Suami Pilihan Mama

Suami Pilihan Mama
```part 95```


__ADS_3

Setelah mendapat kabar dari Dani, Seung ho beserta aisyah dan Denia, langsung Menuju ke rumah sakit.


Sementara itu aida terus saja diam Seribu bahasa, menatap kosong pada pintu Ruang IGD.


.........


Di dalam ruangan maupun di luar ruangan IGD,semua orang terus berharap agar operasi yang di jalani Bao berjelan lancar.


Dokter dan perawat yang menangani Bao, terus berusaha semaximal mungkin,namun keadaan Bao semakin tidak mendukung,Dan kini Kemungkinan Bao untuk bertahan hidup, sangat kecil.


"Tuan..!! apa anda ayah nya..?" tanya suster yang baru keluar dari ruang IGD pada Dani.


Mendengar pertanyaan suster, membuat aida langsung menatap pada Dani dengan tatapan intens.


"Kenapa suster bertanya seperti itu..?" tanya balik Dani.


"Terjadi pendarahan hebat di kepala nya,Anak itu membutuh kan banyak darah, Dan kebetulan sekali, darah anak itu sangat langka...!! jadi, kami butuh ayah atau ibunya untuk transfusi darah..."

__ADS_1


"Apa golongan darah nya..??" tanya aida dengan datar.


"B..!"


"Sial..!!"Umpat Aida karena darah bao,cocok dengan darah Biyan.


"Aku akan menghubungi Biyan..!" timpal Dani yang hendak menelefon biyan.namun dengan cepat,Aida langsung mencengkram tangan dan membanting Ponsel Dani hingga hancur berkeping-keping.


"Aida...! apa kau gila..??" bentak Dani.


"Kita akan mencari orang lain untuk mendonorkan darah nya.. aku tidak mau berhutang pada manusia licik itu..." geram aida


"Nona.. tuan.. tolong cepat Carikan pendonor nya,atau kita akan kehabisan waktu..!!" Saut suster yang lalu berjalan masuk kembali keruang IGD.


"Kau dengar itu..!! Aku mohon, jangan berfikir menggunakan hati mu,di saat saat genting seperti ini.." bujuk Dani.


"Aku tidak akan meminta bantuan pada Biyan..!" bentak aida yang tersulut emosi.

__ADS_1


"Aida..!!"terdengar suara seseorang yang tidak asing.


"Kau jangan bodoh..!" tegas Seung ho dengan berjalan menuju aida bersama istrinya dan Aisyah.


"Aku sudah bilang..! sekali aku tidak mau meminta bantuan pada nya... maka.. seumur hidup ku, aku tidak akan pernah meminta tolong pada nya..!" jelas Aida panjang lebar.


"Baik lah..!! kau tidak akan meminta bantuan kepada nya..tapi akulah yang akan meminta bantuan pada Biyan..!" Timpal Seung ho.


Mendengar perkataan Seung ho, membuat Denia merasa sangat bangga,karena yang Denia tau, sifat Seung ho tidak berbeda jauh dari aida, namun ternyata perkiraan nya itu salah,Dan buktinya,Seung ho masih bisa berfikir panjang di saat saat kritis seperti sekarang ini.


"Seung ho..? kau menentang ku..!" tanya aida dengan senyuman smrik devil.


"aku akan melakukan apa pun untuk putri ku..!!" timpal Seung ho.


"bhahahah... telefon lah..telefon pria licik itu itu... Kali ini aku akan diam, tapi... bukan berarti aku menerima nya kembali untuk menjadi suami atau pun ayah dari anak anak ku..!!" jelas Aida dengan senyuman licik nya lalu pergi meninggalkan semua orang.


Seung ho pun langsung menelefon Biyan, dan setelah Biyan mendengar kabar dari Seung ho, awal nya ia sangat malas, karena setahu nya Bao itu anak dari Dani dan aida, Namun karena Biyan merasa sangat kasihan,ia pun menyingkirkan keegoisan nya dan langsung menuju ke rumah sakit.

__ADS_1


"Tuan ..!! dimana pendonor darah nya..??" tanya suster dengan panik.


"Dokter..!! sebentar lagi dia Pasti sampai..!!" timpal Dani.


__ADS_2