Suamiku idola tetanggaku

Suamiku idola tetanggaku
Episode 42


__ADS_3

Dinda dan Sita berjalan-jalan dibelakang rumah yang indah dengan banyaknya permainan untuk anak-anak.


" hello.. guys saat ini kami liburan...yeeee" ucap sita yang sudah mulai ngevlog sambil menemani Dinda dan pengasuh Cika.


"lihat cantik kan pemandangannya.. buat para followers aku yang mau kesini DM aku ya biar aku ksih tau alamatnya dan pricenya haha" ucap sita sambil tertawa mengarahkan kamera ke sekeliling mereka .


"ini dia istri sultan.. pemilik vila dan tempat ini guys... hai ibu sultan lambaikan tangan kekamera hahaha" tawa sita .


kedua wanita ini sibuk berfoto dan bergaya didepan kamera. Cika yang merasa tidak diperhatikan merasa sedih dan masuk kedalam villa.


"ini bukan liburan namanya bi.. Cika ga merasa bahagia" ucap Cika merenggut


*******


kedatangan Kevin dan angella disambut hangat oleh Aryo..


"lama sekali sih sampainya sayang" ucap Raya langsung memeluk menantu kesayangannya.


"selamat datang broo" ucap Aryo lalu memeluk Kevin


Kevin hanya tersenyum sekilas


" bagaimana perjalanan kalian? apakah menyenangkan?" tanya Aryo


"sangat menyenangkan.. aku menyukai tempat ini.. tempat ini bagus dan cocok jadi tempat destinasi wisata" sambar Angela


"terima kasih" ucap Aryo


"mba... tolong antar mereka kekamar mereka " perintah Aryo..


"kalian sebaiknya mandi lalu istirahat saaja pasti sangat lelah diperjalanan " ucap Aryo .


"om dan Tante juga boleh istirahat nanti sekitar jam 7 kita boleh kumpul dinner dibawah" ucap Aryo


Kevin dan Angela mengikuti pelayan yang membantu mereka mengangkat barang didepan mereka dan diikuti oleh raya dan Bagas.


ceklek...


"wah indah sekali pemandangannya" teriak Angela bahagia berlari menuju balkon tepat menghadap pintu masuk dan dibatasi oleh pintu kaca. pemandangan gunung dan pepohonan serta taman yang indah membuat Angela semakin terkagum dengan suasana kamar mereka.


"makasih telah membantu kami mba" ucap Kevin datar lalu menutup pintunya


"haaaa... aku suka " teriak Angela


"kenapa berisik sekali sih dari tadi"ucap Kevin dingin kembali mengambil bukunya dan duduk di kursi yang telah tersedia dibalkon kamarnya.


Kevin yang mengambil posisi ternyaman duduk sambil membaca membuat hati Angela semakin deg-degan melihat pesona suaminya.

__ADS_1


"suamiku makin lama makin ganteng deh" batin angella


Angela duduk disebelah Kevin lalu menyenderkan kepalanya dibahu kevin. Kevin mengalihkan matanya sekilas melihat kelakuan istrinya. Kevin mengangkat sebelah tangannya mengeserkan kepala Angela tepat di dadanya.


Angela yang melihat kelakuan suaminya tersenyum senang.. "manis " gumam angel tersenyum


"apanya yang manis?" tanya Kevin


Angela yang terkejut karena suaranya terdengar menutup mulutnya.


"tidak ada" ucap Angela lalu memeluk suaminya dan akhirnya tertidur.


*****


raya mondar-mandir sambil mengigit jarinya dan memaksa otaknya berpikir.


Bagas yang melihat isterinya sudah tidak tahan.


"apa kamu tidak capek ma begitu terus?" tanya Bagas sambil membaca bukunya


"pa.. apa kita pulang saja ya pa. mama ga siap kalo Kevin dipertemukan kembali dengan wanita ular itu" ucap Raya semakin gelisah


"kamu kan tau sendiri perjalanan kita jauh masa iya kita balik lagi... ya nikmati sajalah"ucap Bagas


"papa itu ga pernah bisa ya sependapat dengan mama... saat ini rumah tangga anak dan menantu ku dalam keadaan darurat pa" suara Raya sudah naik satu oktaf


"mama terlalu berlebihan... semua pasti baik-baik saja. mama saja yang overthinking.. belum tentu apa yang mama takut kan akan terjadi lagian kan mereka sudah punya pasangan masing-masing" ucap Bagas


"hahaha... mama sepertinya kebanyakan nonton drama jadi kelihatan sangat berlebihan" ucap Bagas


"papa... terserah lah bilang mama apa saja tapi mama tidak akan biarkan wanita ular itu masuk kedalam. rumah tangga anak ku... janagn sampai semua perjuanganku sia-sia selama ini karena wanita ular itu" ucap Raya kesal.


"sudahlah ma".. ucap Bagas.


para pelayan sibuk mempersiapkan makan malam dan acara mereka dibawah.


"apakah semuanya sudah siap?" tanya Aryo


"sudah Tuan" ucap salah satu pelayan


"bagus... pergi kekamar mereka dan ajak mereka turun untuk menikmati makan malam" perintah Aryo


"baik tuan"


2 pelayan berjalan menuju kamar tamu untuk mengajak mereka turun.


tok...tok...tok...

__ADS_1


"iyq.."


"nyonya... tuan meminta nyonya dan tuan untuk makan malam bersama"


"baiklah" sahut Raya ramah.


"aduh.. bagaimana strateginya agar Kevin dan raaya tidak ketemu ya... aku harus kekamar ya deh" ucap Raya


"sudah lah ma... jangan bikin papa malu deh. biarkan mereka mengurus rumah tangganya sendiri" ucap Bagas menarik tangan Raya.


"ga bisa pa..ta" raya pasrah karena melihat Aryo sudah didepan mereka


"Tante membutuhkan sesuatu biar dibantu oleh pelayan disini ? " tanya Aryo dengan ramah


"oh tidak kok " sahut Raya kikuk


Angela yang perasaannya lagi senang bergaya didepan kaca.


"sayang... bagaimana penampilanku malam ini?" tanya angella


"hmm biasa aja" ucap Kevin mengancing kemejanya tanpa melihat Angela


"oh kamu jahat... mood ku jadi bete" ucap angela mengerucutkan bibirnya lalu duduk didepan meja riasnya.


Kevin mendengar kekesalan Angela tidak tahan dengan tingkah Angela yang menurutnya begitu menggemaskan... Kevin mendekati Angela lalu memeluknya dari belakang. "ya ya kamu cantik kok"ucap Kevin tersenyum lalu mencium pucuk kepala Angela


",tadi kami bilang biasa aja" ucap Angela


Tok...tok...


Kevin berjalan membuka pintu


"maaf tuan menggangggu... tuan Aryo mengajak makan malam dibawah" ucap pelayan dengan hormat


"oke.. terima kasih " ucap Kevin tersenyum


pelayan yang mendapat perlakuan manis dari Kevin sangat senang.


"waoo... ganteng banget tuan itu"batin pelayan.


Kevin dan Angela menuruni anak tangga bersama. Raya yang melihat Angela tersenyum lalu menarik Angela.


"ada yang mau mama omongin smaa kamu"ucap Raya


"ada apa ma?" tanya Angela


"ingat kamu harus waspada terhadap ular ya sayang.. jangan sampai suamimu kena bisa ular itu.. mama harap kamu mengerti sayang.. karena disni.."

__ADS_1


"maa... ayo makan "teriak Bagas memotong pembicaraan raya "


"nanti kita sambung lagi pembicaraan kita karena mama rasa sekarang bukan waktu yang tepat untuk bicara" ucap Raya.


__ADS_2