Suamiku, Mantan Kekasih Sahabatku

Suamiku, Mantan Kekasih Sahabatku
Episode 8


__ADS_3

dunia menyatukan sesuatu maka tak akan ada yang berani memisahkan dan tak akan ada suatu hal yang bisa memisahkan karena itu sudah takdirnya


“eh yang Lo ucapin itu salah Put, yang Gw tahu Kak Andre itu lagi dekat dengan anak Bahasa Hhmm siapa namanya ya, ohhh Adella Suryani dia kan masuk organisasi yang sama dengan Kak Andre” sahut Sofia, dalam sekolah itu memiliki tiga jurusan yaitu jurusan MIA, IPS dan Bahasa indonesia


“iya juga sih” sahut Putri yang langsung memikirkan sambil menganggukkan kepalanya


“udah deh Lo jangan berisik ayo kita makan dulu perut Gw nih cacing nya udah pada ngamuk nih” oceh Kirana yang lantas berjalan keluar menuju kantin


“baiklah baiklah” Sofia yang lalu berdiri mengikuti Karina begitupun dengan Putri


“eh Gw boleh ikut kalian nggak” sahut Bella yang tiba-tiba mengikuti mereka dari belakang lantas membuat Sofia dan Putri saling bertatapan lalu anggukkan kepala oleh Putri


“ayo” sahut Sofia yang akhirnya mereka bertiga pun berjalan menuju kantin untuk samperin Kirana yang sudah duduk di kantin duluan


“Bibi Ita, nasi goreng pake telur dadar satu” sahut Sofia yang sembari berjalan menuju tempat duduk


“isss nih anak nih berisik aja kalau udah datang” ocehan Wanita paruh baya dengan pinggul besar kulit putih yang membawa piring yang berisi nasi goreng


“hahahaha, jangan marah Bibi Ita, sini biar Sofia bantu” sahut Sofia yang berjalan menuju kompor untuk membantu Bibi kanti melayani pelanggan dengan membantu menggoreng telur pesanan siswa dan siswi


“nih Nasi goreng dengan telur mata sapi” sahut Sofia yang kemudian duduk dengan membawa satu piring nasi goreng telur dadar miliknya yang akhirnya bisa sarapan juga setelah membantu Bibi kantin


“selamat makan” ocehnya sebelum menyendok nasi dan memasukkan ke dalam mulutnya lalu memakannya dengan lahap


***


“eh Nadia jadi kalian buat acara kemah di sekolah sambil api unggun” Sofia yang melihat tenda kemah di samping lapangan futsal melihat sekeliling mengamati tenda yang berdiri kokoh dengan tempat masak dan meja piket khusus acara kemah organisasi


“gimana, bagus kan bagaimana kalau kalian ikutan kan belum tentu waktu kuliah nanti kalian bakalan masuk organisasi” sahut Nadia yang membuat mereka berfikir perkataan Nadia itu ada benar juga

__ADS_1


“hhmmm boleh juga sih” gadis itu berfikir sejenak melihat-lihat tenda dan fasilitas lainnya


“Gw juga sependapat dengan Lo sih” sahut Karina yang sepertinya mulai tertarik dengan apa yang di katakan Kira kepada mereka


“kalau gitu ayo kita daftar teman Gw juga mau katanya, tuh dia lagi jalan ke sini” sahut Putri yang melihat ke arah teman yang mengarah padanya


“Hy kenalin nama Gw Asyifa Yenita, panggil Syifa saja” ucapnya sambil menyodorkan tangan


“Ohh salam kenal, nama Gw Sofia, ini Karina, ini Nadia dan kami dari kelas MIA sama dengan Putri” sahut Sofia yang menyambut salam Syifa


“lebih banyak lebih bagus, ayo kita ke ruangan organisasi, Gw udah masuk selama satu minggu jadi Gw pastikan akan menyenangkan” Nadia yang lantas berjalan menuju ruangan organisasi di ikuti oleh yang lainnya, mereka memutuskan untuk mengikuti organisasi yang mereka pikir mana tahu itu akan menjadikan pengalaman bagus untuk mereka dan menambah teman


***


“permisi Kak, Saya mau minta formulir pendaftaran buat teman sekelas Saya, Guys ayo kita masuk” sahut Nadia yang lantas masuk dan duduk dengan nyaman


“aduh kalian nih” gadis yang tak dapat menolak perkataan temannya itu lantas berjalan ke arah meja yang terdapat formulir pendaftaran membawa beberapa lembar dan memberikan masing-masing ke mereka yang mau mendaftar


“nah udah kebagian semua kan, kita mengadakan rapat setiap hari Kamis setelah jam pulang untuk isi rapatnya besok dan untuk latihan kalian akan tahu” ucap Nadia menjelaskan dengan singkat


“baik bos” ucap gadis yang selesai mengisi formulir pendaftaran


“eh kalau gitu kita mau cabut, Lo belum mau balik” tanya Sofia yang melihat ke arah Nadia


“belum Gw mau ngumpul di sini dulu sebentar kalian duluan saja” jawab Nadia yang lantas pergi masuk ke dalam meninggalkan temannya


“kita cuuss pulang guys” ucap Karina yang berjalan duluan, gadis itu sepertinya ingin cepat pulang karena langkah kakinya sangat semangat menuju rumah


“ehh Lo mau antar nggak” sahut Sofia gadis itu menawarkan kepada Karina yang selalu berjalan untuk pulang

__ADS_1


“Gw setuju, mohon bantuannya” gadis itu tertawa cengengesan sampai menuju parkiran kendaraannya


“guys kita berdua duluan ya” sahut Putri yang sudah menaiki kendaraannya berpamitan meninggalkan mereka berdua


“yuk naik, Gw antar Lo sampai rumah” sahut Sofia dengan Karina yang sudah naik ke motor lalu mulai menggerakkan kendaraannya


***


“sudah sampai, Lo bisa turun” Sofia yang memberhentikan kendaraanya dengan pelan


“terima kasih, enak ya bisa bawa motor kemana mana” sahut Karina yang turun dari motor Sofia


“awalnya gw juga ngomong gitu, minta ke orang tua gw buat beliin motor biar orang tua gw nggak susah anterin gw tiap pagi, tapi yang apesnya itu ngisi bensinnya, setengah mati tau nggak lo” ucap Sofia dengan penderitaan membawa motor


“ya elah di dunia mana ada yang enaknya aja, pasti ada pahitnya juga” ucap Karina yang sedikit tertawa melihat Sofia yang tengah mengeluh


“iya iya gw tau, kalau gitu gw balik dulu deh” ucap Sofia yang memutar balik motornya


“Lo ngga mampir dulu” menawarkan Sofia untuk masuk ke rumahnya dulu


“sorry Gw nggak bisa ntar Gw mau bantu Nyokap buat jagain toko, Gw balik dulu ya” Sofia yang kemudian menghidupkan kendaraannya dan mulai menggunakan kendaraan menuju rumah sedangkan gadis yang di antarkan nya pulang saja bisa memandang sambil melambaikan tangannya sampai Sofia hilang dari pandanganya lalu masuk ke rumah


***


“Kakak pulang” Sofia yang baru saja pulang membuka sepatunya meletakkan pada tempatnya lalu kemudian berjalan ke arah tangga kamarnya


“Kakak sudah pulang, Mama bilang kalau Kakak sudah pulang di suruh ke toko buat gantiin Mama jadi kasir, trus Fira ikut lalu bawa motor sama Mama buat ke rumah, nanti baru Fira jemput Kakak kalau udah mau tutup toko” oceh Fira, gadis itu baru saja selesai menyampaikan pesan Mamanya


“iya iya baiklah, Kakak mau ganti baju dan makan dulu baru deh ke toko” Sofia yang berjalan menuju kamar lalu turun untuk sarapan, gadis itu menjalani kesehariannya dengan bersekolah dari pagi hingga jam 2 siang lalu menjaga toko sedangkan untuk mengurus rumah mereka akan bergantian untuk menjaga toko dan mengurus rumah, kebanyakan Sofia lah menjaga toko dari pada di rumah karena Sofia lebih baik menjaga toko dari pada adiknya, toko keluarganya buka dari pagi sampai jam sembilan malam.

__ADS_1


__ADS_2