar Seung ho dengan girang.
__ADS_1
Mereka pun makan bersama di sebuah restoran yang berada dekat dengan Coex Mall.
Dan perbincangan perbincangan hangat pun membuat mereka tertawa lepas hingga aida melupakan masalah nya yang belakangan ini sering Marah ketika Biyan menyebut nama Jia.