Suamiku, Mantan Kekasih Sahabatku

Suamiku, Mantan Kekasih Sahabatku
Episode 17


__ADS_3

Malam itu masih di selimuti kehangatan dan kesenangan menikmati malam hari dengan api yang menghangatkan diiringi lantunan musik yang membuat hati tenang, namun tidak buat gadis yang memikirkan kejadian yang dia alai tadi membuatnya terbuai dalam pikiran serius pertanyaan di kepalanya


“kalau Kakak memutuskan hubungan ini, setelah itu Kakak dengan mu bagaimana” seketika Sofia kembali teringat perkataan Andre tadi membuat kepalanya penuh dengan pertanyaan, apa maksudnya?, kenapa dia mengatakan itu?, jelas jelas dia pacaran dengan Adella lantas apa maksud perkataannya tadi gadis itu lantas mengacak-acak rambutnya karena kesel


“Sofia Lo kenapa ayo berdiri kita harus tidur masih ada acara untuk besok” sahut Putri yang menyodorkan tangannya dengan posisi berdiri


“hmmm tentu” Sofia yang menggapai tangan Putri membantunya untuk berdiri menuju villa untuk istirahat dan tidur


“hhuuuaahhh capeknya tapi asyik” ucap Karina yang sangat puas dengan kegiatan hari ini dia mulai bersiap-siap untuk tidur, berbeda dengan Sofia yang memilih membersihkan wajahnya lalu memakai pelembab wajah lalu tidur


“ya elah” ejek Putri


“jangan berisik, biar wajah Gw nggak jerawatan” sahut Sofia yang naik ke tempat tidur membuka selimutnya berbaring lalu menyelimuti butuhnya dengan selimut


“lah apa kaitannya berisik dengan jerawat” sahut Karina


“Put jangan lupa kunci pintu kamar, Gw curiga panitia akan buat sesuatu” Sofia yang berbicara dengan sedikit berbisik membuat Putri paham akan hal yang di bicarakan Sofia sedangkan Karina yang sudah membaringkan tubuhnya mengacungkan jempolnya menyetujui ucapan Sofia bahwa panitia acara ini sedikit mencurigakan


“baiklah sekarang kita tidur, Gw udah ngantuk” sahut Sofia yang memutar tubuhnya ke arah kanan


“baiklah Sofia, jangan memikirkan sesuatu hal yang tidak berguna, lebih baik kita tidur” batinnya yang berusaha menenangkan diri kemudian mencoba tidur beristirahat setelah melalui hari yang menyenangkan namun membuat lelah


***


“Sofia, Karina, Putri bangun” suara ketokan pintu dan suara teriakan yang memanggil-manggil Sofia dan sahabatnya dari luar kamar yang terkunci


“hmmm apaan sih?, ini masih pagi buta” Karina yang terganggu dengan suara teriakan itu


“sepertinya ada kegiatan deh, sampe dibangunin segala” Putri yang lantas duduk dari tidurnya karena suara teriakan yang mencurigakan


“Haahhh kan benar aja kata Gw kalau panitia merencanakan sesuatu hal yang mencurigakan” Sofia yang sudah membuka matanya memilih duduk dengan keadaan rambut berantakkan


“sudahlah ayo kita cuci muka lalu keluar” sahut Sofia yang membuka selimut yang menyelimuti dirinya lalu berdiri menuju kamar mandi untuk gosok gigi dan cuci muka


“Karina bangun, nanti kita kena mulut” Putri yang membangunkan Karina dengan membuka selimut dan menggoyangkan tubuh Karina, gadis itu mau tak mau harus membuka matanya lalu duduk dengan kondisi belum sadar sepenuhnya


“baiklah baiklah” sahutnya dengan nada serak karena bangun tidur dan belum sadar sepenuhnya

__ADS_1


“okay kalau gitu Gw ke kamar mandi dulu, Sofia sudah selesai” gadis itu lantas berdiri lalu berjalan menuju kamar mandi yang sudah siap di pakai Sofia


“ehh Karina, cepetan, kamar sebelah sudah pada ribut noh, jangan sampe kita telat” Sofia mulai memakai riasan natural di wajahnya memakai pelembab lalu bedak dengan lipban untuk membuat bibirnya sedikit merah dan lembat kemudian lanjut dengan menyisir rambutnya lalu mengikat kepang tinggi dengan poni menyamping nya yang patuh


“iya Gw udah berdiri berjalan menuju kamar mandi” ucapnya yang dengan sempoyongan menuju kamar mandi sedangkan gadis yang sudah selesai membersihkan dirinya lantas berdiri dan merapikan tempat tidur


“sudah selesai guys, ayo kita berangkat” Sofia yang membuka pintu kamar dan mengintip melihat kondisi di luar kamar


“hy semua, udah pada ngumpul” sahut Asyifa yang tengah memasang sepatu di depan pintu villa membuat ketiga gadis itu berjalan keluar kamar mengunci lalu menuju lapangan


***


“tolong baris dengan rapi dan tolong diam dengarkan apa yang panitia sampaikan di depan” sahut panitia


“baiklah, sekarang langsung saja, kalian pasti bertanya tanya kenapa kalian di bangunkan jam 4 subuh begini” sahut Zaki dengan posisi tangan diliat lalu meletakkannya didepan dada


“nggak tahu”


“mana kami tahu, nggak bisa baca pikiran lah”


Sahut mereka yang hanya bingung kenapa dibangunkan dan suruh ngumpul jam begini


“ehhh benar juga, mana mungkin semua anggota akan mengunci pintu kamar dan pura-pura nggak tahu saat di bangunkan” Sofia yang lantas melihat ke arah kedua sahabatnya dan melihat Karina yang tengah senyum senyum sendiri dengan mengedipkan matanya


“jangan bilang Lo yang nyebarin perkataan Gw kemarin ke anggota lain” tanya Sofia sabil menunjuk Karina yang sangat mencurigakan


“hehehe benar Gw yang nyebarin ke anak-anak” bisiknya yang mencoba menenangkan Sofia agar tak bicara keras-keras


“ya tuhan Karina” sahut Sofia yang meletakkan tangannya di jidatnya sambil menggelengkan kepalanya


“iya mana Gw tahu kalau apa yang Lo ucapin itu benar terjadi, tapi Lo hebat ya bisa menebak semua itu dan ternyata benar” Karina yang sangat takjub dengan prediksi yang di sampaikan Sofia


“Lo kan bisa me logikan nya, kalau kita ada acara organisasi pasti akan ada kegiatan yang menyebalkan yang dibuat panitia”oceh Sofia yang kesel dengan sahabatnya


“sudahlah, nggak usah di bahas nggak ada gunanya, dengar saja apa yang akan di lakukan Kak Zaki” sahut Putri


“haahhh baiklah” Sofia yang balik memperhatikan Zaki yang sedang berbicara

__ADS_1


“karena hal itu kita akan melakukan kegiatan yang tertunda itu sekarang, jadi dengarkan arahan sebelum melakukan kegiatan hari ini” Zaki yang hanya bisa menghela nafas nya karena perbuatan anggotanya


“dengarkan kegiatan kita hari ini adalah mencari suatu barang dengan memecahkan sandi, namun sebelum kalian bisa mengetahui barang apa yang kalian cari, kalian harus memecahkan sandi ini terlebih dahulu, agar bisa mencari barang-barang tersebut dan sandi yang harus kalian pecahkan terlebih dahulu akan diberikan oleh panitia secara acak” sahut Zaki


“maaf Kak, saya ingin bertanya, maksud Kakak dengan barang-barang, apa lebih dari satu barang” tanya nya


“pintar sekali, sekarang kita bagi kelompoknya, dari kamu ke kamu dan dari kamu ke kamu dan dari Sofia sampai ke Nabila satu kelompok 4 orang” sahut Zaki yang menentukan anggota di setiap kelompok


“Kakak panitia tolong bagikan kertas sandi kepada setiap kelompok” sahut Zaki yang melihat ke arah panitia yang mulai berjalan dan memberikan sepercik kertas ke perwakilan kelompok


“kalau begitu kita mulai sekarang mencari barang dan silahkan bubar dan mulai memecahkan sandi, semangat” sahut Zaki yang melepas anggotanya untuk melakukan misi mencari barang yang hilang


***


“Haahhh gimana kenapa sandinya harus sandi dalam organisasi pramuka, kita kan bagian dari organisasi OSIS”oceh Karina yang malah duduk setelah lelah memecahkan sandi yang sulit sambil mencari barang tersebut


“tenang lah dari yang Gw dengar tadi sepertinya ada 3 barang saja” sahut Sofia yang melirikkan matanya ke atas dengan tangan sebagai sandaran dagunya


“ehhh dari mana Lo tahu” tanya Putri


“ohh dari Kak Andre, sepertinya dia mau ngomong sama Adella, noh kalian lihat aja sendiri” ucap Sofia sambil menunjuk ke arah gadis dan laki-laki yang sedang berbicara


“sudahlah ayo kita pecahkan sandi ini, nih Gw tahu ini sandi Morse yang bentuk titik dan garis dan isinya itu kata sandinya komidi putar” sahut Sofia


“ayo kita ke sana” Putri yang lantas paham maksud dari isi sandi tersebut


“ngapain” tanya Karina yang bingung dengan Putri


“karena mungkin ada di sana petunjuk menuju barang dan sandi lainnya” balas Sofia yang menarik Karina menuju komidi putar


“ayo kita cari” sahut Putri yang langsung ,memutari komidi putar tersebut


“ waahhh apa lambang organisasi kita ini yang di maksud barang nya” Karina yang lantas berjalan mendekati kedua sahabatnya sambil menunjukkan sesuatu yang dia dapatkan


“bagus sekali Karina dan Gw juga sudah menemukan kertas sandinya” sahut Putri yang lantas mengeluarkan kertas sandi


“wahhh bagus hebatt kyyaa” membuat kedua sahabatnya kaget sambil takjub lalu mulai memecahkan sandi selanjutnya

__ADS_1


“ohhh selanjutnya di dekat Hysteria” sahut Putri yang lantas memberikan isyarat kepada sahabatnya lalu menuju tempat yang di tentukan, gadis gadis itu sudah memiliki celah untuk menyelesaikan misi tersebut


__ADS_2