
seorang wanita memasuki taman dan terus melekatkan ponselnya ketelinganya
" kok gal diangkat sih, katanya ketemu disini? kemana sih dia?" batinnya
wanita ini terus berjalan dan memperhatikan setiap wajah yang dilakuinya berharap segera bertemu orang yang dicarinya.
" mas.. permisi ya" ucapnya ketika seorang pria tiduran ditengah jalan lalu pria itu bangun dan langsung memarahi wanita ini
"dasar wanita gila.. tukang selingkuh, kurang ajar.. aku bunuh kau ya" ucap pria ini yang langsung berdiri dan menatap matanya dengan tajam.
wanita ini langsung gemetar dan ketakutan dan dengan cepat dia berjalan mencari pertolongan tapi taman tersebut sudah agak sunyi karna dipojok taman dan dilihatnya ada seorang pria duduk bermain ponsel dan tanpa pikir panjang dia duduk berdempetan dengan pria tersebut.
pria ini terus mengikuti wanita ini dan marah-marah sendiri. " wanita gak tau diuntung ya, aku susah payah mencari uang berani-beraninya kau selingkuh.. aku bunuh kau.. lebih baik kau mati"
jantung wanita ini semakin kencang tak karuan, tangannya dingin dan gemetaran lalu disembunyikan wajahnya di balik pundak pria disampingnya dan membuat pria itu kembali kedunia nyata dan melihat sekelilingnya, dilihatnya wanita sudah menempel dipundaknya dan pria didepannya.
" mbak.. mbak.. mbak kenapa? mbak kenal dengan pria ini" tanya steven
" tidak mas.. tolong aku, ku takut" ucap angela menggelengkan kepalanya
" maaf mas siapa?" ucap steven
" apa ? urus aja becakmu yang rusak itu. jangan sampai aku bakar becakmu itu ya"
" becak apa ya mas? saya gak punya becak" ucap steven bingung
" menantang banget kamu ya, kamu gak tau siapa saya Ya HAH.. saya presiden Amerika yang akan membakar wanita ini karna berani selingkuh" ucap pria ini
steven akhirnya memahami bahwa pria ini ternyata sakit jiwa dan dengan pelan steven berkata " Dia gila mba"
" kau yang gila.. setan kau, monyet aja tau aku presiden. mana uang? aku mau makan dulu" ucap pria ini memberikan tangannya untuk diberikan uang.
steven memberikan uang Rp.10.000,00 lalu dia pergi dan berkata akulah artis terkenal didunia dan bernyanyi dan mengerakkan tubuhnya
bobok dimana
bobok dengan siapa
ngapaian aja
__ADS_1
" mbak.. udah pergi kok orang gilanya" ucap steven
" oh iya... makasih ya mas dan maaf udah menempel kayak tadi" ucapnya dan duduk membuat jarak dengan steven
" oh iya kita belum kenalan.. nama saya Angela, nama mas? " tanya angela memberikan tangannya
" namaku steven" memberikan tangannya dan saling berjabat tangan
" sendiri ya mba? ngapain disini mba? " tanya steven
" iya mas.. aku mau ketemuan sama temanku, aku bolehkan menunggu temanku disini sampai temanku datang" ucap angela yang masih ketakutan melihat pria tadi
" oh iya mba gak apa-apa tapi nanti saya sibuk dengan game online jadi gak bisa berbincang banyak" ucap steven.
" iya mas.. aku gak akan ganggu kok nanti" ucap angella dan kembali melekatkan ponsel ketelinganya menelpon sahabatnya
tuuut...tuuut...tutt
" kok gak diangkat sih?" batin angella yang sudah mulai bosen menunggu lama
tiba-tiba pesan masuk
Angela menarik nafas dan mengeluarkan dengan kasar dan berat. diliriknya pria disampingnya sibuk dengan dunianya sesekali berteriak kesal dan kadang bahagia.
" mungkin bermain game online bisa membunuh waktu" batin angela
" mas temanku masih lama lagi datangnya, ajarin aku bermain game online seperti mas ini" ucap angela
"mau mbak, bentar ya"
steven pun mendownload terlebih dahulu aplikasinya dan memberi tutorial cara memainkannya dan hanya hitungan beberapa menit angela sudah paham karna angela juga gamer tapi semenjak menikah dia menghentikan hobi tersebut karna larangan mama dan papanya dan kini angela sudah masuk ke tim steven untuk mengalahkan musuh mereka digame online.mereka larut dalam dunia mereka masing-masing dan sesekali mereka memberi dukungan masing-masing dan saling tos jika mereka mengalahkan musuh.
*******************
Dinda terus menangis didalam pelukan sita
" sepertinya aku gak kuat kalo begini terus sit. aku mau cerai" ucap Dinda yang semakin menangis hingga suaranya habis
FLASHBACK ON
__ADS_1
Dinda terus mondar mandir khawatir menunggu Aryo yang tidak biasanya sudah larut malam yang tak kunjung pulang
berungkali dinda menelpon ponsel Aryo tapi hasilnya sama saja Aryo tak menjawab telponnya bahkan asisten pribadi aryopun melakukan hal yang sama.
Dinda memutuskan untuk tidur karna besok pagi dia harus meeting dengan clientnya.
Paginya dinda terbangun pukul 5 pagi dan melihat disebelahnya bahwa suaminya belum pulang juga, dinda membersihkan dirinya dan berjalan kemeja riasnya untuk merias dirinya dan tepat pukul 6 pagi Aryo pulang dan membuka pintu kamar lalu melonggarkan dasinya, membuka sepatunya tanpa menyapa istrinya sedari tadi menatapnya dengan kesal
" kamu dari mana saja, kenapa gak pulang?" Tanya dinda
" aku ada pertemuan dengan rekan business ku dihotel karna dari luar negeri jadi aku memutuskan untuk menginap disana dan karna kami rapat jadi aku gak bisa mengangkat telpon darimu" ucap Aryo santai
" aku khawatir setengah mati karna gak biasanya kamu pula..." dinda beranjak dari tempat duduknya dan melihat ada lipstik dikemejanya
" rekan bisnismu perempuan atau laki-laki?"
" sejak kapan kamu jadi cemburuan begini istriku"
" apa ini?"
sontak membuat Aryo salah tingkah dan juga kageet melihat lipstik dikemejanya dan membuatnya terdiam sesaat
"kamu selingkuh ya? HAH.. tega ya, suami macam apa kau HAH.. kau bahkan tak pernah punya waktu buat anak dan istrimu dan sekarang kau berselingkuh dibelakangku.. jahat ya kamu. apa kurangnya aku " ucap dinda menangis dan teriak melempar semua barang-barang dikamarnya lalu dipeluk oleh aryo
" aku bisa jelaskan sayang" ucap Aryo menenangkan Istrinya dan memeluk istrinya tapi ditepiskan oleh dinda
aku gak mau dipeluk sama ******** sepertimu, aku capek hidup begini terus sama pria sepertimu. CERAIKAN SAJA AKU dinda menangis dan meninggalkan kamarnya
SAYANG... SAYANG.. MA... berlari mengejar dinda tapi tak didengar oleh dinda dan dengan sigap dan cepat dinda mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi dengan hati yang kalut dan sedih"
"aku benci sama mama... aku benci sama papa.. kenapa mereka menikahkan ku dengan ******** itu" dinda memukul-mukul stir mobilnya
chiiiit... bruk
dinda menabrak mobil didepannya
"haaaa.... kamu jahat Aryoo.. kenapa kamu khianati aku disaat aku sudah mencintaimu" meletakkan kepalanya dan masih kalut dengan perasaannya dan tak perduli dengan orang yang sudah mengedor-gedor kaca mobilnya
FLASHBACK OFF
__ADS_1