
Saat matahari mulai menyembunyikan wajah dan membuat langit gelap, maka buan dan bintanglah yang menggantikan cahaya pada malam itu dan sedikit disusul dengan angina malam yang dingin namun lembut dan menyegarka
“Hy Kak Andre, lagi sibuk nggak Kak” tanya Sofia yang berjalan mendekati Andre yang sedang duduk sendiri
“nggak kok Sof, ayo duduk” wajab Andre yang melihat Sofia yang berjalan mendekatinya dan menawarka Sofia duduk untuk didekatnya
“tentu Kak, makasih”
“gimana pengambilan fotonya sukses”
“ya gitu gitu saja Kak” Sofia yang memegang megang kuku tangannya tak tahu harus bagaimana untuk memulai pembicaraan yang dikatakan Adella tadi
“Hhhmmm Kak, ngomong-ngomong gimana hubungan Kakak sama Adella, baik baik aja kan, bukan bermaksud apa apa nih ya, cuman nanya doang kalau nggak jawab ya nggak pa pa” ucap Sofia yang kemudian melirik Andre lalu mengubah pandangannnya
“Hhhmm ya ada sedikit salah faham Sofia, salah paham yang sudah Kakak bicarakan dengannya, namun dia nggak mau mendengarkan apa yang Gw bilang padanya, padahal Gw maunya dia baik-baik saja, namun dia tak mau mendengar perkataan gw yang khawatir dengannya” balas Andre dengan ekspresi bingung akan hal apa yang harus dia lakukan ke depannya tentang hubungan dia dengan Adella yang masih belum jelas
“ya sih Kak, tapi kan kalau ada masalah ya harus di selesaikan iya kan” Sofia yang memandang Andre yang tidak tahu harus berbuat apa
“omongin baik-baik jangan diam saja, karena diam nggak akan nyelesaikan masalah, jika perlu duduk dan bicarakan dengan baik secara empat mata tentang hubungan kedepannya agar semua baik baik saja” sahut Sofia
“baiklah Sofia balik ke yang lain dulu, semangat Kak” ucapnya
“makasih Sofia, gw cba pikirkan dulu” Andre yang hanya bisa memandangi Sofia melihatnya tersenyum dan tertawa membuat Andre lebih tidak mengerti dengan perasaannya yang malah senang dan tersenyum padahal dia sedang dalam masalah yang harus dia hadapi dan selesaikan
***
“okay semua tolong berkumpul, kita akan melihat-lihat hasil foto yang kalian kumpulkan tadi sore” Zaki yang mulai berdiri menunggu para anggotanya untuk berkumpul sesuai intruksinya
__ADS_1
“baik Kak” sahut anggota yang satu persatu mulai membentuk barisan begitupun dengan gadis yang memiliki beban pikiran itu, hanya bisa berjalan dengan pikiran yang entah kemana
“Adella, Lo kalau jalan jangan bengong ntar jatuh lagi, ayo kita baris” Sofia yang menghampiri gadis yang sama sekali tak semangat itu kemudian menggandengnya menuju ke tempat barisan berbaur dengan yang lainnya
“gimana Lo udah bicara sama Kak Andre” tanya Sofia yang masih berjalan sambil menggandeng Adella, gadis itu hanya menggelengkan kepalanya tanpa ekspresi membuat Sofia tambah khawatir
“hahh sudahlah, jangan Lo pikirin malam ini kita senang-senang aja dulu” sahut Sofia yang lantas sedikit berlari dan tersenyum menuju barisan
“nah sekarang kita liat, ini dia foto yang sangat menarik perhatian Kakak semua” sahut Zaki mengarahkan tangannya ke arah gambar yang terpancarkan dari infokus yang ada di depannya
“akkkkhhh Kyyyaaaa, Sofia itu gambar kita, gambar kita” sahut Karina yang berteriak kaget dengan hal yang terjadi membuatnnya tak percaya begitu pun dengan sahabatnya yang membuat mereka kaget karena foto-foto yang mereka ambil hanyalah untuk bersenang senang namun siapa yang sangka foto merekalah yang sangat bagus
“Sofia kita yang menang, foto Lo yang terpilih” sahut Putri yang melihat ke arah gadis itu yang sedang di kerumuni anggota yang lain, sedangkan Karina menggoyang goyangkan tubuh gadis itu dengan tangannya membuat tubuh gadis itu bergerak ke depan dan ke belakang
“silahkan ke pada fotografernya” Zaki yang memanggil gadis dengan bakat pengambilan foto terbaik pada malam itu, lantas gadis itu berjalan ke depan dengan sedikit malu malu menutupi mulutnya karena tak percaya bahwa gambar yang diambil itu menjadi gambar yang disukai oleh penitia acara pada hari itu
“baiklah, foto yang pertama, bayangan ini tercipta dari layar ponsel jadi kalian bisa menggunakan ponsel kalian mendekati kamera dengan posisi hp terlentang, lalu foto ke dua kalian tinggal berbaring di rumput hijau lalu bentuk dan hiasi rambut kalian dengan bunga lalu foto yang lalu foto yang ketiga” gadis itu menjelaskan setiap foto yang dia dapatnya dengan bahasa yang simpel saja agar mudah di pahami dan tidak menimbulkan petanyan
Kegiatanpun dilanjutkan dengan melihat video yang dibuat oleh penitia dengan foto foto yang diberikan oleh anggota dengan iringan musik
“ resak dan gelisah.... menunggu disini”
“disudut sekolah”
“tempat yang kau janjikan”
“ingin jupa dengan ku “
__ADS_1
“walau mencuri waktu”
“berdusta pada guru”
“Kak Andre lebih baik Kakak memberikan kepastian kepada Adella, jangan membuatnya bingung kalau sudah ya sudahi saja hubungannya (malu aku malu pada semut merah (musik)” Sofia yang sudah tidak tahan lagi melihat Adella yang tak menikmati acara liburan hanya diam seperti itu membuat Sofia lantas spontan mengatakan kalimat itu ke Andre
“kalau Kakak memutuskan hubungan ini, setelah itu Kakak dengan mu bagaimana (yang berbaris di dinding)” Andre yang melontarkan jawaban dan pertanyaan ke arah Sofia membuat gadis itu seketika terhenti lalu menyadarkan kembali dirinya, lalu menatap Andre yang berkata seperti itu tanpa rasa bersalah
“menatap ku curiga”
“seakan penuh tanya.. sedang apa di sini”
“mnanti pacar jawabku”
“pokoknya selesaikan masalah Kakak dengan Adella, jangan buat anak orang kayak gitu, padahal ini acara liburan setelah satu minggu ujian” Sofia yang lantas berjalan pergi meninggalkan Andre menuju tempat berkumpul tadi sedangkan laki-laki itu hanya memandang gadis itu sambil mendengarkan alunan musik dari video yang di putar
“sungguh aneh tapi nyata takkan terlupa”
“kisah kasih di sekolah... dengan si dia”
“tiada masa paling indah.. masa masa di sekolah”
“tiada kisah paling indah... kisah kasih di sekolah”
“Sofia sini sini” panggilan itu membuat Sofia tersadar dalam diamnya lalu menatap sumber suara yang memanggilnya
“hhmm, iya gw kesana” sahut Sofia yang berjalan mendekati kumpulan gadis yang sangat menikmati malam itu dengan cahaya bulan malam dan bintaang bintang mengisi malam mereka padaha malam itu.
__ADS_1
Sofia hanya bisa berjalan menghampiri para sahabatnya yang tengah asyik memperhatikan hasil foto yang diambil dan dikumpulkan oleh para penitia, malam itu suasana menjadi hangat dengan tampilan gambar gambar tentang keseharian mereka ditempat hiburan ditambah dengan music yang membuat suasana menjadi momen yang tidak akan terlupakan pastinya dan disatu sisi Sofia berusaha menikmati malam itu dengan orang orang terdekatnya