
Episode 16
.
.
.
Dinda duduk di sofa kamar cika menatap malaikat kecilnya yang tidur begitu damai dan tiba-tiba pikirannya larut akan masa lalunya dengan kevin.
tok tok tok
dinda berjalan menuju pintu dan membukanya
Ceklek..
" nyonya.. Tuan aryo memanggil nyonya untuk turun kebawah katanya ada yang mau dibicarakan hal yang penting" ucap bibi pelan karna melihat cika tidur dibalik pintu
" iya bi.. aku segera turun" ucap dinda kembali kekamar dan memberikan kecupan hangat dikening cika lalu menutup pintu kamarnya dan menuruni anak tangga.
Aryo duduk disofa bersama seorang wanita yang menangis dan 2 Pria yang memakai baju serba hitam berdiri mengkawal wanita ini.
dinda hanya diam dari seribu bahasa melihat tamu yang datang tidak seperti biasanya.
" Cepat jelaskan!!" ucap salah satu Pria yang disebelah kirinya
" nyonya... maafkan saya.. maafkan saya.. jangan pecat saya, saya butuh pekerjaan nyonya. saya akui saya salah.. saya menggoda suami anda karna saya disuruh sama pak Brandon dengan imbalan sesuai biaya operasi anak saya. kumohon nyonya" Ucap wanita muda yang berpenampilan sexy dengan tubuh bak gitar spanyol tersungkur dikaki Dinda dengan isak tangis yang begitu kuat.
" ada apa ini mas?" dinda mulai mengeluarkan suaranya
__ADS_1
" kan tadi wanita ini sudah menjelaskan.. kalo dia yang menggoda ku bukan aku yang menghianati kamu" ucap Aryo dengan mata yang penuh amarah.
Dinda yang juga seorang ibu merasa iba dengan wanita muda ini dan naluri ibunya pun keluar merasa kasihan dan mengangkat wanita ini untuk berdiri.
" sekalipun dalam keadaan mendesak jangan pernah menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang karna akan menimbulkan masalah baru.. Pulang lah dan jangan ulangi kesalahnmu dan satu lagi kamu tidak akan dipecat, ku akan menaikkan jabatanmu" ucap Dinda
" Tapi ma...dia pantas diperlakukan begitu, dia yang menggoda ku dan hampir merusak rumah tangga kita. kamu lupa Hah" ucap Aryo yang mulai beranjak
" kamu antar dia pulang ya dan belikan dia makanan soalnya wajahnya sangat pucat sekali saya yakin dia belum makan" ucap dinda kepada salah satu pengawal.
" gak usah nyonya... aku bisa pulang sendiri. sungguh mulia hatimu nyonya.. aku menyesal telah melakukan kesalahan besar dengan merusak Rumah tanggamu" ucap wanita ini yang terus menciumi punggung tangan dinda.
" kalo kamu menolakku maka aku tidak akan memaafkanmu" ucap dinda lalu memeluknya dan mengantarnya ke pintu dan naik kemobil.
" selidiki wanita itu apakah di berkata jujur atau berbohong? perhatikan gerak geriknya selama 1 minggu dan jika dia butuh uang untuk anaknya katakan kepadaku" ucap Dinda.
" kamu gila ya ... dia yang buat kamu nangis dan menuduh ku tidak-tidak dan sekarang kamu menolongnya" Ucap Aryo mulai marah
dinda memakai lotion dan cream wajah untuk mempertahan kecantikannya. Aryo yang melihat dinda mendekati dan menciumi leher dinda. " sayang... sudah hampir 1 bulan aku belum menafkahimu secara batin " bisik aryo
" aku lelah mas" ucap dinda
" ayolah.. hari ini aku punya waktu denganmu kenapa kamu menolakku" bisiknya lalu melahap bibir dinda dan dinda yang juga merindukan sentuhan suaminya membiarkan suaminya beraktifitas ditubuhnya.
setelah melepaskan hasrat mereka diataa ranjang, Dinda kelelahan dan tertidur tidak sengan aryo yang kini membersihkan dirinya dikamar mandi lalu masuk keruang kerjanya dan sibuk dengan laptopnya. Dinda yang tiba-tiba haus terbangun dari tidurnya lalu mengambil gelas diatas nakas sebelah nya dan meminumnua lalu melirik jam yang menunjukkan pukul 23.00 Wib lalu dilihatnya suaminya yang kini tak disampingnya seakan sudah mengetahui keberadaan suaminya membuatnya kembali sedih dengan hidupnya.
*********
kevin menuruni anak tangga dengan tas kantornya menuju ke dapur.
__ADS_1
" Pagi bi.. " Sapa kevin yang begitu hangat dengan bibi yang mengurusnya sejak kecil.
" Pagi Tuan" sahut bibi dengan ramah dan senyum hangat.
kevin yang menoleh sekeliling dapur membuat bibi tau bahwa dia sedang mencari isterinya.
" nyonya lagi dikamar mandi Tuan" ucap bibi
" pagi sayang... " sapa Angela dengan senyum hangat
" pagi " ucap kevin dingin
" ini pakekan dasiku "
" okay" sahut angela berjalan mendekati kevin.
" siapa pria yang ngobrol sama kamu ssemalam? kamu jangan terlalu ramah sama orang asing terlebih sama pria? apalagi senyum genit begitu.. ingat kamu udah nikah" ucap kevin ketus
" terus kalo udah nikah gak boleh ya aku ngomong sama orang asing, kan gak dosa yank dann kemarin itu teman aku si steven yank, jadi kami mengobrol soal game dan yaudah itu aja lagian masa sih gak boleh ramah sama teman sendiri" ucap Angela sambil memakaikan dasi kevin
" kalo dibilang gak boleh ya gak boleh," ucap kevin makin kesal
" iyaya.. kok kamu jadi kesal begitu sih, lagian kan itu kemarin yank" ucap angela polos dengan wajah cemberut.
" mau kemana?"
" mau duduk disebelah sana ?" menunjukkan kursi disebrang kevin
" suapin aku makan soalnya ada yang mau aku kerjakan untuk materi yang aku ajarkan buat mahasiswa nanti sore" ucap kevin sebagai alasan agar dimanja isterinya.
__ADS_1
angella menurut kemauan suaminya mengambil makanan dimeja yang disediakan bibi dan menyuapi suaminya makan seperti bayi membuat kevin tersenyum senang yang ditangkap oleh mata bibi yang ikut senang melihat majikannya kembali tersenyum bahagia seperti dulu.