Suami Pilihan Mama

Suami Pilihan Mama
```part 55```


__ADS_3

"aku hanya melakukan hal yang menurut ku benar...!! dan kau..! malah memikir kan keegoisan mu.." ujar aida


"apa aku egois.."


"yahh.. kau tau... jika saja aku tidak memberi tahu kakak mu Robby... maka putri akan terus saja mengulangi kesalahannya..."


"tapi dengan begini kau menghancurkan kebahagiaan nya..." pekik Dani.


"lebih baik aku menghancurkan kebahagiaan nya dari pada harus menyembunyikan kebenaran.." saut aida.


Mendengar perkataan aida... Dani langsung terdiam dan berfikir bahwa yang dikatakan aida memang benar.


"aku mohon jangan dekati aku lagi... jika boleh jujur.. saat ini aku masih belum bisa melupakan semua kenangan ku bersama mu..." jelas Aida.


"Dan jika aku sudah bisa melupakan kenangan kita... aku mohon jangan benci aku... aku ingin kita tetap dekat namun sebagai sahabat..."Sambung aida.


Dani teringat dengan masalalu nya yang sangat indah ketika berada di dekat aida.


Dan tanpa Dani sadari ia meneteskan air mata dan hidung nya berwarna merah.


Dengan kasar Dani mengacak acak rambut nya dan berteriak.


"akhhhhh...." teriak Dani.

__ADS_1


Mereka pun berbicara dari hati ke hati... dan mereka berjanji untuk saling mendukung satu sama lain.


Sementara itu...Biyan yang menguping pembicaraan Dani Dan aida merasa sangat bersalah karena sudah membuat mereka berdua mengorbankan cinta dan kebahagiaan mereka.


.........


Malam.


Karena di pagi hari sudah ada keributan yang terjadi Aida dan mommy pun memiliki ide untuk mengadakan acara makan malam di Taman belakang Mansion.


Seluruh keluarga Rothschild berkumpul dengan menggunakan baju yang sama... para pria menggunakan Jas hitam dan kemeja putih sedangkan mommy dan aida menggunakan gaun berwarna putih layaknya seperti pengantin.


"hayy Tante ...omm..!!" sapa Denia pada Daddy dan mommy.


"iya mom dia Denia... sahabat ku .. aku sengaja mengundang nya.." jelas Aida dengan menghampiri Denia.


Sebelum makan malam di mulai semua orang pun ber bincang bincang sembari menunggu makanan di hidang kan.


Dan di tengah tengah acara ada satu tamu yang tidak di undang datang dengan sendirinya.


"Cici..??" lirih Biyan.


"Hay Om,Tante..!!" sapa Cici.

__ADS_1


"hayy Cici..!! udah lama banget ya ga berkunjung...!" timpal mom.


"iya tan aku sibuk banget..!"


"Sibuk banget ya.. sampai sampai om dan Tante di lupain..!" saut Daddy.


Aida yang melihat keakraban mertua nya dengan Cici hanya terdiam dan tidak menyangka bahwa mertua nya itu mengenal Cici bahkan mereka terlihat sangat akrab.


"ya udah..!! ikut kami makan malam yuk..." ajak mom.


"dengan senang hati .." jawab Cici.


Mereka pun langsung menuju ke meja makan... Dan Cici terus mendekati Biyan.


"aku duduk di sini..!!" ujar Cici dengan duduk di samping Biyan.


Semua orang pun menyantap makanan yang sudah di siap kan sembari berbincang bicang dengan topik yang berbeda... para kaum pria membicarakan tentang Perkembangan perusahaan mereka sedang kan para kaum wanita membicarakan tentang kehidupan mereka sehari-hari


"Cici kenapa sampai sekarang kau belum mengenal kan Tante dengan calon suami mu..?" tanya mom.


"karena Calon suami ku Biyan dan dia sudah menikah..!" ujar Cici yang membuat semua orang menatap nya dengan intens.


"aku hanya bercanda...!" ucap cici dengan menghela nafas nya.

__ADS_1


Semua orang pun merasa lega mendengar perkataan Cici namun Biyan dan aida masih terdiam dalam pikiran mereka masing masing.


__ADS_2