Suamiku, Mantan Kekasih Sahabatku

Suamiku, Mantan Kekasih Sahabatku
Episode 15


__ADS_3

Pagi itu angin datang dengan lembut membuat gadis yang berjalan di bawah sinar matahari merasa nyaman dengan sinar dan angin yang memanjakannya sesekali gadis itu memandang ke arah depan dengan mata sipit akibat sinar matahari setelah melihat sesuatu yang dia cari gadis itu melambaikan tangan dan lontarkan senyumannya lalu bergegas berjalan ke tempat sekumpulan gadis yang sepertinya dari tadi menantikan nya


“akhirnya Lo datang juga” Putri yang melihat Sofia yang datang dari kejauhan


“harus dong, Gw udah menunggu hari ini karena terlalu stress karena ujian” sahut Sofia


“bener banget, nggak kuat Gw selama seminggu stress akibat ujian, tapi sekarang udah nggak kita harus happy happy” gadis itu dengan girangnya lalu memeluk gadis yang ada di sampingya


“ahhh udah, lepasin noh mobilnya udah datang” sahut Putri yang menunjuk arah mobil yang datang ke arah mereka


“naiklah karena mobil sudah datang, tolong masuk ke mobil yang sudah di tentukan saat rapat kemaren dan juga aturan-aturan selama kita liburan ini dan ayo berangkat” laki-laki itu menyelesaikan kata sambutannya lalu masuk menuju bus masing-masing


“ayo kita berangkat” sahut gadis gadis itu mereka sangat semangat membayangkan liburan yang akan menghilangkan stress akibat ujian selama seminggu itu dengan perjalan menuju taman air, dalam perjalanan mereka sangat menikmatinya dengan keraokean selama perjalanan dan hanya ada suara gelak tawa dan senyum yang lebar tanpa beban apapun


***


“tolong masukkan barang ke kamar masing-masing yang sudah kita bagi kemaren, lalu siap-siap untuk pembukaan acara dan kegiatan kita selanjutnya” sahut penitia sedikit teriak terlihat dari dia meletakkan tangan di samping mulutnya


“haahhh capeknya” Karina yang membaringka tubuhnya di atas kasur


“taroh barang Lo dulu Della, baru istirahat” Sofia yang membereskan barang-barangnya sebelum beristirahat


“biarin aja, ntar kita tinggalin aja tuh anak” sahut Putri yang tengah sibuk dengan barangnya


“baiklah baiklah” gadis itu akhirnya berdiri berjalan menuju kopernya lalu mengemas barangnya


“beres semua, ahhh emang enak ya tiduran setelah beresin itu semua” Sofia yang berbaring di atas kasur melihat langit-langit kamar


“tiduran dan ditambah dengan cemilan” Karina dengan tangan yang penuh dengan cemilan tersenyum sambil berjalan kekasur


“waahhhh terbaik Lo Karina” sahut Sofia yang kemudian duduk saat melihat cemilan yang di bawa Karina


“ayo kita makan sebelum kita disuruh ngumpul” sahut Karina yang kemudian duduk di dekat sahabatnya mulai membuka bungkus cemilan lalu menyantapnya


***


“Kak, kita di suruh ngumpul sama ketua penitia di depan” sahut gadis yang mucul dari balik kamar mereka memberi tahu untuk segera berkumpul


“ohh baik, kami ke sana, terima kasih ya” sahut putri sambil tersenyum


“nah ayo kita ke depan” ucap Putri melihat sahabatnya yang masih tiduran

__ADS_1


“baiklah” jawab Sofia yang lantas bangun dari tidurnya


“ahh Gw nggak bisa berdiri, tolong Gw “ ucap Karina dengan mengarahkan kedua tangannya ke arah Sofia agar Sofia membantunya untuk bangun


“buset berat amat sih Lo” oceh Sofia yang menarik Karina dengan sekuat tenaga


“Heheheh, jangan banyak bacotlah” sahut Karina yang kemudian berjalan keluar diikuti oleh sahabatnya dari belakang, saat mereka keluar dari penginap tampak anggota lain yang sudah memenuhi lapangan


“semua yang berkumpul” tanya laki-laki yang di jumpai Sofia dan sahabatnya sewaktu pertama kali masuk organisasi, laki-laki itu bernama Zaki Ramadan kelas 12 jurusan MIA dengan kepribadian yang di sukai guru membuatnya jadi anak kesayangan pembina organisasi hampir sama dengan Arya anak kesayangan pembimbing OSIS


“sudah Kak” jawab anggota yang berbaris dengan rapi dihadapan para penitia


“nah kalau begitu kita langsung masuk ke acara kita pada hari ini, nah karena kita sudah datang kesalah satu taman bermain air, maka tidak mungkin kita melewatkan memon ini tentunya, jadi Kakak sekalian yang ikut dalam acara kali ini akan melakukan sebuah misi” ucapnya yang hanya mengatakan kata misi namun misi apa itu masih jadi misteri


“misi apaan dah?”


“hahhh jangan kasih misi rumit dong”


“kita ke sini kan untuk liburan”


para anggota hanya bisa berbisik-bisik tentang pendapat mereka tentang misi yang di bicarakan para penitia


“hahh apaan coba”


“kita kan liburan pastinya dong ambil foto”


“liburan macam apa kalau nggak ambil foto”


Mereka pun mengeluarkan pendapat dan pandangan mereka tanpa mengetahui hal yang sebenarnya


“tenang dulu, memang saat liburan pasti akan mengambil momen dengan foto, namun foto itu bukan untuk pribadi namun untuk organisasi, nah apa kalian mulai paham dengan misi ini” sahut Zaki


“hmmm jadi foto kita di minta sama organisasi”


“apaan sih gw nggak konek”


“ahhh seterah deh, Gw ngikut aja”


Perkatan perkataan yang keluar dari mulut para anggota yang hanya bisa ngomentari da nada juga yang hanya mengikutinya tanpa komentar sedikitpun


“dengarkan dulu saya bicara, kalian semua harus mengambil foto-foto yang bagus dan semenarik, dengan latar di setiap tempat hiburan ini, disetiap sudutnya dan foto yang menarik akan kita cetak lalu akan masuk ke album organisasi dan foto yang telah kalian dapatkan serahkan kepenelitia acara ini” ucap Zaki menjelaskna dengan singkat

__ADS_1


“dan nanti malam kita akan ada kegiatan malam, setelah mengambil foto berakhir kalian dipersilahkan untuk bersih-bersih, lalu berkumpul di lapangan rumput. nah jika ada yang ingin tanyakan, tanyakan saja sama Kakak penitia didepan” Zaki yang berusaha secepatnya menyelesaikan penjelasannya


“dan jika ada yang mau makan diluar silahkan dan jika mau makan di villa silahkan juga, nah seperti kalian semua paham, kalian boleh mulai misi sekarang” sahut Zaki yang menepuk tangan untuk membuat para anggota melihat ke arah sumber suara


“baik Kak, kami sudah paham” jawab mereka secara serentak lalu bubar untuk menjalankan misi, para anggota sibuk dengan diskusi, membicarakan siapa yang akan menjadi model, siapa yang akan mengambil foto dan siapa yang akan memberikan ide, karena kelompok sudah dibentuk tidak butuh banyak waktu yang terbuang


“baiklah yang kameramen dan pengarahan pengambilan foto di lakukan oleh Sofia tentunya” Karina membetangkan kedua tangannya mengarah ke arah Sofia mengatakan bahwa Sofia lah yang akan melakukan pengambilan foto dan arahan untuk berfoto


“Haahhh baiklah baiklah” Sofia yang hanya bisa menerima apa yang dikatakan sahabatnya itu, mengambil kamera yang sudah ada ditangan Putri


“Hy Guys boleh Gw gabung nggak” Della yang tibba-tiba datang dan meminta untuk bergabung dengan mereka lantas membuat ke tiga sahabat saling menatap lalu menganggukan kepala


“baiklah” jawab mereka menerima Adella dengan senyum


“okay sekarang kita udah berenam, noh Asyifa juga minta gabunng” Putri yang melambaikan tangannya ke arah Asyifa yang ingin bergabung dengan mereka


“baguslah, lebih banyak lebih baik” Sofia yang memeriksa kameranya mengarahkan sesekali ke wajah sahabatnya dan yang dia dapatkan adalah wajah wajah serius sahabatnya yang tengah mencari ide untuk misi ini


“okay kamera selesai, kita cari lokasi yang bagus” sahut Sofia yang kemudian mulai berjalan melihat lokasi


“ohh Guys disini, didepan dijalan ini nih latarnya permainan air” sahut Sofia melambaikan tangannya menyuruh sahabatnya agar mendekatinya


“disini kalian berdirinya acakan begitu pun gaya dan pandangannya, ohh Gw boleh minjam ponsel “ Sofia yang menjulurkan tangannya lalu mendapatkan ponsel


“okay posisi kalian siap, okay tahan” Sofia yang menempelkan ponsel yang dia minta tadi ke arah kamera membuat seolah-olah adanya bayangan tubuh sahabatnya di sana dan mereka mendapatkan satu gambar yang bagus


“okay kita lanjut” Sofia yang melihat sekeliling mengambil gambar dengan penilaiannya sendiri dan mengumpulkan banyak foto


“Lo yang terbaik Sofia” Sahut Putri yang puas dengan foto yang diambil Sofia


“kalian juga, model yang bagus makanya foto yang di hasilkan juga bagus” Sofia yang mengarahkan jempol ke arah sahabatnya itu


“kerja bagus guys, ayo kita jalan-jalan sekarang dan makan” Karina yang sangat semangat itu menggandeng Asyifa dan Putri menuju tempat makan di ikuti oleh Sofia dan Adella


“Sofia Lo bisa kan bantu Gw bilang ke Kak Andre” ucap Adella yang bertanya membuka pembicaraan membuat Sofia yang saat itu melihat-lihat foto dikamera seketika terhenti lalu memandang Adella sambil tersenyum


“Hmmm tentu, Gw coba bantu Lo” balas Sofia yang tak tertarik lagi dengan foto yang ada di kameranya


“bagus, terima kasih ayo kita samperin mereka” Adella yang berjalan dulu mengikuti ke tiga dadis tadi meninggalkan Sofia


“Akkhhh kenapa harus Gw sih, tapi Gw juga ggak tega liat Adella digituin, kan Gw cewek jadi tahu apa yang di rasakannya” Sofia yang hanya bisa memegang kepala sambil mengerutkan keningnya lalu menghampiri sahabatnya

__ADS_1


__ADS_2