Suamiku, Mantan Kekasih Sahabatku

Suamiku, Mantan Kekasih Sahabatku
Episode 20


__ADS_3

Saat sore akan datang matahari yang mulai terbenam secara perlahan dengan itu datanglah malam yang gelap dengan berangsurnya matahari yang pergi meredupkan senyumnya


“Putri kenapa Sofia belum sadar juga” sahut Karina yang menunggu Sofia yang belum-belum juga sadar membuatnya khawatir


“tenanglah dia baik baik saja kok” balas Putri yang berusaha menenangkan Karina


“Gw mohon Sofia Lo jangan sampai kenapa-kenapa” pikiran Andre tak melepaskan pandangannya ke gadis yang tegah terbaring, dia mengebalkan dua tangannya sambil menekukkan kepala berdoa agar Sofia segera siuman


“Hhhhmmmm aduhhh kepala Gw sakit banget” gadis yang terbaring itu mulai sadar dia memegangi kepalanya yang sakit perlahan membuka mata dengan pandangan yang sedikit buram membuatnya mengedipkan mata agar penglihatannya membaik lalu memperhatikan sekeliling mencoba untuk duduk


“Sofia, syukurlah Lo baik baik saja” Putri yang lantas mendekati tempat tidur Sofia itu melihat gadis yang sudah sadar itu mau duduk membantunya untuk duduk dengan nyaman


“Akkhhh Sofia syukurlah Lo baik baik saja, Gw hampir mati rasanya” Karina yang lantas berjalan duduk dan memeluk tubuh Sofia yang masih lemah itu


“yaaa jangan dipeluk seperti itu dia baru sadar Karina, nih Sofia teh anget buat Lo biar hangat tuh tubuh hangat” Putri yang menyodorkan segelas teh hangat ke Sofia sedangkan Karina dibuat manyun oleh Putri yang memarahinya


“Gw nggak apa-apa kok, makasih ya” Sofia yang menerima gelas yang diberikan Putri dan mulai meminumnya sedikit


“yuk Karina kita keluar, Sofia butuh istirahat” sahut Putri yang lantas menarik tangan Karina dan gadis itu dibuat bingung oleh Putri karena jika Sofia mau istirahat kenapa Andre ada di sini kenapa dia nggak pergi bersamanya


“isstttt jangan diam aja” sahut Putri yang mengedipkan satu matanya agar Karina mengerti akan apa yang dimaksudkan Putri, gadis itupun hanya dapat mengikuti perkataan Putri dan mengikutinya keluar sambil memandang Sofia lalu melambaikan tangannya


“Lo udah baikan Sofia” tanya Andre yang memandangi Sofia yang tengah duduk ditempat tidurnya


“hhmmm ya Kak Andre, mkasih ya udah tolong Saya” Sofia yang hanya menundukan kepala sambil memainkan jari tangannya, sesaat laki-laki itu diam sambil menekuk kepalanya dan memandang Sofia


“sama-sama itu udah tanggung jawab Gw sebagai panitia” sahut Andre membuat Sofia hanya terdiam begitupun dengannya


“iya emang benar juga sih, kalau gw matikan dia juga yang repot, kan dia yang bertanggung jawab terhadap anggota yang dibawanya kesini karena dia panitia acara, ya tapi setidaknya gw harus bilang makasih ya kan, ya sudahlah” batin Sofia membenarkan perkataan Andre

__ADS_1


“hhmm berapa lama Saya tertidur, kira kira kejadian tadi sekitar jam 3 sore sekarang jam” tanya Sofia memandang jam dinding dan melihat sudah 7 malam pantas saja sahabatnya khawatir dia pingsan selama 4 jam


“4 jam Lo pingsan dan nggak sadarkan diri” Andre yang memandang Sofia


“ohh begitu ya, ohhh ya” sahutnya yang baru mengingat bahwa malam ini dia akan memakai tiket bianglala yang didapatkan dari menyelesaikan misi tadi sambil memapah tubuhnya dengan kedua tangan ia berusaha bangun


“sebaiknnya Lo jangan pergi istirahat saja, Lo masih lemah kayaknya” Andre yang langsung melarang Sofia agar tidak berjalan dulu sebelum kondisinya pulih total


“mana mungkin Saya melewatkan hal ini, sayanglah padahal sudah susah payah untuk mendapatkannya” sahutnya yang kemudian berdiri namun di hadang oleh Andre


“maaf Kak sebaiknya Kakak kembali, Saya mau ganti baju dan mau menyamperin sahabat Saya” ucap Sofia dengan sorot mata tajam yang tak mau di halangi oleh siapa pun


“baiklah” balas Andre yang tak bisa melawan perkataan Sofia dan berjalan keluar


“terima kasih” sahut Sofia yang lantas berdiri berjalan menutup pintu lalu menuju lemari pakaianya untuk mengganti baju untuk liburan malam terakhir disini


“tunggu dulu Put, tungguin gw” teriak Karina yang berlari menghampiri Putri yang tengah mengantri


“lo dari mana aja, gw udah nunggui lo dari tadi” tanya Putri dengan wajah betek


“gw tadi beli minuman sama cemilan dulu untuk kita makan nanti, hehehe..” jawab Karina sambil cengengesan


“ahhh sudahlah, cepat lo kesini, berdiri dekat gw, kita kan satu tiket” ucap putri memberikan ruang untuk Karina berdiri


“makasih” ucap Putri yang kemudian berdiri dibarisan antrian


Angin malam saat ini berhembus dengan lembut lebuat siapa saja yang tekena tiupan anginnya merasakan sedikit dingin namun menyegarkan, kenapa tidak dia berhembut lembut seakan akan memanjakan orang yang tersentuh olehnya itulah yang di rasakan oleh sekumpulan gadis yang sedang menunggu antrian untuk dapat naik ke bianglala mendapatkan tiket karena memecahkan sandi dan menjalani misi dengan baik


“tunggu gw, Putrii, Karinaa” teriak suara gadis dari kejauhan membuat Putrid an Karina memandang sumber suara yang memanggil namanya

__ADS_1


“wahh gila ya tuh anak, baru sadar langsung berlari seperti orang gila” ucap Karina yang kaget melihat Sofia yang berlari menghampiri dirinya dan Putri


“lah Sofia kenapa Lo malah kemari nggak istirahat”sahut Karina yang melihat sosok Sofia yang berada di belakangnyaa


“nggak mungkin Gw lewatin liburan ini” balas Sofia yang lantas memasuki antrian


“ehh tapi tapi” Karina yang bingung dan sedikit khawatir dengan Sofia


“akhh sudahlah jangan banyak bicara” sahut Putri yang berjalan mengikuti Sofia


“tapikan tapikan” Karina yang melihat Putri dan Sofia yang berjalan diantrean berikutnya


“jangan tapi tapi, ayo” sahut Putri dan membuat gadis itu hanya bisa menggaruk kepalanya yang nggak gatal itu karena bingung sambil beralan mengikuti sahabatnya


“Akkhhh Gw nggak sabar buat naik nih” greget Sofia


“Gw udah deg deg an” sahut Karina memegang tangan kedua sahabatnya erat dengan ekspresi gregetan tak sabaran


“jangan banyak gaya, ayo kita naik” ucap Putri yang lantas berjalan terlebih dahulu memasuki bianglala setelah sekian lama menunggu giliran akhirnya mereka naik


“ayo masuk” sorak Karina yang berjalan menaiki bianglala


“makasih pak” sahut Sofia yang kemudian memasuki bianglala


“ehh mulai gerak” ucap Karina yang sangat kegirangan ini bukan pertama kalinya dia menaiki bianglala namun ini pertama kalinya dia menaiki ini bersama sahabatnya dan dalam masa liburan bersama sahabatnya, apalagi ditempat liburan kali ini pemandangannya terkenal sangat indah


“waahhh liat guys, bagus bangeet” Putri yang terpesona melihat cahaya malam rumah penduduk sekitar taman hiburan itu membuatnya merasa sangat puas dan tak sia sia menjalani misi pada saat itu karena semuanya terbayarkan


“hhahahah benar benar nggak nyesel Gw samperin kalian ke sini guys” Sofia yang memancarkan senyum bahagia membuat sahabatnya ikut tersenyum dan para gadis itu menikmati menaik bianglala dengan suasana angin malam yang dingin dan segar dengan senyum mereka yang terpancar sangat cerah

__ADS_1


__ADS_2