Suamiku idola tetanggaku

Suamiku idola tetanggaku
Episode 32


__ADS_3

Episode 32


.


.


.


Pagi hari yang mendung disertai hujan deras membuat kevin kurang bersemangat berolahraga pagi.


Kevin melirik angela yang tidur sambil memeluknya dengan wajah ditutup selimut, kevin membelai rambutnya lalu mencium kening isterinya sebagi morning kiss


"Kenapa panas banget badannya" gumam kevin memegang kening dan lehernya angela.


Kevin bergerak ingin beranjak tapi ditahan oleh angela


"Aku kedinginan, jangan pergi" ucap angela semakin mempererat pelukannya


"Kamu lg demam, aku ambil obat ya" ucap kevin membelai rambut angela


Angela tidak menjawab


"Angela" panggil kevin


"Angela"


"Sayang"


"Hmmm..." sahut angela dengan suara serak khas bangun tidur dengan mata tertutup


Kevin beranjak dari tempat tidur mengambil termometer dan obat.


" tinggi sekali demamnya" ucap kevin khawatir


Kevin lalu menelpon dokter pribadi keluarga sanjaya


Untuk segera memeriksa isterinya.


"Gimana dim.. Dia baik-baik sajakan?" tanya kevin khawatir dan cemas


"Tenanglah.. Dia baik-baik saja hanya demam biasa setelah minum obat akan baikan kok" ucap dimas


"Mana obatnya biar aku berikan padanya" pinta kevin


"Sabarlah bro.. Biarkan isterimu istirahat sejenak. Jangan panik berlebihan, aku masih mau mengobrol denganmu sudah lama kita tidak bertemu" ucap dimas tersenyum.


"Kita bisa atur waktu lain kali saja dim soalnya dia belum makan siang dan minum obat jadi aku mau mengurus isteriku dulu" ucap kevin


"Baiklah.. Aku akan mengalah. Jangan lupa janjimu ya , ku pamit" ucap dimas..


Kevin mengantar dokter kedepan rumah hinggal mobilnya pergi lalu menuju kedapur.


"Ada yang bisa saya bantu pak" ucap bi minah sopan yang heran melihat majikannya kedapur


"Gak bi.. Saya hanya mau memasak bubur buat angela" ucap kevin tersenyum


"Oh biar bibi saja pak yang masak, bapak temani ibu diatas kasihan soalnya sendiri"


"Ga bi.. Saya aja yang masak buatnya soalnya sudah lama saya tidak memasak buat orang yang special" ucap kevin


Kevin dengan lihat menyiapkan peralatan dan bahan-bahan buat memasak bubur serta membuat teh hangat.


"Selesai.. Tinggal dihidangkan" ucap kevin menabur bawang goreng di atas bubur lalu membawanya kekamar.


"Angela... Banguun... Ayo bangun angela"


"Angela..."


"Huufft... Sayang cepat bangun"


"Sayang.. Bangun aku memasak khusus buatmu" bisik kevin


"Benarkah???" tanya angela langsung membuka matanya


"Hmmm... Hari ini aku masak bubur special buatmu jadi kamu harus makan lalu minum obat" ucap kevin

__ADS_1


"Aku gak mau makan"


" ayolah.. Kamu gak bisa sembuh kalo tidak makan dan minum obat" ucap kevin


"Ayolah.."


Angela hanya diam dan memalingkan wajahnya


"Sayaang... Ayo makan bubur, masa kamu tega padaku yang telah susah payah masak buat mu tapi tidak kamu makan" ucap kevin memelas.


"Ayolah 10 sendok saja biar perutmu tidak kosong" kevin membujuknya dan memegang tangan angela


"Atau kita kurangi sajalah jadi 5 sendok saja"


"Atau..."Ucap kevin


"Aku mau makan asal syaratnya 1 sendok 1 ciuman" ucap angela jail


" apa???????.. Kamu ada2 saja" ucap kevin memalingkan wajahnya


"Yaudah kalo mau" ucap angela ikut memalingkan wajahnya.


"3 sendok 1 ciuman" tawar kevin


"Oke.. Kamu yang hitung ya " ucap angela senang


"Ayo buka mulutmu.."


Satu suapan


Dua suapan


3 suapan


CUP


"Jangan cium punggung tanganku" ucap angela kesal


"Lalu?"


"Cium ini (pipi kanan) ini( menunjukkan pipi kiri) ini ( menunjukkan kening) harus bagian wajah" ucap angela kesal


Satu suapan


Dua suapan


3 suapan


CUP


"Haaaa.... Curang.. Curang kan aku bilang bagian wajah" rengek angela memukul lengan kevin dengan bantal


"Hahahahahhaa" kevin tertawa terbahak-bahak


"Rambutkan dekat dengan wajah jadi bisa donk" ucap kevin


"Gak sah.. Gak sah.. Aku gak mau makan lagi.. Stop" angela membaringkan tubuhnya lalu menutup wajahnya dengan selimut


Kevin yang semakin tertawa melihat tingkah isterinya yang sangat menggemaskan baginya ketika ngambek sedangkan angela ikut tertawa dibalik selimut melihat kevin tertawa karna sangat jarang baginya melihat kevin tertawa.


"Yaudah aku ulangi lagi deh cium kamu.. Ayo cepat ntar buburnya dingin" ucap kevin menarik selimut


"Benarkah?? Jangan bohong ya"


"Iya"


Angela duduk lalu menutup matanya menunggu kevin menciumnya


CUP


Kevin mencium bibir angela dengan cepat.


"Sahkan.. Itu untuk 4 suap, segitu aja dulu" ucap kevin tersenyum membuat pipi angela merah merona


"Emang ada tambahannya ya? Kalo disini lagi jadi berapa suap" ucap angela

__ADS_1


Satu Suapan


" bukan suapannya tapi durasinya "ucap kevin mengedipkan sebelah matanya


"Genit" rengek manja angela


Kevin tertawa melihat angela manja..


Kevin dan angela menikmati moment kebersamaan mereka.


Raya yang ingin menghampiri mereka melihat kevin mencium angela mengurungkan niatnya karna tak ingin merusak moment kebersamaan mereka yang jarang.


"Nyonya.. Kenapa gak masuk?" tanya bi minah


"Ssst.. Gak mau ganggu bi nanti cucunya lama datang" ucap Raya tersenyum


"Mama... Kapan mama sampainya ma, kenapa tidak kabarin kalo mau kesini?" tanya kevin


"Kenapa? Kamu takut mama gangguin kalian ya"


"Apa sih ma?"


"Masuk aja ma kekamar.. Mumpung angela belum tidur" ucap kevin membuka pintu kamarnya mempersilahkan mamanya masuk


"Sayang.. Bagaimana keadaanmu?" tanya Raya mencium kening angela


"Angela baik-baik saja ma.. Demam biasa kok besok udah sembuh jadi mama jangan khawatir" ucap angela


"Mama sih biasa aja tapi suami tuh yang panik banget sampai mama kira kamu sakitnya parah" ucap Raya melirik kearah kevin dan diikuti angela


"Aa... Aku kan bingung kalo udah soal sakit jadi aku telpon mama saja" ucap kevin menundukkan wajahnya malu


"Begitulah aslinya sayang.. Hanya sikap aslinya tidak keliatan karna ditutupi oleh sikap dingin dan cueknya" ucap Raya.


Kevin mengalihkan pandangannya sambil memainkan ponselnya seakan dia tak mendengar ucapan mamanya.


Raya dan angela berbincang-bincang membicarakan masa kecil kevin sambil tertawa sedangkan kevin seolah-olah tidak mendengarkan mereka yang kadang meledek dirinya


Tok


Tok


Tok


"Ya bi? Masuk"ucap angela


"Pa bu .. Ada tamu diluar" ucap bi minah


"Siapa Bi?" tanya Kevin


"kamu kabarin kesiapa aja kalo aku sakit yank?" tanya angela


"cuman sama mama dan papa karna aku panik " ucap kevin


" terus siapa dibawah?" ucap angela penasaran


"yaudah kamu tenang aja nak.. mama akan ikut kebawah liat siapa yang bertamu"ucap Raya


kevin menuruni anak tangga yang diikutin oleh bi minah dan Raya.


"kevinn" ucap suara perempuan langsung memeluk kevin yang membuat Raya kaget dan buru-buru turun


"siapa wanita itu? dasar pelakor" gumam Raya


" eheemmmmmm.. heem. " batu Raya sengaja diperkuat untuk menyadarkan mereka


" maaf" ucapnya


"siapa wanita ini kevin?" tanya Raya dengan tatapan tajam


Hai readers...


Yuk tinggalkan jejaknya hehe


Like

__ADS_1


Vote.


Aatau comment yang membuat author tambah semngat 🌸🌸


__ADS_2