Suamiku idola tetanggaku

Suamiku idola tetanggaku
Episode 10


__ADS_3

Sepasang kekasih duduk di bawah pohon rindang sibuk dengan aktivitas masing-masing tanpa ada perbincangan layaknya sepasang kekasih pada umumnya.


drrt... drrt..drrt..


Sita mengangkat telponnya dan menekan loudspeaker ponselnya disamping laptop sedangkan tangannya masih menari-nari dilaptop.


Sita : Haloo...


Dinda : Hallo sit ( suara serak habis nangis kemudian kembali menangis) aku .. aku..


Sita : kamu kenapa Din? ( mengalihkan pandangannya ke Steven yang masih sibuk bermain game online duduk disampingnya)


Dinda : aku pengen ketemu, kamu dimana? aku pengen curhat sama mu. ( menangis)


Sita : aku lagi ditaman Cendana, kamu datang aja kesini din biar aku tunggu


Dinda : iya sit.. aku akan kesana. bye


Sita menarik Nafas dengan berat dan merasa khawatir mendengar suara sahabatnya menangis.


sita kembali melirik steven yang masih sibuk bermain game online.

__ADS_1


" yank" panggil Sita


hmmm


"sayang" volume suara sita mulai meninggi


" iya sayang" jawab steven menoleh kearah sita sebentar lalu menatap kembali layar ponselnya


" nanti kalo Dinda datang, kamu agak menjauh ya soalnya kalo ada kamu Dinda gak bisa leluasa cerita keaaku dan saat ini keadaannya lagi tidak baik yank" ucap Sita


" oke " ucap Steven lalu berdiri sambil tetap menatap layar ponsel dan ingin pergi


steven hanya mengangguk dan kembali bermain game online dan tiba-tiba berteriak..


" walllah.. jadi kalah kan" sambil memukul paha kakinya dan mengaruk kepalanya dengan kasar.


steven yang tersadar melirik kearah sita yang masih sibuk mengedit video yang akan segera diupload ke youtube.


" kamu bilang apa tadi yank?"


" kamu kalo udah main game suka begitu serasa dunia mu sudah pindah ke game itu, asyik sendiri, heboh sendiri, marah sendiri, aku dari tadi ngomong aja gak didengerin" ucap sita kesel yang terus bermain laptop tanpa menoleh ke steven.

__ADS_1


" sayang.. yang pentingkan aku tetap disamping kamu" ucap steven yang merangkul pundak sita membuat hati sita kembali damai dan senang, sita menyandarkan kepalanya di bahu steven


Tak jauh dari tempat mereka, seorang wanita berpakaian sexy, dengan mata bengkak berjalan menyapu pandangannya kesegala arah mencari seseorang.


" yank.. itu Dinda" Ucap sita


" terus? emangnya kenapa?"ucap steven bingung


" Dia lagi sedih lo yank, dia mau curhat secara pribadi.. udah kamu pergi cari tempat lain aja dulu nanti kalo dia udah pulang, aku kabarin" ucap sita yang mendorong-dorong lengan steven untuk cepat bergegas pergi.


steven pun berjalan menjauhi mereka. steven berjalan mengarahkan pandangannya kesekelilingnya untuk mencari tempat yang pas untuk bermain game. Dilihatnya kebanyakan sepasang kekasih yang memadu kasih disekitar taman, dia memutuskan duduk dibawah pohon rindang nan besar sepi dari keramaian taman dan bersandar disana dan mulai membuka ponselnya lalu bermain game, belum lama dia bermain dia mendengar suara wanita yang mendesah lalu dilihatnya dibali pohon dia bersandar ternyata sepasang kekasih memadu kasih.


steven menggelengkan kepalanya lalu memilih untuk pergi, dia duduk dikursi taman dan mengambil ponsel di sakunya lalu membuka game onlinenya tak berapa lama suara bayi menjerit memekakkan telinga steven dan ditambah pengamen didepan steven bernyanyi seakan memecah konsentrasinya.


steven mengaruk kepalanya tidak gatal dan menunjukkan expresi kesal.


" susah amat sih cari tempat yang pas buat main game aja" batin steven


steven berjalan lagi keliling taman dan akhirnya dia temukan kursi yang tepat dibawah pohon rindang dipojok taman dan tak jauh dari pintu masuk taman, steven mengelilingki kursi dan pohon sebanyak 5 kali untuk memastikan tidak ada yang akan mengganggunya kali ini.


steven membuka ponselnya dan bermain game online dengan santai dan tanpa gangguan.

__ADS_1


__ADS_2