Suamiku, Mantan Kekasih Sahabatku

Suamiku, Mantan Kekasih Sahabatku
Episode 23


__ADS_3

Suara burung mulai berbunyi saling sahut bersahutan diikuti dengan matahari yang mulai menampakkan wajahnya diiringi suara kokok kan ayam yang menandakan pagi hari sudah datang namun gadis itu menyadari nya sebelum matahari menampakkan dirinya gadis itu duduk menghadap matahari menikmati embun pagi yang sejuk sesekali menghirup udara pagi yang segar


“haahhhh Gw bisa gila” gadis itu berdiri berjalan sambil mengacak rambutnya kemudian berjalan menuruni tangga dan terlihat Mama yang sedang mempersiapkan sarapan pagi untuk mereka


“apaan sih Nak, kenapa begitu?, apa ada masalah disekolah?” tanya Mama yang melihat Sofia yang menuruni tangga kamarnya sambil mengacak acak rambutnya


“hehehe, nggak kenapa kenapa kok Ma” jawab Sofia sambil cengengesan menuju kamar mandi


“ya sudah, cepat sana mandi” sahut Mama yang kemudian kembali menyiapkan sarapan untuk keluarganya


***


“Mama, apa sarapan hari ini?” Sofia yang berjalan menuruni tangga yang sudah memakai seragam sekolah dengan rapi


“Mama cuman siapin roti aja, sekalian buat bekal ke sekolah” ucap Mama yang mengolesi selai coklat ke roti tawar dan Sofia yang datang langsung mengambil dan memakannya


“siap, Sofia juga mau bawa bekal” ucap Sofia yang semangat mendengar bekal yang biasanya hanya nasi dan lauk, kini menjadi roti yang diolesi selai coklat


“lah kok jadi semangat gitu” sahut Mama yang bingung melhat Sofia yang sama sekali tidak mau membawa bekal dari rumah


“soalnya bekal hari ini roti dengan selai favoritku, jadi Sofia mau bawa bekal deh” ucap Sofia yang berjalan menuju rak sepatu


“hahhh…, seharusnya kamu seneng bawa bekal nasi, jadi nggak perlu jajan banyak lagi dan uangnya bisa ditabung Sofia, nah ini seneng dapat bekal roti yang nggak bisa buat kenyangnya lama” ucap Mama yang sudah siap menyiapkan bekal untuk anaknya


“hehehe.., kalau nasi Sofia sudah bosan Ma, kalau roti lumayan menarik” ucap Sofia sambil cengengesan yang tengah memakai sepatunya


“ya udah, nih bekalnya, langsung masukkan kedalam tas, biar nggak ketinggalan” ucap Mama yang menyodorkan kotak bekal kearah Sofia yang sudah selesai memasang sepatunya


“okay Ma, makasih Ma” ucap Sofia yang menerima kotak bekal dari Mamanya yang langsung masuk ke dalam tasnya


“Fira, Rina ayo Kakak kalian sudah siap nih, cepat nanti telat sekolahnya” ucap Mama yang sedikit berteriak kearah lantai 2 kamar anaknya


“iya Mama, ini mau turun” ucap Fira yang menuruni tangga diikuti oleh Rina dari belakang


“nah ini bekal buat kalian” ucap Mama sambil memberikan bekal ke Rina dan Fira yang menerima lalu memasukan ke dalam tasnya masing masing


“kalau gitu kami berangkat dulu ya Ma” sahut Sofia yang mencium tangan Mamanya berpamitan untuk berangkat ke sekolah, begitu juga dengan Fira dan Rina mencium tangan Mamanya berpamitan


“hhmm iya, hati hati dijalan ya nak” ucap Mama yang keluar melihat anak yang berangkat sekolah


“assalamu’alaikum Ma” ucap mereka barengan lalu Sofia menjalankan kendaraannya

__ADS_1


“wa’alaikumussalam” jawab Mama melihat anaknya sampai hilang dari pandangannya kemudian kembali masuk ke dalam rumah


***


“nah kita sudah sampai, kalian bisa turun” sahut Sofia memberhentikan kendaraannya mempersilahkan untuk adiknya turun


“makasih Kak” ucapnya sambil menggenggam tangan Kakaknya untuk memberi salam


“iya, sudah sana masuk” ucap Sofia yang kembali menjalankan kendaraannya menuju sekolah


***


“Sofiiaaaa, siniiii” teriak seseorang dari kejauhan memanggil Sofia yang tengah memarkirkan kendaraannya


“astagfirullah, bisa nggak lo manggil gw dengan cara yang lembut, bukan cara kayak ngajak orang guled” sahut Sofia yang melihat arah sumber suara sambil membuka helm nya, lalu menghampiri orang yang memanggilnya


“eleh.., emang lo siapa yang harus gw panggil dengan lembut, hahh..” sahutnya setelah mendengar jawaban dari Sofia


“iisss, benar benar menyebalkan nih manusia satu” ucap Sofia yang kini tepat berdiri disampingnya


“hadehhh, bisa nggak sih gw sehari nggak liat kalian berdua bertengkar dan lo Karina, kalau nggak rebut sehari aja sama Sofia kayaknya hidup lo nggak berwarna ya” sahut Putri yang juga sudah tiba disekolah setelah memarkirkan kendaraannya lalu menghampiri Sofia dan Karina


“tau nih, nih anak masih pagi udah mau cari rebut” ucap Sofia sambil melihat Karina yang berdiri disampingnya


“sudahlah, yuk ke kelas” ucap Sofia yang berjalan duluan menuju kelas diikuti oleh Putri dan Karina


***


Setelah jam pelajaran pertama dan kedua selesai mereka beristirahat untuk makan siang


“Sofia lo nggak ke kantin?” tanya Putri yang melihat Sofia yang masih duduk nyaman di bangkunya


“nggak, gw bawa bekal, tadi disiapin sama emak gw” sahut Sofia sembari mengambil kotak bekal yang dia bawa dari rumah


“wihhh, tumben anak Mama bawa bekal” sahut Karina yang menghampiri Sofia, penasaran dengan isi kotak bekal yang dibawanya


“apaan isinya?” tanya Karina yang amat sangat penasaran akan bekal yang disiapkan Mama Sofia


“cuman roti kok” jawab Sofia sambil melihat kearah Karina yang berdiri ditempat duduknya


“kalau gitu gw jajan dulu dan kita makan bareng dikelas” sahut Putri yang bersiap berjalan keluar kelas

__ADS_1


“ehhh.. tunggu dulu, gw mau nitip ya” ucap Sofia sambil memberikan lembaran uang


“nitip apaan lo?” tanya Putri yang mengambil uang dari tangan Sofia


“gw nitip minuman dingin sama gorengan ya” jawab nya


“okay kalau gitu” ucap Putri yang kemudian memegangi tangan Karina menariknya menuju kantin sekolah tanpa perlawanan sama sekali dari Karina


“baiklah” ucap Sofia melihat temannya keluar dari kelas dan memutuskan untuk menunggu mereka terlebih dahulu sebelum menyantap makanannya


“ehhh tumben Sofia nggak ke kantin sama trio gabut” sahut laki-laki yang mendekati Sofia yang lalu duduk didepan meja Sofia sambil melihat Sofia dengan bekal yang ada di mejanya


“ohhh.. Sofia bawa bekal toh” ucapnya lagi sambil melihat Sofia yang menatapnya kesel


“jangan banyak bacot deh lo ya Ji, mau apa lo? Kalau nggak ada urusan sana jauh jauh gw lagi nggak mau diganggu” ucap Sofia yang kesel sambil menatap tajam Fajri cowok yang duduk didepannya


“galak amat lo, orang kalau belum makan emang beda ya” sahutnya sembari mengeluarkan satu botol minuman


“nih buat lo” ucap Fajri meletakkan botol minuman itu dimeja Sofia


“wahhhh… susu coklat” ucap Sofia dengan mata berbinar binar


“hooh.., susu coklat kesukaan lo” ucap Fajri yang melihat Sofia menatap botol minuman itu dengan lekat, namun saat Sofia hendak mengambilnya Fajri dengan cepat merebutnya terlebih dahulu lantas membuat Sofia menatapnya kembali dengan penuh amarah


“eii eii eii jangan marah dulu, lo harus ucap apa dulu ke gw” ucap Fajri menunggu jawaban dari Sofia dengan tangan menjulang keatas memegang minuman botol tersebut


“hehehehe…, makasih Fajri” jawab Sofia dengan mata dan ekspresi yang berbeda sambil tersenyum


“iss menyebalkan, ini maunya lo” sahut Fajri yang kemudian meletakkan minuman botol kembali ke meja Sofia


“sudahkan, udah seneng lo, sana minggir teman gw mau duduk” ucap Sofia samba melihat kearah pintu masuk kelas melihat Putri dan Karina yang sudah datang


“habis manis sampah dibuang ya” ucap Fajri


“udah sana dan makasih ya” ucap Sofia tersenyum sambil melihat Fajri yang kembali ke kursinya yang membalas dengan senyuman dan anggukan kepala darinya


“Sofia, ini titipan lo” sahut Putri meletakkan jajanan yang dititip oleh Sofia


“makasih Put” jawab Sofia


“hahh.., cepetan makan, gw udah lapar nih” ucap Karina yang sudah duduk dan mulai menyantap makan siangnya

__ADS_1


“iya iya iya, selamat makan” ucap Sofia yang membuka kotak bekal lalu mulai menyantapnya begitupun dengan Putri


__ADS_2