Suamiku idola tetanggaku

Suamiku idola tetanggaku
Episode 17


__ADS_3

Episode 17


.


.


.


Sita duduk dipojokan kelas dengan berbagai snack dari beberapa negara untuk diriview sebagai content Yutube nya.


" ini Chili Chips dari negara A, ini variant rasa yang baru dengan extra spicy dan kita cobain ya gimana rasanyan.. krezz.. pedas banget guys tapi masih ada manisnya gitu dan gak getir dilidah.. ini recomanded banget buat kalian suka yang pedas.. dan yang satu ini ( membuka snack bungkus kuning) Chips dari negara B ini produk baru rasanya gurih cuman terlalu banyak micinnya guys jadi kayak buat kecanduan gitu nangih pengen makan terus " ucap Sita didepan kameranya.


tiba-tiba seorang temannya memberi kode sehingga dia langsung mengclosing yutubnya.


" eh.. lu gak masuk ? Pak Abdul gak masuk hari ini jadi ujian kita diawasi sama dosen ganteng itu pak Kevin" ucap lala


" oh iyaya.. okelah ayok bantuin gue beresin ini " ucap sita setelah itu mereka masuk kekelas menunggu kevin masuk kekelas.


" Selamat malam pak... makin ganteng aja ya pak"


" iya pak.. ternyata bapak lebih ganteng dari yang dikatakan sama anak kelas bawah pak"


" semua buku, tas dan ponsel dikumpul kedepan" ucap Kevin lalu berjalan menuju seluruh lorong kursi mahasiswa


" sit.. gila banget nih dosen, kirain dia baik nyatanya lebih killer dari yang dikatakan anak kelas atas"bisik lala


" yang melanggar perintah boleh keluar dari kelas ini dan yang ketahuan curang saya menggagalkan ujian kalian" ancan kevin santai


" kok seram banget sih pak.. gak sesuai dengan ketampanan bapak. ujian sama pak abdulah aja gak seseram ini pak" kelas mulai bising gak terima dengan peraturan kevin.


" silahkan lapor pak abdulah atau prodi agar diganti pengawas kalian" ucap kevin mulai beranjak pergi


" jangan pak" sahut mereka serentak


ujian pun berlangsung selama 1 jam dan waktu yang ditentukan telah selesai

__ADS_1


setiap gadis yang selesai ujian sengaja berjalan bak model menarik perhatian kevin namun kevin seolah-olah tak memperhatikannya.


" ini kertas ujiannya pak"


" hmmm" tanpa menoleh dan masih sibuk memperhatikan laptopnya


kevin membereskan kertas ujian dan memasukkannya ke amplop lalu seirang wanita berlari dari kursinya memberikan kertas dengan gemetaran.


" ini kertas ujian saya pak" tangannya gemetaran


" oh iya" ucap kevin yang juga memegang ujung kertas ujian tapi tak dilepas oleh mahasiswi yang terus menatap kevin dengan tangan gemetaran


" hallo..sini kertasnya biar saya gabung dengan yang lain... hei kenapa tanganmu gemetaran? kamu sakit? "


" maaf pak.. pak aku gak kuat? aku seperti kesetrum listrik pak.. kuat banget tegangannya.. seperti magnet pak" ucapnya terbata-bata lalu melepaskan kertas ujiannya


" hah? magnet? kesetrum listrik ?" tanya kevin bingung


" kesetrum magnet cintanya bapak? aku gak kuat pak.. hatiku mau meledak karna arus cinta" ucap gadis dengan wajah serius.


" coba kamu konsultasi sama pihak PLN mungkin mereka bisa membantu" ucap kevin juga serius tapi menahan tawa


" saya tinggal ya.. selamat malam semuanya" ucap kevin meninggalkan kelas dengan senyuman tipis tapi membuat heboh kelas yang seakan mereka merasa kevin tersenyum khusus untuk mereka sendiri


" pak.. ini kue buat bapak" ucap salah satu mahasiswa memberikan kue buat kevin dengan senyum sumringan


" thank you" lalu pergi dengan wajah datar namun si pemberi sudah senang luar biasa


kevin menaiki anak tangga dengan wajah tertunduk seakan menghindari berpapasan dengan wanita yang rok pendek


" pak.. " sapa 2 mahasiswa yang berpapasan dengannya ditangga


" iya" sahutnya yang tiba-tba tersenyum tipis membuat mahasiswa girang bahkan sampe lompat-lompat tanpa hati-hati sehingga membuatnya jatuh dari tangga.


" pak" sapa 2 mahasiswa yang ingin ketoilet

__ADS_1


" oh iya" sahut kevin senyum tipis


2 wanita yang mengobrol dan mau ketoilet juga sangat bahagia mendengar kevin yang tumben menjawab sapaannya terus melihat kevin berjalan sehingga tanpa sadat mereka masuk ketoilet cowo yang kebetulan hanya ada 1 orang ditoilet


" haaaa.... kurang ajar lu ya! gak sopan, cabul. mati aja lu" ucap mereka serentak memukul pria itu hingga keluar toilet


" sepertinya aku gak salah masuk toilet deh, kok jadi aku yang digebukin sih" ucapnya keluar toilet dan melihat tanda " Men"


" udah gila ya 2 wanita itu, biarin ajalah" gumamnya lalu tersenyum


********************


Angela mengelilingi Mall belanja beberapa kebutuhan dapur ditemani oleh bibi setelah semuanya selesai angela berjalan menuju butik.


Angela membelikan beberapa baju yang mahal buat bibi yang akan pulang kampung untuk merayakan perayaan hari besar agamanya.


" beli yang 2 ini pak" ucap angela


" gak usah non, bibi beli dipasar saja non lebih murah " ucap bibi segan dan sungkan


" gak apa-apa bi.. ini gak seberapa dengan kesetiaan bibi yang merawat suamiku dari kecil hingga sekarang membantu kami" ucap Angela ramah hingga membuat bibi merasa terharu


" hei.. gadis taman,, eh Angela ya?" sapa Steven tertawa


" steven... ngapain disini?" tanya angela


" ini usaha butikku " ucapnya ramah


" siapa ini? kenalin donk. hai bu saya steven temannya angela"


" hai tuan.. "


" ini bibi yang sangat berjasa telah membantuku selama dirumah" ucap Angela merangkul pundak bibi


" jangan panggil Tuan bi.. panggil saja saya steven" sapanya ramah dan sopan

__ADS_1


"eh.. pantesan kamu santai aja dan selalu main game ternyata punya usaha" ucap angela


" hehe.. begitulah sering-sering main kesini ya ntar aku kasih diskon lagian aku kasih yang sangat murah sama mu. oh iya jangan lupa ntar malam kita main lagi ya" ajak steven


__ADS_2