Suamiku, Mantan Kekasih Sahabatku

Suamiku, Mantan Kekasih Sahabatku
Episode 19


__ADS_3

Matahari saat itu tepat berada di tengah-tengah memancarkan panas yang sangat menyengat membuat gadis yang memandang kedepan menyipitkan matanya sabil meletakkan telapak tangnnya di jidat untung memandang ke arah depan karena sinar matahari mengganggu pelinghatannya namun sinar matahari yang sangat terik itu tak begitu terasa karena adanya hembusan dan lembaian lembut angin yang menghentikan terik matahari itu ke kulit dan menghasikan lembut dan nikmat


“Sofia sini sini” teriak gadis yang berada di dalam kolam berenang melambaikan tangannya kepada seorang gadis yang sedang berdiri sendiri dan melihat lambaian tangan orang yang dia cari


“ya kenapa Lo nggak tunngguin Gw sama Putri sih” cerutu Sofia yang melipatkan tangannya di depan dada sambil cemberut


“ahhh jangan ngambek Lo, nih rasain” gadis itu kemudian menyiram Sofia dengan air yang lantas membuat gadis itu terkejut dan menjauhi kolam berenang


“jangam marah marah, lebih baik Lo turun ke sini, ayo mulai menikmati liburannya” Karina yang berenang ke sana kemari sambil mengapungkan tubuhnya menikmati sentuhan air dan matahari siang itu


“sepertinya Lo ke asyikan sendiri” Sofia yang lantas melompat dan jatuh ke kolam berenang dan menghilang dari permukaan air dan seketika muncul ke atas permukaan air mulai berenang dan mengapungkan tubuhnya sambil menikmati segernya air


“ayo Put, berenang, air nya nggak dalam kok sehingga leher doang” Karina yang mulai berenang mengikuti Sofia sedangka Putri masih sedikit bimbang untuk masuk ke dalam kolam renang dan memutuskan untuk masuk sedikit-sedikit


“baikllah Gw masuk pelan pelan” sahut gadis itu yang kemudian duduk memasukkan kakinya satu persatu ke dalam air secara perlahan-lahan lalu memaikkan air dengan tangannya


“udah langsung aja masuk” sahut Karina yang masih asyik berenang sambil melihat ke arah Sofia


“ya ya nih mau turun dan berenang” bales Putri yang mulai turun berdiri melihat air sedalam lehernya lalu mulai berenang mengerakkan kakinya secaara bergantian berenang ke depan dan bergabung dengan dua sahabatnya yang lain


“nikmatilah hahahahah”Karina yang tertawa lantas menyiram sahabatnya itu dengan air karena hal itupun perang air tak bisa dielakkan, mereka pun saling serang satu sama lain dengan tawa dan bahagia yang terpancar dari wajah mereka


***


“udah Gw nggak kuat lagi” Putri yang lantas keluar dari kolam dengan terengah engah setelah perang air dengan sahabatnya itu


“Gw juga ayo kita makan yang anget-anget setelah itu kita ke permainan air lagi” Sofia pun ikut keluar dari kolam berenang sambil berdiri


“baiklah” sahut Karina gadis itu pun ikut keluar dari kolam berenang mengikuti sahabatnya


“kita makan bakso saja ya ya ya dingin dingin enaknya makan itu” rengeknya


“nggak usah sok imut deh Lo ya, bukan malah imut, jijik Gw liatinnya” ejek Sofia yang lihat Karina yang bertingkah imut

__ADS_1


“eleh Gw emang imut, cowok Gw yang bilang kalau Gw imut” ocehnya yang kemudian berjalan menuju tempat akan yang dia inginkan


“buset itu mah udah pasti cowok Lo bilang Lo imut, astaga Gw nggak bisa ngomong sama nih anak satu” Sofia yang memegangi kepalanya sambil menggelengkannya pusing melihat tingkah sahabatnya


“udahlah jangan Lo pikirin, ayo kita makan baru kita berenang lagi” sahut Putri memegangi tangan sahabatnya lalu menariknya sambil berjalan mengikuti Karina, gadis itu hanya bisa mengikuti langkah putri sesekali dia memandangi sekelilingnya dan dia mendapati seorang laki-laki yang memandanginya sambil tersenyum hangat


“nah ngapain Kak Andre di sana, ada apa dengan senyum dan ekspresi wajahnya” Sofia yang bertanya tanya dengan apa yang dia lihat sembari berjalan melihat Andre yang tersenyum kepadanya. dia hanya bisa membalas dengan senyuman lalu hilang dari padangan Andre


Para gadis itu mulai menyatap makanan dengan lahap bagaimana tidak karena mereka begitu lama bermain air sehingga membuat tubuhnya kedinginan dan menghilangkan rasa dingin itu dengan makanan berkuah panas dan pedas itu sangat nikmat


***


“nah sekarang kita mau kemana lagi” tanya Karina dengan tangan memegang satu botol minuman dingin


“Hhhmm kemana ya” sahut Putri dengan sekotak susu di tangannya


“kita jalan-jalan aja dulu didekat kolam berenang kalau mau berenang kita langsung cemplung kalau nggak kita nanti liat liat aja” sahut Sofia dengan es krim di tangannya


“okay baiklah kita liat anggota lain, meraka masih asyik noh berenang” Sahut Putri sambil menunjuk para anggota yang masih senyum mekar di kolam berenang


“iya kalau Gw mana kuat lah kayak gitu” sahut Sofia


“Kakak sini berenang bareng kita” sahut Adella gadis itu sudah mulai ceria terakhir kali di lihat Sofia


“Lo nggak mau keluar dari air itu Adella” tanyanya melihat Adella yang sudah pucat pasi karena kelamaan berada dalam air


“nggak kok, kapan lagikan kayak gini” balasnya


“Kak Andre nggak ikut berenang” tanya Putri yang mendekati Andre yag tengah duduk di kursi pinggiran kolam renang


“udah tadi Put, sekarang nggak lagi” balasnya asyik dengan ponsel di tangan sambil sesekali melihat ke arah Sofia yang sedang asyik berbicara dengan Adella dan yang lainnya


“ohh begitu” sahut Putri yang sesekali melihat arah pandangan Andre milihat ke Sofia membuat gadis itu sedikit heran dengan cara Andre memandang Sofia membuatnya segera berjalan ke arah Sofia dan gadis itu pun melihat seseorang laki laki yang mendekati Sofia

__ADS_1


“Sofiiaa” belum selesai Putri berbicara sambil mengangkat tangannya kedepan mencoba meraih Sofia


“Bruuurrrrrsss “ suara seseorang yang jatuh ke dalam air


“Sofiaaa” teriak Putri yang lantas berlari ke arah Sofia yang jatuh kedalam kolam renang


“tolong tolong” teriaknya berusaha mengayunkan kakinya agar dia bisa menuncul dipermukaan, agar tidak tenggelam berusaha dengan nafas terengah engah mencoba bernafas namun tak bisa kakinya terasa keram tak kuat lagi untuk bergerak perlahan tubunya tenggelam nafasnya tak teratur pandangannya mulai kabur lalu tubuh gadis itu pun tak terlihat sama sekali


“Kyyyaa tolong siapa pun, tolong Sofia dia nggak bisa berenang” Putri yang sangat kaget dan khawatir dengan Sofia yang tak muncul-muncul dari permukaan sedangkan Karina hanya bisa terdiam pikirannya kosong menatap kolam renang yang sudah tenang


“Sofia, Sofia” laki-laki itu pun berteriak memanggil nama gadis itu namun tak ada jawaban dan dia pun langsung bergegas membuka baju nya dan menyeburkan diri ke kolam berenang lantas suasana pun sunyi mencengkram menunggu nunggu orang masuk ke dalam kolam


“Sofia” batin Adella yang kaget melihat temannya itu tercebur ke dalam kolam yang dalam dengan keadaan tak bisa berenang menatap kolam berenang berdoa agar Sofia baik baik saja


“benar benar nggak tahu diri ya si Andre” batin Asyifa dengan sinis melihat tindakan Andre yang lantas menceburkan dirinya ke kolam demi menyelamatkan Sofia


“passss haaahhh haaahhh uhuk uhuk” suara seseorang yang muncul kepermukaan air dan suara nafas yang terenga enga, batuk karena menelan air terlalu banyak, gadis itu akhirnya muncul di permukaan air sambil memeluk laki-laki yang menolongnya berusaha bernafas normal sedangkan laki-laki itu memeluk tubuhnya yang tenggelam sambil menatap gadis itu memastikan apakah di sadar dan baik baik saja


“Sofia Sofia hei hei Sofia” laki-laki itu menatap Sofia dengan wajah yang tertutpi oleh lehaian rambut Sofia yang basah sehingga menutupi wajahnya namun dia masih bisa melihat Sofia yang menatapnya balik


“Andre apa dia nggak apa apa?” laki-laki itu pun memasuki tubuhnya ke dalam air dengan khawatir menghampiri Andre dan Sofia menolongya untuk memopoh Sofia ke pinggir kolam dan langsung di sambut oleh Karina dan Putri


“Sofia Lo nggak apa apa?”Karina pun menghampiri dan merapikan rambut Sofia sambil mengelus punggungnya sedangkan Putri memegangi tangan Sofia yang gemetaran dan juga dingin itu


“maaf Gw nggak sengaja nabrak Lo, Gw tadi kebelet jadi lari nggak sengaja nyenggol Lo” sahut laki-laki yang melihat Sofia yang keluar dari kolam berusaha untuk meminta maaf kepada Sofia orang yang celaka olehnya


“Lo gila ya haahhh Lo bilang nggak sengaja, dia hampir mati oleh Lo dan Lo” teriak Karina yang terhenti karena tiba-tiba Andre datang dan memukul laki-laki itu sampai terpental jatuh membuat Karina terkejut sambil menutup mulutnya dengan kedua tangannya tak menyangka Andre akan memukul laki-laki itu sampai membuatnya terjatuh terduduk hanya bisa memegangi wajahnya yang dipukuli Andre


“Andre sudah cukup” teriak Zaki yang lantas memegangi tubuh Andre lalu mencoba menenangkan nya


“tenanglah lebih baik kita bawa Sofia ke villa untuk istirahat” Zaki yang masing memegangi tubuh Andre yang melepas kasar tangan Zaki kemudian berjalan menuju Sofia yang bersandar di tubuh Putri menggendong gadis itu menuju villa penginapan di ikuti oleh Putri dan Karina dari belakang sedangkan Zaki membubarkan anggotanya


Berbeda dengan Asyifa dia hanya terdiam melihat orang yang dia sayang menyelamatkan orang lain dan mereka baru saja putus membuat gadis itu bertanya tanya apa kesalahannya dan apa kekurangannnya sehingga Andre melakukan hal ini kepadanya dan apa yang dia lihat dari Sofia kepalanya penuh dengan tanda tanya membuat kepalanya sakit

__ADS_1


“Adella ayo kita balik ke villa” Asyifa yang memegangi tubuh gadis yang termenung itu


“Hhm tentu” balasnya yang kemudian berjalan menghampiri Asyifa untuk kembali ke villa


__ADS_2